Home » » Strategi Harga Ekstrim Untuk Meraih Target Pasar

Strategi Harga Ekstrim Untuk Meraih Target Pasar

Strategi Harga Ekstrim Untuk Meraih Target Pasar

Artikel Strategi Harga Ekstrim Untuk Meraih Target Pasar saya tulis untuk melengkapi dan memenuhi janji saya pada postingan sebelumnya pada artikel Langkah-Langkah Menetapkan Harga. Ok, mari langsung saja kita masuk ke pembahasan.

Pernahkah anda mendengar istilah skim-the-cream-pricing dan penetration pricing? Tentunya kedua istilah ini sangat familiar bagi orang yang berkecimpung dalam dunia pemasaran, dan juga tidak asing bagi para mahasiswa di Fakultan Ekonomi. Kedua istilah ini digunakan penjual (perusahaan) untuk strategi harga yang paling ekstrim yang dipilih dalam mencapai target pasar yang diharapkan.

Skim-the-cream-pricing


Strategi ini dipilih perusahaan untuk memasarkan produknya yang terbaru. Skim-the-cream-pricing biasa juga dikenal dengan skimming pricing. Dengan strategi ini barang baru diberikan harga yang setinggi-tingginya, dengan maksud untuk menutup biaya penelitian, pengembangan, dan biaya promosi.

Perusahaan berani menetapkan harga tinggi ini dengan pertimbangan barang baru permintaannya masih bersifat inelastis karena saingan masih belum ada atau masih sangat sedikit. Dengan harga perkenalan yang tinggi ini dapat diharapkan perusahaan akan mendapat penghasilan dan laba yang tinggi. Di samping itu perusahaan dengan strategi ini dapat berjaga-jaga dan mengantipasi kemungkinan adanya kekeliruan dalam penetapan harga.

Karena harga yang ditetapkan sangat mahal maka segmen pasar yang dibidik adalah para pelanggan atau konsumen yang berpenghasilan tinggi.

Pertimbangan lain perusahaan memilih strategi ini untuk barang barunya adalah dengan harga yang tinggi ini perusahaan dapat digunakan untuk mengontrol dan membatasi permintaan disesuaikan dengan batas-batas kapasitas produksi yang dimiliki perusahaan.

Penetration pricing


Strategi harga ini masih berlaku juga untuk barang atau produk baru milik perusahaan. Strategi penetration kebalikan dari strategi di atas. Karena pada strategi ini barang justeru ditetapkan dengan harga yang serendah-rendahnya. Tujuan strategi harga ekstrim ini adalah untuk mencapai volume penjualan yang sebesar-besarnya dalam waktu yang relatif singkat. Strategi penetration pricing lebih agresif dibanding dengan skim-the-cream-pricing. Harga yang minimal sangat baik untuk memperkuat posisi persaingan perusahaan.
 
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 2/01/2016

1 komentar:

  1. saya pernah baca kan stratage bunuh diri yaitu di gratiskan. dan pasti volume penjualan sangat meningkat. tapi emang tidak bisa kesemua produk.

    ReplyDelete