Home » » MENGENAL LEBIH JAUH PLANET MARS

MENGENAL LEBIH JAUH PLANET MARS

MENGENAL LEBIH JAUH PLANET MARS
MENGENAL LEBIH JAUH PLANET MARS. Planet Mars atau yang biasa juga dikenal sebagai planet merah merupakan planet urutan ke-4 dari Matahari. Planet ini memiliki diameter 6.794,4 km. Sebagian besar dari Mars berupa gurun luas yang terdiri atas tanah dan batuan kecil-kecil berwarna merah. Mars tampak berwarna merah darah di langit malam.

Atmosfer Planet Mars terdiri dari 95 % CO2. Permukaan Mars sangat kasar, berbatu dan kering, sebagian ilmuwan menyakini air mengalir di bawahnya. Terdapat banyak lubang (kawah), bahkan ada kawah yang diameternya mencapai 120 km. Lubang-lubang tersebut kemungkinan terjadi akibat jatuhnya meteorit dipermukaannya.

Jarak antara Mars dan Matahari sekitar 227.940.000 km. Kala rotasi 24,6 jam dengan kala revolusi 687 hari. Suhu Planet ini berkisar antara 120 derajat C sampai 25 derajat C. Atmosfer di Mars lebih tipis jika dibandingkan dengan atmosfer Bumi. Udara Mars terdiri atas karbon dioksida, uap air, nitrogen, argon, dan oksigen.

Udara Planet Mars lebih tipis dari atmosfer bumi karena Mars mempunyai gaya tarik gravitasi yang rendah dan gas yang lebih ringan telah keluar dari atmosfernya ke angkasa.

Planet Mars mempunyai dua satelit yang diberi nama Phobos dan Deimos ditemukan oleh astronom Amerika Asaph Hall tahun 1877. Pada tahun 1971 Amerika Serikat mengirimkan pesawat penjelajah ke Mars yaitu Mariner 9. Mariner 9 berhasil mengambil foto yang memperlihatkan adanya lembah berkelok dan gunung api di Mars. Lembah berkelok itu diduga sungai yang mengering.

Foto yang diambil oleh pesawat penjelajah antariksa Mariner 9 memperlihatkan adanya lembah yang berkelok di daerah Chryse yang mungkin adalah sungai yang mengering. Mars juga memiliki gunung berapi yang besar. Salah satu di antaranya adalah Olympus Mons, gunung api terbesar dalam sistem Tata Surya. Ada pula gurun, ngarai, dan kubah es kutub.

Pada tahun 1976 Amerika mengirim Viking I dan Viking II. Berdasarkan foto Viking I, permukaan Mars tanpak gersang, berwarna merah dan berbatu. Pesawat penjelajah antariksa Viking II mencatat jumlah uap air yang banyak dan jurang es.

Air yang terdapat di Mars tidak banyak dan tampaknya tersimpan dalam kubah es yang membeku, Mars mempunyai tanda-tanda putih menutupi kedua kutubnya. Tanda-tanda terbut tampaknya tenggelam dan melebar seperti kubah kutub kita di Bumi. Kubah es di Planet Mars terdiri atas air es dan karbon dioksida beku. Tebal jurang es di kubah kutub utara ini mencapai 3,5 km.

Pada tahun 1877, seorang astronom Italia Giovanni Schiaparelli melakukan penelitian mendalam atas permukaan Planet Mars, ia melihat adanya garis-garis gelap yang tampaknya membentuk jaringan. Schiaparelli menamakannya canali, yang diterjemahkan menjadi kanal. Tampaknya ilusi optis inilah yang mendasari mitos bahwa Mars dihuni oleh ras canggih insinyur pengairan.

Selama hampir 60.000 tahun terakhir posisi terdekat Mars dengan Bumi, baru bisa dipandang sempurna bagaikan bulan purnama (konjungsi) dengan mata telanjang pada 27-29 Agustus 2003, dan pada posisi terdekat dengan Bumi tampak pada dini hari Jumat, 29 Agustus 2003, terlihat sebagai bintang yang paling terang dibanding bintang paling bercahaya saat itu, Sirius. Fenomena ini kemungkinan terjadi lagi 205 tahun lagi, tepatnya 24 Agustus 2208.

Kesimpulan:


Planet Mars adalah planet ke-4 dari Matahari. Disebut juga planet merah karena dia tampak berwarna merah darah di langit malam. Planet ini lebih besar dari Bumi, tapi lapisan atmosfer atau udaranya lebih tipis karena gaya tarik gravitasinya yang ringan. Planet Mars berjarak 227.940.000 km atau dibulatkan 230 juta km. Tidak ada bukti bahwa ada makhluk hidup (manusia) yang pernah tinggal di Planet Mars.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/22/2015

0 komentar:

Post a Comment