Home » » Syarat-Syarat Pembuatan Peta Yang Baik

Syarat-Syarat Pembuatan Peta Yang Baik

Sebelum kita membahas syarat-syarat pembuatan peta yang baik, penulis lebih dahulu akan mendefinisikan dari peta itu sendiri.

Peta adalah gambaran konvensional dari permukaan bumi yang dilukiskan dengan skala tertentu dan dilengkapi dengan simbol-simbol yang digambarkan pada bidang datar jika dilihat dari atas.

Peta harus digambar sesuai dengan kenampakan permukaan bumi yang lazim atau sebenarnya (konvensional), sehingga tidak menyesatkan penggunanya. Menggunakan skala atau perbandingan yang akurat dengan jarak sebenarnya di permukaan bumi. Skala ini juga yang membedakan peta dengan sketsa. Di samping itu juga peta harus menggunakan simbol-simbol yang menjelaskan bagian-bagian atau isi dari peta tersebut.

Peta tidak hanya dibuat berdasarkan imajinasi pembuatnya, tetapi dibuat berdasarkan pengukuran data di lapangan, foto udara, dan citra satelit. Ilmu yang mempelajari peta disebut kartografi. Sedangkan orang yang ahli dalam membuat peta disebut kartografer.

Apa sajakah syarat-syarat pembuatan peta yang baik? Jawabnya adalah sebagai berikut:

1. Equidistance, maksudnya perbandingan jarak yang dibuat di peta harus sama dengan jarak sebenarnya. Perbandingan jarak ini digambarkan menggunakan skala. Misalnya skala yang ada di peta antara kota A dan Kota B adalah 1 : 100.000. Maka jarak sebenarnya kota A dan B adalah 1 km.

2. Equivalent, artinya luas daerah yang digambarkan harus tepat dengan luas daerah yang sebenarnya.

3. Conform, merupakan bentuk dari daerah yang akan dipetakan. Mengenai bentuk ini juga harus sama atau dapat menggambarkan bentuk dari wilyah yang sebenarnya dan dapat diperjelas dengan simbol-simbol.

4. Judul yang terdapat pada peta harus dapat membeikan informasi yang jelas. Misalnya: Peta Pulau Lombok. Berarti isi peta dapat memberikan informasi yang jelas tentang Pulau Lombok.

5. Peta harus dapat menyajikan data yang lengkap dan akurat berkaitan dengan kondisi daerah yang dipetakan, baik itu keadaan bentang alamnya, batas-batasnya, dan lain sebagainya.

6. Yang terakhir tentu saja peta tidak membingungkan serta mudah dimengerti bagi orang yang membaca atau menggunakannya. Hal ini dapat dihindarkan misalnya dengan menggunakan warna yang lazim (sudah menjadi standar) pada peta tatkala ingin menggambarkan ketinggian suatu tempat.

Demikian saja uraian singkat penulis tentang syarat-syarat pembuatan peta yang baik. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya.  



Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 1/11/2016

0 komentar:

Post a Comment