Home » » Bentuk-Bentuk Kerja Sama Ekonomi Internasional

Bentuk-Bentuk Kerja Sama Ekonomi Internasional

Bentuk-Bentuk Kerja Sama Ekonomi Internasional

Secara global (jumlah negara yang terlibat) bentuk-bentuk kerja sama ekonomi internasional dapat kita bedakan menjadi dua, yaitu kerja sama ekonomi bilateral dan multilateral.

Yang dimaksud dengan kerjasama ekonomi bilateral adalah kerja sama yang dilakukan oleh dua negara. Bentuk kerja sama ini paling sederhana dan banyak (umum) dilakukan oleh tiap negara. Sederhana dalam artian tidak dibentuk dalam sebuah organisasi.

Hubungan bilateral bersifat dinamis, mudah menyesuaikan diri dengan kebutuhan bersama yang dihadapi dan meliputi berbagai bidang, seperti ekonomi, perdagangan, investasi, tenaga kerja lintas negara, pertukaran tenaga ahli/pelajar, dan bidang-bidang lainnya yang saling menguntungkan dua negara.

Sedangkan, kerja sama ekonomi multilateral adalah kerja sama di bidang ekonomi yang melibatkan banyak negara dan tergabung dalam sebuah organisasi kerja sama ekonomi (perdagangan). Keanggotaan dalam organisasi ini bisa karena kedekatan wilayah geografis. Seperti negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN dan AFTA yang muncul belakangan ini. Ada lagi APEC untuk negara-negara di Asia Pasifik, EFTA untuk negara-negara di kawasan Eropa, NAFTA di Amerika Utara, EEC atau Masyarakat Ekonomi Eropa dan lain-lain.

Ada lagi bentuk kerja sama ekonomi internasional yang mungkin jarang kita dengar istilahnya dibanding dengan dua bentuk yang kita sebutkan di atas adalah kerjasama ekonomi multilateral internasional. Bentuk kerja sama ini sama dengan multilateral tetapi negara-negara yang terlibat di dalamnya lebih banyak, tidak terbatas untuk negara-negara sekawasan saja tetapi meliputi hampir seluruh negara di dunia. Contohnya, GATT/WTO, UNCTAD, dan lainnya.

Secara spesifik  (dilihat dari letak geografisnya) bentuk kerja sama ini di kelompokkan menjadi tiga, sebagai berikut:
  1. Kerja sama ekonomi internasional, yaitu kerja sama di bidang ekonomi yang dilakukan oleh banyak negara.
  2. Kerja sama ekonomi regional, yaitu kerja sama ekonomi yang dilakukan oleh negara-negara yang berada dalam suatu kawasan tertentu.
  3. Kerja sama ekonomi antarregional, yaitu kerja sama ekonomi yang dilakukan oleh negara-negara yang berada dalam satu kawasan dengan negara-negara yang berada di kawasan yang lain.
Silahkan baca juga artikel sebelumnya dengan judul Kerja Sama Ekonomi Internasional.

Terima kasih, semoga artikel di atas bermanfaat untuk anda.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 4/06/2016

0 komentar:

Post a Comment