Home » » Faktor Apa Saja Yang Mempengaruhi Konsumsi?

Faktor Apa Saja Yang Mempengaruhi Konsumsi?

Tentu kalian tahu bahwa setiap orang dalam membeli barang konsumsi ada alasan (motif) tersendiri yang mendorongnya. Motif pembelian yang dilakukan konsumen ini beragam dan jenis barang yang dipenuhi pun berbagai macam pula. Banyak faktor yang mempengaruhi konsumsi ini, di antaranya adalah penghasilan, geografis tempat tinggal, dan pendidikan.

Secara singkat saya akan menguraikan ketiga faktor tadi yang mempengaruhi konsumsi.

1. Penghasilan atau tingkat kekayaan

Penghasilan merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi pola pembelian yang dilakukan oleh konsumen. Orang kaya, orang setengah kaya, dan orang miskin walaupun memiliki kebutuhan yang sama akan barang dan jasa, tetapi dalam pemenuhannya berbeda pada jumlah dan kualitas barang yang dikonsumsi. Di samping itu orang kaya dapat memenuhi kebutuhan yang lebih banyak jenisnya, yang tidak dapat dipenuhi oleh level di bawahnya. Seringkali faktor tingkat penghasilan ini mendorong pola konsumsi yang lain, yaitu konsumsi berdasarkan prestise atau status sosial. Orang kaya banyak melakukan konsumsi untuk menjaga dan menampakkan status sosialnya yang tinggi.

2. Geografis

Pembelian atau konsumsi juga dipengaruhi oleh faktor geografis atau daerah tempat tinggal di mana konsumen berada. Hal ini tentu bisa kalian lihat dengan jelas perbedaan yang dikonsumsi oleh masyarakat yang tinggal di daerah pantai yang panas dengan masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan yang dingin. Misalnya dalam memenuhi kebutuhan akan pakaian saja, masyarakat yang tinggal di pantai memerlukan pakain yang berbahan tipis, sedangkan masyarakat yang tinggal di pegunungan membeli pakaian yang berbahan tebal. Tentu saja perbedaan ini bukan hanya dalam hal berpakaian saja, tetapi juga pada kebutuhan-kebutuhan yang lainnya, termasuk pangan dan papan (rumah).

3. Pendidikan

Di dalam Islam pada waktu membahas keutamaan ilmu ada dikatakan, "Orang-orang yang berilmu tidak sama dengan orang-orang yang tidak berilmu". Perbedaan ini berlaku pula pada perbedaan cara dan jenis konsumsi. Contoh sederhananya seperti ini: anak yang duduk di bangku SMU membutuhkan pakaian seragam dan buku pelajaran yang berbeda dengan anak yang masih ada di SMP. Orang yang mempunyai pendidikan tinggi cenderung lebih banyak menikmati media teknologi, seperti internet dan lainnya dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki pendidikan.

Di samping ketiga faktor tadi, adalagi faktor yang sangat mendasar yang lupa saya sebutkan yaitu faktor selera. Benar, tentu saja selera seringkali mempengaruhi setiap orang dalam melakukan konsumsi. Rasa suka dan minat seseorang terhadap terhadap barang dan jasa mendorong setiap perusahaan baik produksi maupun penjual untuk meningkatkan kualitas dan memberikan kemasan yang menarik terhadap barang dan jasa yang ditawarkan.

Menurut kalian adakah pengaruh agama dan adat istiadat terhadap konsumsi?

Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 1/31/2016

0 komentar:

Post a Comment