Home » » Manusia Sebagai Makhluk Ekonomi

Manusia Sebagai Makhluk Ekonomi

Manusia Sebagai Makhluk Ekonomi
Makhluk ekonomi selalu berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya secara rasional

Manusia Sebagai Makhluk Ekonomi. Sebelum kita masuk ke materi manusia sebagai makhluk ekonomi, ada baiknya kita singgung dulu peran manusia sebagai makhluk sosial. Hal ini saya pandang penting karena bagaimanapun segala kegiatan ekonomi yang dilakukan manusia itu tidak akan mungkin dapat berjalan tanpa terjalinya hubungan sosial.

Makhluk sosial artinya manusia tidak bisa hidup sendiri, dia selalu membutuhkan orang lain dalam segala aktivitas yang dilakukannya baik dilihat dari sudut pandang ekonomi maupun sudut pandang sosial. Jika dilihat dari Sudut pandang ekonomi maka manusia tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri tanpa peran orang lain.

Dan ketika kita melihatnya dari sudut pandang sosial maka sama maksudnya manusia itu cenderung lebih senang membentuk tatanan kehidupan bersama dalam kehidupan bermasyarakat. Pernyataan ini selaras dengan pendapat Aristoteles yang menganggap manusia sebagai zoon politicon.

Bentuk yang paling nyata tentang manusia sebagai makhluk sosial ini adalah interaksi sosial. Jadi dapat kita lihat bahwa ada keterkaitan yang sangat jelas antara manusia sebagai makhluk sosial dan manusia sebagai makhluk ekonomi.

Adanya perbedaan kebutuhan yang beragam di antara manusia, menyebabkan mereka saling membutuhkan antara satu dengan lainnya. Pemenuhan kebutuhan ini tidak bisa dihindarkan. Dari keadaan ini timbullah interaksi antar manusia yang pada ujungnya berlanjut dengan terjadinya kegiatan ekonomi, yang tujuannya untuk memenuhi kebutuhannya tersebut, baik penghasilan, barang dan jasa.

Manusia sebagai makhluk ekonomi diartikan sebagai manusia yang selalu berusaha melakukan tindakan ekonomi secara rasional berdasarkan prinsip ekonomi. Prinsip ekonomi pada dasarnya mengarahkan manusia untuk selalu berpikir bagaimana caranya mendapatkan hasil yang maksimal dengan usaha dan pengorbanan yang minimal. Atau dengan kata lain manusia berusaha memperoleh barang dan jasa yang sebesar-besarnya dengan mengeluarkan pengorbanan, baik uang maupun tenaga tertentu (sedikit).

Yang sangat penting untuk diperhatikan adalah dalam pemenuhan semua kebutuhan itu haruslah didasari oleh moral yang baik dan jangan sampai mengganggu kepentingan orang lain.

Cara manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup dilakukan melalui kegiatan ekonomi yang meliputi produksi, distribusi, dan konsusmi. Masing-masing dari ketiga jenis kegiatan ekonomi ini memiliki peran tersendiri, tetapi tetap memiliki keterkaitan. Produksi dilakukan oleh produsen dalam usahanya mendapat keuntungan dengan cara membuat dan menyediakan barang dan jasa kepada masyarakat konsumen.

Distribusi yang kegiatannya dilakukan oleh distributor berperan sebagai penyalur barang dari produsen (pelaku produksi) kepada masyarakat konsumen. Sedangkan konsumsi adalah orang-orang yang menggunakan barang dan jasa yang dihasilkan oleh produsen. Orang-orang yang membeli dan menggunakan barang dan jasa yang dibutuhkannya ini disebut dengan konsumen.

 Kesimpulan

Terdapat keterkaitan antara manusia sebagai makhluk sosial dan manusia sebagai makhluk ekonomi. Manusia sebagai makhluk ekonomi adalah manusia yang selalu berusaha melakukan tindakan ekonomi secara rasional berdasarkan prinsip ekonomi.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 9/19/2015

0 komentar:

Post a Comment