Home » » Pengertian Hubungan Sosial

Pengertian Hubungan Sosial

Sudah banyak masalah hubungan atau intraksi sosial ini kita bicarakan di blog ini, namun perasaan ada saja yang kurang atau belum. Nah, kali ini saya akan mengkhususkan diri dengan membahas definisi atau pengertian hubungan sosial.

Sudah menjadi kodratnya manusia sejak lahirnya di dunia membutuhkan orang lain di sekitarnya dan secara naluri pula manusia itu memiliki perhatian kepada sesamanya. Tidak salah kemudian menusia itu di sebut sebagai makhluk sosial. Manusia yang ingin selalu berhubungan atau beriteraksi dengan orang lainnya.

Menurut Ellwood, adanya naluri manusia untuk hidup berkelompok dan mengadakan hubungan sosial didasari oleh dorongan-dorongan seperti berikut.
  • Dorongan untuk makan. Pemenuhan kebutuhan akan lebih mudah dilakukan dengan bekerjasama dengan orang lain.
  • Dorongan untuk mempertahankan diri. Manusia memerlukan kerjasama untuk mempertahankan diri dan memperkuat kelompoknya.
  • Dorongan untuk melangsungkan kehidupan. Manusia memerlukan pasangan hidup untuk melanjutkan keturunan.
Kebutuhan ini kemudian semakin kuat karena keterbatasan manusia di dalam memenuhi dan memuaskan kebutuhannya, sehingga untuk memenuhi semuanya itu mau tidak mau dia harus menemui, berbicara dan melakukan interaksi dengan orang lain yang dapat membantunya memenuhi dan memuaskan apa yang menjadi kebutuhannya.

Seringkali timbul perasaan cemas, emosi berlebihan, dan rasa takut pada diri seseorang apabila dia tidak dapat atau mendapat halangan dalam pemenuhan kebutuhannya tersebut. Kondisi-kondisi inilah kemudian yang mendorong manusia untuk selalu menjalin hubungan dengan sesamanya. Sekarang mari kita coba menerangkan pengertian dari hubungan sosial itu.

Menurut hemat kita, Hubungan sosial berarti hubungan timbal balik antara individu yang satu dengan individu yang lain, antara kelompok dengan klompok, atau antar individu dengan kelompok yang saling mempengaruhi dan didasari oleh tujuan masing masing.


Pengertian yang senada juga dikemukakan oleh dua orang sosiolog Gillin dan Gillin yang mengatakan bahwa hubungan sosial memiliki makna yaitu hubungan yang dinamis menyangkut hubungan antara orang per orang, kelompok dengan kelompok lainnya dan hubungan individu dengan kelompok.

Hubungan sosial yang baik adalah hubungan yang didasari dengan niat saling tolong menolong dan saling menguntungkan antara pihak-pihak yang menjalin hubungan tersebut dan tidak sampai melanggar norma baik yang berlaku di lingkungan masyarakatnya.

Hubungan tersebut tentu akan menimbulkan suatu reaksi dan karena reaksi inilah yang menyebabkan munculnya tindakan manusia. Dalam memberikan reaksi tersebut manusia cenderung untuk memberikan keserasian dengan tindakan-tindakan orang lain. Reaksi seseorang disesuaikan dengan aksi yang diterima dari orang lain. 

Tentu saja tidak selamanya manusia mampu menselaraskan reaksinya dengan tindakan-tindakan yang dilakukan oleh orang lain, ada kalanya timbul kesalahpahaman dan konflik yang mengarah kepada hubungan sosial yang dissosiatif (negatif), di samping hubungan yang terjalin dengan baik tadi atau assosiatif.

Kesimpulan

Dari uraian kami di atas, maka dapatlah kita menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:
  1. Hubungan sosial adalah hubungan timbal balik antar anggota dalam kehidupan manusia. Proses hubungan timbal balik tersebut dinamakan proses sosial.
  2. Pendorong terjadinya adalah adanya naluri atau kodrat manusia untuk hidup berhubungan dan berkelompok dengan orang lain. Juga didorong oleh semakin banyaknya kebutuhan manusia yang terbatas untuk bisa memenuhi dan memuaskan kebutuhan manusia.
  3. Memiliki tujuan
  4. Hubungan atau interaksi sosial tidak selamanya mengarah ke hubungan assosiatid (selaras), tetapi seringkali juga mengarah ke hubungan dissosiatif (pertentangan dan permusuhan).
===> Baca: PERSAINGAN DALAM DISSOSIATIF

Demikianlah akhir dari artikel kami yang berjudul Pengertian Hubungan Sosial, semoga tulisan sederhana dan ringkas ini dapat memperkaya wawasan kita bersama.

Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 2/14/2016

0 komentar:

Post a Comment