Lubang Hitam - Harun Yahya

LUBANG HITAM

HARUN YAHYA

Abad ke-20 menyaksikan banyak sekali penemuan baru tentang peristiwa alam di ruang angkasa. Salah satunya, yang belum lama ditemukan, adalah Black Hole [Lubang Hitam]. Ini terbentuk ketika sebuah bintang yang telah menghabiskan seluruh bahan bakarnya ambruk hancur ke dalam dirinya sendiri, dan akhirnya berubah menjadi sebuah lubang hitam dengan kerapatan tak hingga dan volume nol serta medan magnet yang amat kuat. Kita tidak mampu melihat lubang hitam dengan teropong terkuat sekalipun, sebab tarikan gravitasi lubang hitam tersebut sedemikian kuatnya sehingga cahaya tidak mampu melepaskan diri darinya. Namun, bintang yang runtuh seperti itu dapat diketahui dari dampak yang ditimbulkannya di wilayah sekelilingnya. Di surat Al Waaqi'ah, Allah mengarahkan perhatian pada masalah ini sebagaimana berikut, dengan bersumpah atas letak bintang-bintang:

Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang. Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui. (QS. Al Waaqi'ah, 56: 75-76)

 Lubang Hitam - Harun Yahya

Istilah "lubang hitam" pertama kali digunakan tahun 1969 oleh fisikawan Amerika John Wheeler. Awalnya, kita beranggapan bahwa kita dapat melihat semua bintang. Akan tetapi, belakangan diketahui bahwa ada bintang-bintang di ruang angkasa yang cahayanya tidak dapat kita lihat. Sebab, cahaya bintang-bintang yang runtuh ini lenyap. Cahaya tidak dapat meloloskan diri dari sebuah lubang hitam disebabkan lubang ini merupakan massa berkerapatan tinggi di dalam sebuah ruang yang kecil. Gravitasi raksasanya bahkan mampu menangkap partikel-partikel tercepat, seperti foton [partikel cahaya]. Misalnya, tahap akhir dari sebuah bintang biasa, yang berukuran tiga kali massa Matahari, berakhir setelah nyala apinya padam dan mengalami keruntuhannya sebagai sebuah lubang hitam bergaris tengah hanya 20 kilometer (12,5 mil)! Lubang hitam berwarna "hitam", yang berarti tertutup dari pengamatan langsung. Namun demikian, keberadaan lubang hitam ini diketahui secara tidak langsung, melalui daya hisap raksasa gaya gravitasinya terhadap benda-benda langit lainnya. Selain gambaran tentang Hari Perhitungan, ayat di bawah ini mungkin juga merujuk pada penemuan ilmiah tentang lubang hitam ini:

Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan (QS. Al Mursalaat, 77: 8)

Selain itu, bintang-bintang bermassa besar juga menyebabkan terbentuknya lekukan-lekukan yang dapat ditemukan di ruang angkasa. Namun, lubang hitam tidak hanya menimbulkan lekukan-lekukan di ruang angkasa tapi juga membuat lubang di dalamnya. Itulah mengapa bintang-bintang runtuh ini dikenal sebagai lubang hitam. Kenyataan ini mungkin dipaparkan di dalam ayat tentang bintang-bintang, dan ini adalah satu bahasan penting lain yang menunjukkan bahwa Al Qur'an adalah firman Allah:

Demi langit dan Ath Thaariq, tahukah kamu apakah Ath Thaariq? (yaitu) bintang yang cahayanya menembus. (QS. At Thaariq, 86: 1-3)


PULSAR: BINTANG BERDENYUT

Demi langit dan Ath Thaariq, tahukah kamu apakah Ath Thaariq? (yaitu) bintang yang cahayanya menembus. (QS. At Thaariq, 86: 1-3)

Kata "Thaariq," nama surat ke-86, berasal dari akar kata "tharq," yang makna dasarnya adalah memukul dengan cukup keras untuk menimbulkan suara, atau menumbuk. Dengan mempertimbangkan arti yang mungkin dari kata tersebut, yakni "berdenyut/berdetak," "memukul keras," perhatian kita mungkin diarahkan oleh ayat ini pada sebuah kenyataan ilmiah penting. Sebelum menelaah keterangan ini, marilah kita lihat kata-kata selainnya yang digunakan dalam ayat ini untuk menggambarkan bintang-bintang ini. Istilah "ath-thaariqi" dalam ayat di atas berarti sebuah bintang yang menembus malam, yang menembus kegelapan, yang muncul di malam hari, yang menembus dan bergerak, yang berdenyut/berdetak, yang menumbuk, atau bintang terang. Selain itu, kata "wa" mengarahkan perhatian pada benda-benda yang digunakan sebagai sumpah – yakni, langit dan Ath Thaariq.

Melalui penelitian oleh Jocelyn Bell Burnell, di Universitas Cambridge pada tahun 1967, sinyal radio yang terpancar secara teratur ditemukan. Namun, hingga saat itu belumlah diketahui bahwa terdapat benda langit yang berkemungkinan menjadi sumber getaran atau denyut/detak teratur yang agak mirip pada jantung. Akan tetapi, pada tahun 1967, para pakar astronomi menyatakan bahwa, ketika materi menjadi semakin rapat di bagian inti karena perputarannya mengelilingi sumbunya sendiri, medan magnet bintang tersebut juga menjadi semakin kuat, sehingga memunculkan sebuah medan magnet pada kutub-kutubnya sebesar 1 triliun kali lebih kuat daripada yang dimiliki Bumi. Mereka lalu paham bahwa sebuah benda yang berputar sedemikian cepat dan dengan medan magnet yang sedemikian kuat memancarkan berkas-berkas sinar yang terdiri dari gelombang-gelombang radio yang sangat kuat berbentuk kerucut di setiap putarannya. Tak lama kemudian, diketahui juga bahwa sumber sinyal-sinyal ini adalah perputaran cepat dari bintang-bintang neutron. Bintang-bintang neutron yang baru ditemukan ini dikenal sebagai "pulsar." Bintang-bintang ini, yang berubah menjadi pulsar melalui ledakan supernova, tergolong yang memiliki massa terbesar, dan termasuk benda-benda yang paling terang dan yang bergerak paling cepat di ruang angkasa. Sejumlah pulsar berputar 600 kali per detik .1

Kata "pulsar" berasal dari kata kerja to pulse . Menurut kamus American Heritage Dictionary, kata tersebut berarti bergetar, berdenyut. Kamus Encarta Dictionary mengartikannya sebagai berdenyut dengan irama teratur, bergerak atau berdebar dengan irama teratur yang kuat. Lagi menurut Encarta Dictionary, kata " pulsate ", yang berasal dari akar yang sama, berarti mengembang dan menyusut dengan denyut teratur yang kuat.

Menyusul penemuan itu, diketahui kemudian bahwa peristiwa alam yang digambarkan dalam Al Qur'an sebagai "thaariq," yang berdenyut, memiliki kemiripan yang sangat dengan bintang-bintang neutron yang dikenal sebagai pulsar.

Bintang-bintang neutron terbentuk ketika inti dari bintang-bintang maharaksasa runtuh. Materi yang sangat termampatkan dan sangat padat itu, dalam bentuk bulatan yang berputar sangat cepat, menangkap dan memampatkan hampir seluruh bobot bintang dan medan magnetnya. Medan magnet amat kuat yang ditimbulkan oleh bintang-bintang neutron yang berputar sangat cepat ini telah dibuktikan sebagai penyebab terpancarnya gelombang-gelombang radio sangat kuat yang teramati di Bumi.

Di ayat ke-3 surat Ath Thaariq istilah "an najmu ats tsaaqibu," yang berarti yang menembus, yang bergerak, atau yang membuat lubang, mengisyaratkan bahwa Thaariq adalah sebuah bintang terang yang membuat lubang di kegelapan dan bergerak. Makna istilah "adraaka" dalam ungkapan "Tahukah kamu apakah Ath Thaariq itu?" merujuk pada pemahaman. Pulsar, yang terbentuk melalui pemampatan bintang yang besarnya beberapa kali ukuran Matahari, termasuk benda-benda langit yang sulit untuk dipahami. Pertanyaan pada ayat tersebut menegaskan betapa sulit memahami bintang berdenyut ini. (Wallaahu a'lam)

Sebagaimana telah dibahas, bintang-bintang yang dijelaskan sebagai Thaariq dalam Al Qur'an memiliki kemiripan dekat dengan pulsar yang dipaparkan di abad ke-20, dan mungkin mengungkapkan kepada kita tentang satu lagi keajaiban ilmiah Al Qur'an.


BINTANG SIRIUS (SYI'RA)

Ketika pengertian-pengertian tertentu yang disebutkan dalam Al Qur'an dikaji berdasarkan penemuan-penemuan ilmiah abad ke-21, kita akan mendapati diri kita tercerahkan dengan lebih banyak keajaiban Al Qur'an. Salah satunya adalah bintang Sirius (Syi'ra), yang disebut dalam surat An Najm ayat ke-49:

… dan bahwasanya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi'ra (QS. An Najm, 53: 49)

Kenyataan bahwa kata Arab "syi'raa," yang merupakan padan kata bintang Sirius, muncul hanya di Surat An Najm (yang hanya berarti "bintang") ayat ke-49 secara khusus sangatlah menarik. Sebab, dengan mempertimbangkan ketidakteraturan dalam pergerakan bintang Sirius, yakni bintang paling terang di langit malam hari, sebagai titik awal, para ilmuwan menemukan bahwa ini adalah sebuah bintang ganda. Sirius sesungguhnya adalah sepasang dua bintang, yang dikenal sebagai Sirius A dan Sirius B. Yang lebih besar adalah Sirius A, yang juga lebih dekat ke Bumi dan bintang paling terang yang dapat dilihat dengan mata telanjang. Tapi Sirus B tidak dapat dilihat tanpa teropong.

Bintang ganda Sirius beredar dengan lintasan berbentuk bulat telur mengelilingi satu sama lain. Masa edar Sirius A dan B mengelilingi titik pusat gravitasi mereka yang sama adalah 49,9 tahun. Angka ilmiah ini kini diterima secara bulat oleh jurusan astronomi di universitas Harvard, Ottawa dan Leicester.2 Keterangan ini dilaporkan dalam berbagai sumber sebagai berikut:

Sirius, bintang yang paling terang, sebenarnya adalah bintang kembar… Peredarannya berlangsung selama 49,9 tahun. 3

Sebagaimana diketahui, bintang Sirius-A dan Sirius-B beredar mengelilingi satu sama lain melintasi sebuah busur ganda setiap 49,9 tahun. 4

Hal yang perlu diperhatikan di sini adalah garis edar ganda berbentuk busur dari dua bintang tersebut yang mengitari satu sama lain.

Namun, kenyataan ilmiah ini, yang ketelitiannya hanya dapat diketahui di akhir abad ke-20, secara menakjubkan telah diisyaratkan dalam Al Qur'an 1.400 tahun lalu. Ketika ayat ke-49 dan ke-9 dari surat An Najm dibaca secara bersama, keajaiban ini menjadi nyata:

dan bahwasanya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi'ra (QS. An Najm, 53: 49)

maka jadilah dia dekat dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi). (QS. An Najm, 53: 9)

Penjelasan dalam Surat An Najm ayat ke-9 tersebut mungkin pula menggambarkan bagaimana kedua bintang ini saling mendekat dalam peredaran mereka. (Wallaahu a'lam). Fakta ilmiah ini, yang tak seorang pun dapat memahami di masa pewahyuan Al Qur'an, sekali lagi membuktikan bahwa Al Qur'an adalah firman Allah Yang Mahakuasa.

Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 5/25/2015

Cara Menjadikan Anak Anda Jenius

Cara Menjadikan Anak Anda Jenius
Apakah anda ingin anak anda menjadi anak yang jenius? Tentu. Semua orang tentu menginginkan anak-anaknya menjadi seorang yang jenius. Cuma permasalahannya bagaimana caranya supaya si anak bisa menjadi serperti yang kita harapkan tersebut. Lalu permasalahannya lagi, apakah bisa seorang anak menjadi jenius bila bawaannya atau gen-nya berasal dari kedua orang tua yang tingkat IQ-nya biasa-biasa saja? Kedua kondisi tersebut terkadang membuat orang pasrah dan menerima keadaan yang sudah ada.
Para ahli menyatakan,  “sekalipun kearifan seorang anak sangat erat hubungannya dengan genetika bawaan, namun banyak sekalipun peniltian ilmiah yang menunjukkan bahwa pembinaan setelah lahir juga merupakan sangat penting yang tidak boleh diabaikan.” Hal ini sangat penting untuk kita hayati bersama bahwa setiap orang berhak untuk mendapatkan tingkat IQ yang lebih, bukan hanya didominasi oleh orang-orang yang memiliki keturunan super cerdas yang datangnya dari sono saja. Mari ini menjadi salah satu motivasi bagi kita untuk penuh semangat memberikan bimbingan dan didikan bagi anak-anak kita.

Apa sebaiknya dilakukan sang ibu saat mengandung? Pendidikan anak sebaiknya dimulai semenjak anak masih berada dalam kandungan. Para dokter menyatakan, bayi dalam kandungan usia tiga bulan sudah mempunyai perasaan, empat bulan sudah mampu merasakan suara dari luar. Suara yang datangnya dari luar ini terus merangsang organ indera anak yang berada dalam kandungan, dan mendorong pertumbuhannya, memiliki peran yang penting bagi pertumbuhan intelegensi. Pada usia kandungan 5 – 6 bulan cerebral cortex (bagian otak yang penting untuk mengingat, memperhatikan, menyadari, berpikir, mengerti bahasa dan lain sebagainya) mulai terbentuk. Bila pada masa ini, si bayi yang berada dalam kandungan tadi, anda perdengarkan musik ataupun dilakukan pemijatan lembut pada bagian perut akan dapat meningkatkan pertumbuhan intelegensi si anak.

Apa yang paling baik dilakukan setelah si anak lahir? Sebagai ayah dan bunda, maka sudah menjadi sebuah kewajiban bagi mereka untuk mengajarkan pengetehuan dasar bagi bayi mereka semenjak dilahirkan. Bimbinglah anak anda dengan penuh kasih sayang, dengan hati yang lembut, murah hati, dan hormat. Ini akan dapat meletakkan dasar keperibadian yang unik bagi anak, bahkan dapat membuat anak memiliki kemampuan belajar dan sikap bergaul yang baik.

Di samping yang telah kita bahas di atas tadi, berikut beberapa cara dan upaya untuk menjadikan anak-anak kita menjadi jenius.

1.Belajar Musik

Belajar musik dapat melatih otak kanan anak. Menurut hasil penelitian Universitas Toronto, pelajaran musik dapat meningkatkan intelligence quotience dan prestasi sekolah. Semakin lama dipelajari, hasilnya semakin jelas.

2.Memberi ASI (Air Susu Ibu)

Para ahli mengatakan bahwa dalam air susu ibu tersedia berbagai macam zat dan gizi. Selain itu ASI juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan intelegensi bayi. Bayi yang diberikan ASI selama sembilan bulan secara nyata lebih pandai dari bayi yang meminum ASI selama satu bulan. Bayangkan kalau anda memberikan ASI kepada bayi anda, genap selama 2 tahun.

3.Jaga Kesehatan Anak

Kesehatan seorang anak memiliki hubungan erat dengan pelajaran anak di sekolah. Jadi usahakanlah si anak tetap sehat dengan memberikan asupan gizi yang baik dan tanggap tentang perubahan fisik dan mental anak anda. Bahkan penelitian dari Oppenheimer Funds menunjukkan bahwa olah raga berkelompok bukan saja meningkatkan rasa percaya diri, membangun spirit kebersamaan, bahkan dapat memupuk kecakapan memimpin.Penelitian telah membuktikan delapan puluh satu persen dari para direktris perusahaan pada saat masih kecil, semuanya pernah bergabung dalam suatu kegiatan organisasi.

4.Permainan Anak atau Games

Ada banyak permainan atau games yang dapat meningkatkan spirit bersosial, kreativitas dan inspirasi, bahkan ada yang dapat melatih anak untuk berpikir dengan bijaksana serta melatih kemampuan membuat rencana. Berikanlah games sejenis itu.  Awas waspadalah terhadap permainan yang mengarahkan anak bersikap brutal, nyentrik dan malas berpikir. Untuk itu amatilah jenis permainan yang sedang dimainkan oleh anak anda.

5. Menolak Junk Food atau Makanan Sampah

Junk food seperti makanan yang berkadar gula tinggi, berlemak tinggi, dan junk food yang lainnya segera dikurangi walaupun makanan jenis ini rasanya enak sekalipun. Gantilah dengan memakan makanan sehat yang bergizi tinggi, ini akan meningkatkan perkembangan intelegensi dan motorik anak, terutama bagi bayi yang belum genap berusia dua tahun, hal ini sangat penting. Misalnya, seorang anak yang harus mengonsumsi zat besi untuk membantu pertumbuhan otak. Kalau kurang jumlahnya, penghantaran impuls syaraf akan melemah.

6. Menumpuk Rasa Ingin Tahu

Para pakar mengungkap, ketika orang tua mendorong anaknya untuk berpikir atau untuk memiliki pemikiran tersendiri maka sesungguhnya orang tua si anak sedang mengarahkan anaknya pada pentingnya menuntut pengetahuan.Menaruh perhatian yang besar pada minat anak, mengenalkan dan mengajarkan keterampilan baru pada mereka pada setiap ada kesempatan mendidik di luar rumah, semua ini merupakan cara yang baik sekali guna memupuk dambaan anak untuk menuntut pengetahuan.

7. Perbanyak Membaca

Ajarkanlah anak anda tentang pentingnya membaca, karena membaca dapat meningkatkan intelligence qoutient seseorang secara langsung dan sangat efektif. Membacakan cerita untuk anak, menjadi anggota perpustakaan, menambah koleksi bacaan semuanya merupakan cara-cara yang sangat baik untuk membangkitkan minat membaca anak anda.

8. Biasakan Anak Anda Makan Pagi

Anak yang selalu sarapan memiliki ingatan yang lebih baik, lebih mampu berkonsentrasi, dan juga mampu belajar lebih cepat dibanding dengan anak yang tidak pernah sarapan. Hal ini berdasar penelitian ilmiah pada tahun 1970. Jadikan usahakan anak anda untuk selalu sarapan. Dari pada sama sekali tidak makan pagi, berilah anak anda makan sepotong kue atau segelas susu, karen hal ini akan sangat membantu belajar anak anda di sekolahnya.

Demikian cara-cara untuk menjadikan seorang anak anda menjadi jenius. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita para orang tua dan para calon orang tua untuk memberikan arahan dan bimbingan yang tepat untuk anak-anak kita. Terima kasih. (Dari berbagai sumber)
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 5/23/2015

Faktor-Faktor Penyebab Penyimpangan

Faktor-Faktor Penyebab Penyimpangan

Faktor-Faktor Penyebab Penyimpangan. Kita mengetahui manusia di dalam masyarakatnya terikat oleh norma-norma dan nilai-nilai yang ada. NOrma dan nilai tersebut dimaksudkan untuk menciptakan kehidupan yang teratur dan tertib. Tetapi sebagaimana yang kita ketahui, tidak semua orang mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan norma dan nilai yang terdapat pada masyarakat.Keadaan inilah yang menyebabkan terjadinya penyimpangan. Jadi, Penyimpangan adalah perilaku individu atau bisa juga sekelompok masyarakat yang tidak sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku.

Perilaku menyimpang dapat terjadi di lingkungan keluarga dan masyarakat. Tergantung dimana dan siapa yang melakukan penyimpangan tersebut. Seorang ayah yang memukul isteri dan anaknya, atau dapat pula seorang majikan yang menyiksa pembantunya merupakan contoh dari sekian banyak contoh perilaku menyimpang yang terdapat di dalam keluarga. Sedangkan perilkau menyimpang yang terdapat pada masyarakat dapat kita lihat bentuknya seperti pencurian, penodongan, perjudian, pelacuran, mabuk-mabukan, penyalahgunaan narkotika dan tindakan-tindakan kriminal lainnya. Apa pun bentuk penyimpangan yang dilakukan merupakan penyakit sosial yang harus dicegah karena bisa merugikan individu atau anggota masyarakat lain yang ada di sekitarnya.

Beberapa Faktor Penyebab Terjadinya Penyimpangan

Untuk lebih memahami pengetahuan kita tentang perilaku menyimpang ini, mari kita cermati bersama apa saja yang mendorong atau memicu terjadinya perilaku penyimpangan-penyimpangan tersebut.

1. Individu tidak mampu beradaptasi dengan norma dan nilai di mana dia berada

Kita lihat ada orang yang mempunyai kecerdasan di atas rata-rata, namun dia kurang peka terhadap kondisi lingkungan tempatnya sedang berada. Dia tidak sanggup atau tidak bisa menyesuaikan dirinya dengan baik terhadap norma dan nilai dimana dia sedang tinggal. Ketidaksanggupan menyerap  nilai dan norma ini menjadikan ia tidak sanggup dalam menjalankan peran sesuai dengan harapan masyarakat.

2. Keluarga yang tidak harmonis atau Broken Home

Sebagai bagian dari masyarakat yang terkecil, keluarga merupakan tempat paling dasar dan utama pendidikan yang didapat oleh seorang individu semenjak dia lahir. Pendidikan yang diterima anak akan sangat baik dan efektif, Jika kondisi lingkungan keluarga baik dan akan terjadi sebaliknya, bila tidak terdapat keharmonisan dalam keluarga. Peran dan kepedulian yang baik dan terus menerus kepada anak, akan berdampak pada sikap dan perilaku anak yang baik, postif dan penuh semangat. Menjadikan anak pribadi yang disenangi oleh keluarga dan masyarakat sekitarnya. Sedangkan anak akan cenderung memiliki perilaku yang menyimpang, jika si anak tidak sanggup menerima norma dan nilai yang disosialisasikan dalam keluarga. Hal ini terjadi karena tidak adanya keharmonisan dalam keluarga yang disebabkan oleh percekcokan, kedua orang tua yang sibuk, perceraian, dan lain-lainnya sehingga orang tua kurang peduli dan kurang perhatian terhadap perkembangan anak.

3. Keadaan Mental yang Kurang Sehat

Himpitan dan tekanan hidup yang tidak sanggup diterima dapat menjadikan seseorang mengalami stress. Jika stress ini tidak segera diatasi akan menjadi penyakit mental. Kurang sehatnya kondisi jiwa ini akan menyebabkan si penderita tidak memiliki kepedulian dan perasaan terhadap orang lain disekitarnya. Terjadinya kasus penganiayaan atau pun pembunuhan seorang ibu terhadap anak, tanpa memiliki rasa bersalah dan penyesalan walaupun sudah ditangkap oleh polisi. Merupakan salah satu tindak kejahatan yang disebabkan oleh kondisi mental yang kurang sehat ini.

4. Desakan Ekonomi

Tidak tersedianya lapangan pekerjaan akan menimbulkan terjadinya pengangguran. Tingkat pengangguran akan berdampak signifan terhadap rendahnya penghasilan. Rendahnya penghasilan ini juga disebabkan pekerjaan dengan upah yang rendah dan sebagainya. Orang-orang yang memiliki penghasilan rendah akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, lebih-lebih disaat harga-harga mengalami kenaikan. Kondisi ini menyebabkan banyak orang nekat untuk melakukan tindak kejahatan untuk memenuhi kebutuhan ekonominya yang mendesak ini. Contoh- contoh penyimpangan sosial karena desakan ekonomi ini, seperti pencurian, perampokan, pelacuran (menjual diri), dan juga koropsi.

5. Pelampiasan Rasa Kecewa yang Pernah Dialami

Orang yang pernah mengalami kecewaan biasanya tapi tidak semua, akan cenderung mengobati rasa kecewanya pada hal-hal negatif. Padahal, orang tersebut tahu mengobati rasa kecewa dengan perbuatan negatif tidak akan dapat menghilangkan rasa kecewa tersebut malah justeru membuat keadaan semakin parah. Contoh yang bisa kita lihat, seperti menjadi pelacur karena ditinggalkan oleh pacar atau suami, mengonsumsi minuman-minuman keras dan narkotika.

6. Pengaruh Pergaulan dan Media Massa

Pergaulan seorang individu dengan sekelompok orang yang memeliki perilaku yang menyimpang akan menjadikan seseorang tersebut akan ikut berperilaku yang sama. Karena dalam pergaulan seperti itu akan timbul rasa solidaritas terhadap kawan sebagai tanda kesetiaan atau rasa setia kawan. Ini adalah peran orang tua untuk memperhatikan dan mengarahkan anaknya sehingga tidak terjerumus dalam pergaulan yang tidak baik.

Media massa juga memiliki peranan yang besar dalam memperngaruhi perilaku seseorang. Sajian berita dan tontonan yang tidak baik atau tidak sesuai dengan budaya kita akan menyebabkan terjadinya perilaku yang negatif dan menyimpang. Peran orang tua juga untuk membimbing dan memilihkan anaknya tontonan dan bacaan yang baik sesuai dengan umur dan nilai yang ditanamkan. Contoh penyimpangan dari media massa misalnya melalui tv, film, dan majalah.

7. Keinginan Dipuji


Individu dapat bertindak menyimpang karena ada keinginan untuk mendapat pujian dari orang lain. Misalnya seseorang yang selalu hidup mewah, menggunakan mobil mewah dan pakaian bagus-bagus dan mahal. Orang-orang seperti ini cenderung mendapat pujian dan rasa kagum dari orang lain. Karena itu dia memenuhi standar hidupnya tersebut dengan berbagai cara seperti korupsi alias maling, melacurkan diri, dan lainnya.

8. Lebih Memilih Budaya yang Menyimpang

Perilaku menyimpang juga bisa terjadi karena akibat proses sosialisasi dari nilai sub kebudayaan yang menyimpang. Artinya individu lebih memilih nilai subkebudayaan yang menyimpang, yaitu suatu kebudayaan khusus yang kaidahnya bertentangan dengan norma yang umum di masyarakat. Contohnya, kehidupan di lingkungan prostitusi dan perjudian. Pada lingkungan tersebut individu yang mempunyai pola perilaku menyimpang dianggap wajar karena sudah tertanam dalam pribadi pelaku, meskipun oleh masyarakat secara umum tindakan tersebut tidak dibenarkan.

9. Adanya Ikatan Sosial yang berlainan

Individu yang hidup di tengah masyarakat sudah pasti akan menemui berbagai kelompok masyarakat yang berlainan. Orang cenderung akan bergaul dengan kelompok yang disukai dan dihargainya. Dalam proses tersebut seseorang akan memperoleh pola-pola sikap dan perilaku kelompoknya. Jika kelompok yang menjadi acuannya ternyata berperilaku menyimpang maka seseorang tersebut juga akan berperilaku menyimpang.


 
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 5/02/2015