Alasan Bangsa-Bangsa Barat Datang Ke Indonesia

Alasan Bangsa-Bangsa Barat Datang Ke Indonesia
Gambar ilustrasi penjelajahan samudra
Sejak awal abad XV bangsa Barat mulai berdatangan ke Indonesia. Banyak yang dijadikan sebagai alasan pendorongnya. Yang terpenting adalah perubahan geopolitik dan ekonomi serta perkembangan ilmu pengetahuan yang terjadi di Eropa pada waktu itu.

Musim dingin yang berkepanjangan di negara-negara Eropa menyebabkan kebutuhan akan rempah-rempah semakin meningkat pesat.

Ditutupnya pelabuhan Konstantinopel oleh kesultanan Ottoman Turki pada tahun 1453 setelah direbutnya kota pelabuhan tersebut, semakin mempersulit bangsa-bangsa Barat untuk mendapatkan rempah-rempah. Pada waktu itu harga rempah-rempah senilai dengan emas.

Kemajuan ilmu pengetahuan khususnya teknologi pelayaran yang sudah berhasil di kuasai tersebut kemudian juga menjadi alasan yang kuat bagi bangsa-bangsa barat untuk mengarungi samudra mencari sumber rempah-rempah sekaligus menyebarkan agama Nasrani.

Mereka mengarungi samudra dengan membuka rute pelayaran baru yang tidak dikuasai oleh Kesultanan Turki Ottoman sehingga akhirnya sampai di Indonesia/Malaka tahun 1511. Ini dimulai oleh Bangsa Portugis.

Letak negara Indonesia berada pada posisi silang jalur perdagangan dan pelayaran yang menghubungkan antara Asia dan Eropa memudahkan mereka untuk mendatangi Indonesia.

Letak posisi silang yang strategis dan menguntungkan ini justeru menjadi bumerang bagi bangsa Indonesia. Sejak kedatangan bangsa Barat atau Eropa itulah terjadinya era kolonialisme dan imperialisme di Indonesia yang berlangsung selama berabad-abad.

Untuk lebih lengkapnya silahkan baca Kolonialisme dan Imperilisme Barat di Indonesia.
 

Apakah Alasan dan Tujuan Bangsa Barat datang ke Indonesia?


Secara sekelumit tadi di atas kita telah memaparkan alasan-alasan yang mendorong bangsa Barat Eropa datang ke Indonesia.

Untuk lebih jelasnya mari ikuti terus uraian berikut ini.

Perang Salib


Kedatangan bangsa Barat di Indonesia tidak terlepas dari adanya Perang Salib di Eropa pada tahun 1096.  Dampaknya terjadi perubahan politik dan ekonomi di Eropa dan Asia Barat.

Perang Salib merupakan perang yang terjadi antara Turki Usmani (Turki Ottoman) dari Bani Seljuk melawan umat Nasrani Eropa.

Perang ini pertama kali dicetuskan oleh Paus Urbanus II pada tanggal 27 November 1095 untuk menanggapi suatu permohonan dari Kaisar Bizantium (Romawi Timur) Alexios I Komnenos.

Alexios I Komnenus mengajukan permintaan agar para relawan dari barat datang untuk membantunya menghalau kaum Turki Seljuk dari Anatolia.

Target selanjutnya dari tentara salib ini adalah merebut kembali kota suci Yerusalem dan membebaskan kaum Kristen Timur dari kekuasaan kaum Muslim. Kota Yerusalem kemudian berhasil kembali direbut pada bulan Juli 1099.

Kota suci Yerusalem selama ini berada pada kekuasaan Muslim lebih dari 461 tahun. Selama itu peziarah-peziarah dari umat Kristen dibebaskan untuk berkunjung. 

Tapi sejak kota ini dikuasai oleh Turki Usmani (bani Seljuk) tahun 1070 orang-orang Kristen dari Eropa di larang berziarah. Inilah kemudian oleh sebagian sejarawan sebagai penyebab utama terjadinya Perang Salib.

Alasan lain dari sebab terjadinya Perang Salib ini adalah:

Konfrontasi keagamaan dan politik antara Kekristenan dan Islam di Eropa dan Timur Tengah. Kekristenan telah menyebar di seluruh Eropa, Afrika, dan Timur Tengah sejak sebelum kedatangan Islam di tanah Arab.

Tapi pada awal abad ke-8 kekuasaan kaum Kristen di Eropa dan Anatolia menjadi terbatas setelah berbagai penaklukan oleh kaum Muslim – Kekhalifahan Umayyah.

Sehingga muncullah keinginan dari bangsa Barat untuk menaklukan Islam di Eropa dan Timur Tengah dan membantu Spanyol untuk merebut kembali wilayahnya.

Pada Perang Salib yang ketujuh, pasukan Usmani di bawah pimpinan Sultan Muhammad II berhasil melakukan pengepungan terhadap kota Konstantinopel ibu kota Kerajaan Romawi Timur yang kemudian menyebabkan jatuhnya kota itu ke tangan Turki Usmani pada tahun 1453 hingga sekarang.

Sejak tahun itu, Pemerintahan Turki Usmani melarang para pedagang Eropa berdagang di sekitar Laut Tengah. Mereka menjadi kesulitan mendapatkan komoditas penting, terutama rempah-rempah.

Keadaan ini mendorong bangsa Barat (Eropa) untuk berlomba mencari rempah-rempah langsung ke daerah asalnya, dengan ini mereka melakukan penjelajahan samudra.

Untuk menambah lengkapnya pengetahuan anda mengenai perang ini silahkan kunjungi wikipedia Indonesia dengan judul Perang Salib.

Perubahan Ekonomi di Eropa dan Penjelajahan Samudra


Setelah bandar Konstantinopel jatuh ke tangan Turki tahun 1453 berakibat kepada terputusnya hubungan dagang antara Eropa dan Asia.

Terputusnya hubungan dagang ini membawa dampak yang sangat buruk.

Harga rempah-rempah melambung tinggi. Harga rempah-rempah sama mahalnya dengan harga emas.

Alasan Bangsa-Bangsa Barat Datang Ke Indonesia
Lada adalah salah satu rempah yang menjadi incaran bangsa-bangsa Barat

Ini terjadi karena persediaan bahan kebutuhan utama masyarakat Eropa pada masa itu sangat sedikit di Eropa padahal permintaan terus meningkat.

Hal ini menjadi permasalahan serius bagi para raja dan masyarakat Eropa untuk mengatasinya.

Karena itulah diawali oleh Portugis dan Spanyol kemudian diikuti oleh bangsa Belanda dan Inggris, bangsa Barat sejak tahun 1487, mulai mengarungi samudra sehingga akhirnya sampai di sumber rempah-rempah Indonesia semenjak tahun 1511.

Revolusi Industri


Selain dampak buruk yang ditimbulkan oleh Perang Salib, di sisi lain juga ada dampak positifnya. Salah satunya adalah berkembangnya ilmu pengetahuan dari dunia Timur yang masuk ke Eropa terutama filsafat dan kesenian.

Orang-orang Barat mulai serius mengkaji filsafat dan kesenian sehingga pada akhirnya mereka berhasil menemukan dan mengembangkan banyak teori.

Dari kemajuan pengetahuan-pengetahuan tersebut terciptalah teknologi berupa sarana dan prasarana yang sangat mendukung kegiatan perdagangan.

Beberapa penemuan yang sangat penting pada masa itu adalah:

1. Penemuan mesin uap yang menyebabkan teknik pembuatan kapal berkembang. Mesin itu digunakan sebagai tenaga pendorong kapal sehingga lajunya menjadi jauh lebih cepat dari sebelumnya.

2. Ditemukannya teori heliosentris oleh Copernicus yang berpendapat pusat peredaran tata surya adalah matahari. Teori ini didukung oleh Johanes Kepler dan Galileo Galilei.

Walaupun berakibat pada dihukum matinya Galileo oleh penguasa Katolik karena pendapatnya itu bertentangan dengan gereja yang mengatakan bumi sebagai pusat alam semesta.

3. Penemuan kompas yang sangat penting sebagai penunjuk arah dalam perjalanan dan pelayaran.

4. Penemuan yang sangat penting juga adalah ditemukannya mesiu untuk persenjataan.

Penemuan-penemuan tersebut menjadi pendorong keinginan bangsa-bangsa Barat (Eropa) melakukan berbagai petualangan.

Kemajuan ilmu pengetahun dan teknologi ini kemudian mendorong terjadinya revolusi industri di Barat. 

Apa yang di maksud dengan revolusi industri?

Revolusi industri adalah peergantian atau perubahan secara menyeluruh dalam memproduksi barang yang dikerjakan oleh tenaga manusia atau hewan menjadi tenaga mesin.

Penggunaan mesin dalam industri menjadikan produksi lebih efisien, ongkos produksi dapat ditekan, dan barang dapat diproduksi dalam jumlah besar dan cepat.

Kemudian dapat diduga permasalahan apa yang akan timbul?

Penggunaan bahan baku untuk industri menjadi berlipat-lipat besarnya. Untuk keperluan ini bangsa-bangsa Barat harus mencari daerah yang banyak menyediakan bahan baku untuk industri mereka.

Sekaligus mereka juga memerlukan daerah pemasaran untuk hasil-hasil industrinya.

Sementara itu, paham merkantilisme juga sudah menjadi anutan bagi pemerintahan-pemerintahan di Barat.

Paham merkantilisme merupakan sebuah pemikiran ekonomi sekaligus politik yang mendorong bangsa-bangsa Barat untuk mencari kekayaan yang sebanyak-banyaknya dengan segala cara.

Semangat mencari kekayaan tersebut beriringan dengan semangat mencapai kejayaan dan kesucian.

Alasan Bangsa-Bangsa Barat Datang Ke Indonesia
Rute pelayaran bangsa Belanda ke Indonesia
Dalam melakukan penjelajahan samudra dalam rangka mencari kekayaan sebesar-besarnya ini, bangsa-bangsa Barat memiliki motivasi khusus yang dikenal oleh dunia dengan semangat 3G.

Semangat 3G, yaitu:

1. Gold

Semangat mereka untuk mencari kekayaan utama, yakni rempah-rempah yang sangat mahal harganya waktu itu. Mereka sangat membutuhkan rempah-rempah, terutama untuk industri obat-obatan.

2. Glory

Motivasi khusus untuk mencari kejayaan dengan cara mencari tanah jajahan seluas-luasnya. Di Eropa pada waktu itu terdapat faham yang menganggap bahwa bangsa yang memiliki daerah jajahan adalah bangsa yang jaya (glory).

3. Gospel

Adanya misi khusus dari masyarakat kristen Eropa untuk menyebarkan agamanya di tanah jajahan. Tugas ini mereka anggap sebagai tugas suci yang harus mereka laksanakan ke seluruh dunia.

Di Indonesia Kristen Katolik dengan misionarisnya menyebarkan ajaran katolik di bawah pimpinan dan perlindungan Portugis.

Kristen Protestan melalui para zanding menyebarkan protestan di bawah pimpinan dan perlindungan Belanda.


Itulah alasan-alasan yang mendorong bangsa-bangsa Barat menjelajah samudra dan pada akhirnya tiba atau datang ke Indonesia.

Tujuan awal mereka datang ke Indonesia mulanya hanya sekedar untuk menjalin perdagangan dan membeli rempah-rempah kemudian berubah menjadi penaklukan dan penjajahan yang sangat menyengsarakan rakyat selama berabad-abad lamanya.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/27/2016

Pengaruh Keunggulan Lokasi terhadap Kegiatan Komunikasi

Dalam hubungan dan pergaulan kesehari-hariannya manusia selalu melakukan komunikasi. Tanpa komunikasi atau bahkan komunikasi yang dilakukan sepihak saja akan dapat menyebabkan timbulnya prasangka-pransangka negatif yang bermuara pada miskomunikasi dan dengan sendirinya interaksi yang dilakukan tidak dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan. Komunikasi yang baik dan efektif akan terjadi apabila dilakukan dengan timbal balik antara dua orang atau lebih, masing-masing berperan sebagai komunikator (penyampai pesan) dan penerima pesan. Pada artikel kali ini, saya akan mencoba membahas tentang pengaruh keunggulan lokasi terhadap kegiatan komunikasi

Pengertian Komunikasi 


Komunikasi adalah proses penyampaian ide, gagasan, pikiran atau perasaan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang-lambang yang bermakna bagi kedua pihak. Komunikasi dapat dilakukan dengan lisan/verbal dan dapat pula dilakukan dengan non verbal/bahasa tubuh, seperti tersenyum, menggeleng, melambai, dan sebagainya yang menggunakan gerak-gerik anggota tubuh. Komunikasi dan interaksi selalu dilakukan secara bersama-sama. Karenanya cara berkomunikasi hendaknya diperhatikan dengan baik, terutama bahasa-bahasa tadi haruslah dapat dipahami oleh teman bicara kita. Disamping interaksi, berkomunikasi juga dipengaruhi oleh lokasi tempat tinggal. 

Pengaruh Keunggulan Lokasi terhadap Cara Berkomunikasi


Lokasi Indonesia yang meliputi banyak pulau dan tempat tinggal yang berpencar juga   berpengaruh terhadap cara berkomunikasi masyarakat. Setiap daerah memiliki kemajemukan bahasa masing-masing. Hal ini dapat kita lihat dengan beragamnya bahasa daerah di Indonesia. Di Jawa ada bahasa Jawa, di Jawa Barat menggunakan bahasa Sunda, di Lombok ada bahasa Sasak, bahasa Banjar di Kalimantan, bahasa Bali, bahasa Papua, Sumatra, Sulawesi, dan sebagainya. Semua bahasa daerah yang berbeda ini kemudian diikat oleh bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia, sehingga tidak terjadi kesulitan dalam berkomunikasi antar masyarakat dan antar daerah. Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan merupakan warisan yang sangat berharga dari perjuangan para pemuda dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. 

Namun demikian, lokasi daerah Indonesia yang meliputi banyak pulau dan tempat tinggal yang berpencar ini, menimbulkan sebuah masalah lain, yaitu masyarakat Indonesia mengalami kesulitan dalam melakukan komunikasi langsung, masyarakat banyak mengalami kesulitan atau kendala karena keterbatasan waktu dan tenaga.  Untuk mengatasinya masyarakat menggunakan kemajuan teknologi sebaga sarana untuk memperlancar komunikasi tersebut. Misal handphone,  sms, email, dan internet. Tapi masih ada juga masyarakat yang menggunakan teknologi paling sederhana di lingkungan tempat tinggalnya. Contoh kentungan digunakan untuk mengumpulkan dan memberikan peringatan tanda berbahaya pada masyarakat desa. 

Pengaruh Lokasi terhadap Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi 


Masyarakat Indonesia di setiap daerah memiliki keunggulan yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut disebabkan oleh perbedaan kondisi dan lokasi tempat tinggal. Namun perbedaan ini menjadikan negara kita menjadi negara besar dan kaya. Lokasi tempat tinggal sangat berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi masyarakat. Contoh, kondisi tanah yang berbeda menyebabkan jenis tanaman yang dihasilkan berbeda pula. Kondisi tersebut juga menyebabkan terjadinya saling ketergantungan antardaerah. Sebagai contoh perdagangan antar daerah terjadi sejak ribuan tahun yang lalu. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. 

Penguasaan teknologi informasi dan komunikasi merupakan kunci sukses pada abad XXI ini. Pengusaha yang tidak mampu menguasai teknologi ini akan sulit berkembang dalam menghadapi persaingan. Kegiatan jual beli pada masa sekarang tidak hanya dilakukan secara langsung, tetapi telah berkembang dengan berbagai cara. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah menyebabkan perubahan besar dalam cara berkomunikasi rakyat Indonesia. 

Pengaruh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi pada dewasa ini terus meningkat pesat. Hal ini dapat kita rasakan betul. Sekarang jual beli tidak hanya terjadi dengan saling bertemu muka dan berkomunikasi secara langsung saja, tapi transaksi jual beli sudah dapat dilakukan antara penjual dan pembeli dari jarak yang sangat berjauhan. Penjualan melalui internet atau online sudah marak dilakukan. Banyak perusahaan yang menjual produknya melalui jasa internet ini, apalagi perbankan juga sudah menggunakan sistem online sehingga memudahkan untuk melakukan pembayaran terhadap produk yang telah dibeli. Pernahkah kamu membeli baju atau sepatu melalui internet? 

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mampu memperlancar kegiatan komunikasi dan mobilitas barang dan jasa secara cepat. Artinya telah mampu memperpendek jarak dan mempercepat waktu dalam kegiatan masyarakat. Trend atau gaya hidup dan berpikir masyarakat pun berubah dibentuk oleh kemajuan teknologi tersebut. Tentu saja ini adalah hal yang positif, tapi juga sangat rentan membawa pengaruh negatif dalam kehidupan masyarakat. 

Di antara pengaruh negatif yang ditimbulkan oleh kemajuan teknologi dan informasi, sebagai berikut: 

  1. Lunturnya nilai-nilai agama dan budaya
  2. Timbulnya kriminalitas menggunakan teknologi (cybercrime)
  3. Ketidakbenaran informasi yang memicu perpecahan dan terganggunya keamanan. 

Ketiga macam pengaruh negatif di atas dan kejahatan lainnya yang mungkin timbul dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi tadi, sudah seharusnya selalu diwaspadai oleh semua komponen bangsa sehingga pengaruh negatif dan kejahatan cybercrime dapat diminimalisir bahkan dihilangkan.


Refrensi:
Buku pegangan siswa Kurikulum 2013, IPS kelas VIII Semester I. Cetakan ke 1 2014. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/25/2016

Pengaruh Lokasi terhadap Transportasi Udara

Pengaruh Lokasi terhadap Transportasi Udara

Pengaruh Lokasi terhadap Transportasi Udara - Kondisi lokasi geografis Indonesia yang terdiri dari berbagai kepulauan dan kadang terpisah jauh, memungkinkan berbagai transportasi berkembang dengan pesat di negara kita ini. Transportasi udara merupakan salah satu sarana mobilitas manusia dan angkutan barang ke berbagai wilayah Indonesia, selain transportasi darat dan air. Dibandingkan dengan dua jenis transportasi yang lain, sarana ini dapat menempuh jarak yang sangat panjang dalam waktu yang singkat, lebih pesawat-pesawat terbang jet pada zaman sekarang yang kecepatannya bahkan ada yang melebihi kecepatan suara. Kemajuan teknologi menyebabkan perkembangan teknologi transportasi semakin canggih . Dengan teknologi yang semakin canggih ini, manusia dapat mengangkut manusia dan barang dalam jumlah besar dan dalam waktu singkat. Dengan dibantu kemajuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi, manusia juga dapat melakukan pertukaran barang dan jasa dalam jumlah yang besar dengan cepat.


Di Indonesia pada saat ini transportasi udara berkembang dengan pesat. Mobilitas penduduk antar pulau di Indonesia yang padat dan membutuhkan waktu yang cepat menyebabkan industri ini tumbuh dengan pesat. Sekarang kita lihat banyak maskapai-maskapai penerbangan baik nasional maupun asing bergerak di bidang jasa transportasi udara ini. Bandara-bandara internasional dengan kapasitas besar dan lengkap sudah mulai bertebaran di beberapa tempat di Indonesia menggantikan bandara-bandara kecil yang ada sebelumnya. Contoh: Bandara Internasional Lombok (BIL) merupakan bandara internasional kebanggaan masyarakat Lombok yang menggantikan bandara Selaparang. Artinya mobilitas penduduk tidak hanya antar pulau di Indonesia saja, tetapi sudah sampai manca negara.

Kemajuan transportasi udara ini tentu saja akan berimbas kepada pertumbuhan ekonomi yang semakin baik dengan banyaknya wisatawan baik dalam negeri dan asing yang datang berkunjung yang tentu saja akan membelanjakan uangnya ditempat tujuan. Kemajuan ini juga menyebabkan industri pembuatan pesawat terbang dalam negeri juga menggeliat. Melalu IPTN sekarang PTDI putra-putri bangsa Indonesia membangun berbagai pesawat penumpang dengan berbagai kapasitas untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat yang tersebar di berbagai pulau di Indonesia. Bukan pesawat terbang penumpang saja yang menjadi kebutuhan masyarakat kita, tetapi juga jenis-jenis transportasi udara yang lain, seperti helikopter, pesawat pengangkut barang/kargo, dan pesawat perang. Bahkan kelak mungkin pesawat ruang angkasa.

Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/21/2016

Pengaruh Lokasi terhadap Transportasi Air

Pengaruh Lokasi terhadap Transportasi Air

Pengaruh Lokasi Terhadap Transportasi Air - Negara-negara kita adalah negara kepulauan. Tersebar ada ribuan pulau di Indonesia ini. Setiap pulau dipisahkan oleh selat, laut yang menghubungkan antara pulau yang satu dengan pulau yang lainnya. Belum lagi sungai-sungai baik besar maupun kecil dan danau-danau yang hampir ada di setiap tempat di nusantara. Belum lagi samudra Hindia/Indonesia dan samudra Pasifik yang mengapit negara kita. Tidak pelak lagi, negara Indonesia mempunyai perairan yang sangat luas, bahkan luasnya 2/3 atau kurang lebih 70% dari luas daratannya. Dan juga tidak berlebihan kiranya kalau kita menjuluki diri sebagai negara maritim terbesar di dunia.


Lokasi Indonesia yang kita gambarkan seperti di atas tadi memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap prilaku kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam segi transportasi air. Mobilitas manusia dan benda/barang  dari suatu tempat ke tempat lain atau dari suatu pulau ke pulau lain membutuhkan sarana dan prasarana transportasi air yang sangat besar. Sampan, perahu, kapal merupakan sarana transportasi yang biasa digunakan di air. Karena besarnya kebutuhan akan alat atau kendaraan angkut air inilah maka pemerintah menggalakkan kegiatan industri perkapalan dalam negeri seperti PT. PAL yang dimiliki negara dan industri-industri perkapalan yang ditangani oleh swasta. Maka Indonesia pun mampu membuat kapal-kapal penumpang dengan kapasitas besar, bahkan kapal perang untuk menjaga kedaulatan perairan nusantara.

kita harus berbangga tidak setiap negara mampu di bidang industri perkapalan ini, namun bangsa Indonesia sejak jaman nenek moyang kita dahulu sudah mampu membuatnya. Bukti kehebatan nenek moyang kita dahulu adalah dapat dilihat dari keterampilan masyarakat Bugis Sulawesi dalam mengembangkan teknologi perahu layar. Teknologi perahu layar yang dikenal dengan kapal Pinisi terkenal ke berbagai negara dan mampu digunakan untuk mengarungi samudra ke berbagai wilayah Indonesia dan luar negeri. Di Makasar, Sulawesi Selatan, terdapat Museum Pinisi yang dapat anda kunjugi untuk mengetahui sejarahnya.

Apabila dalam transportasi darat banyak diperlukan jalan raya, maka dalam transportasi air yang lebih banyak diperlukan adalah sarana berupa dermaga dan pelabuhan. Pelabuhan Lembar di Lombok dan Pelabuhan Padangbai di Bali merupakan pelabuhan tempat bersandarnya kapal-kapal dan penumpang yang menuju ke Lombok atau ke Bali. Sedangkan dermaga tempat bersandarnya perahu dan penumpang yang ada di sungai.

Sungai-sungai di Indonesia, seperti Sumatra, Kalimantan, dan Papua, banyak yang dapat dilalui oleh kapal-kapal kecil dan kapal-kapal besar. Jadi selain tranpsortasi laut, di beberapa wilayah di Indonesia terdapat transportasi sungai. Sarana transportasi air melalui sungai telah berjalan sejak zaman dahulu. Sarana transportasi sungai mampu menghubungkan antar daerah di suatu pulau di Indonesia. Transportasi air tidak hanya untuk mobilitas manusia saja tetapi juga dari dulu digunakan untuk distribusi barang dalam kegiatan perdagangan.

Salah satu kota di Indonesia yang sampai sekarang menganggap transportasi sungai sebagai salah satu transportasi utama adalah kota Banjarmasin di Kalimantan Selatan. Kota ini berada dekat muara Sungai Barito. Sungai Barito merupakan prasarana transportasi penting di Kalimantan Selatan. Sungai tersebut menghubungkan kota Banjarmasin dengan daerah-daerah lain di Kalsel, bahkan terhubung sampai ke Kalimantan Tengah. Banjarmasin merupakan salah satu daerah di Indonesia yang sangat banyak sungainya, sehingga memperoleh sebutan “kota seribu sungai”.

Kesimpulan

Pengaruh lokasi terhadap transortasi air di Indonesia sangat besar peranannya dalam kehidupan masyarakat. Transportasi air merupakan transportasi yang paling besar pengaruhnya dalam menghubungkan antar pulau di Indonesia bahkan hubungan dengan luar negeri sejak ribuan tahun yang lalu. Lagu nenek moyangku seorang pelaut adalah lagu untuk menggambarkan kehebatan nenek moyang kita dalam mengarungi samudra. Dan nyata bagi kita, perairan bukan sebagai pemisah antar pulau, tetapi menjadi jembatan penghubung antar pulau.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/20/2016

Pengaruh Lokasi Terhadap Transportasi Darat

Pengaruh Lokasi Terhadap Transportasi Darat
Sarana Transportasi Darat - Source img: Buku Siswa IPS  VIII-a Kurikulum 2013

Pengaruh Lokasi Terhadap Transportasi Darat


Lokasi suatu tempat, kondisi bentang alam daratan, jumlah penduduk dan beragam jenis interaksi yang dilakukannya serta sarana dan prasarana yang tersedia berpengaruh besar terhadap beragam dan jumlah transportasi darat yang ada. Transportasi darat merupakan transportasi yang mudah dan murah. Berbagai jenis kendaraan angkut di darat seperti mobil, taxi, kereta api, sepeda motor, sepeda, becak dan dengan berbagai bentuk dan variasinya masing-masing, di samping mudah ditemukan juga hanya mengeluarkan ongkos yang cukup murah untuk digunakan. Terutama di pulau Jawa.

Pulau Jawa merupakan pulau dengan sarana transportasi darat paling banyak dan paling lengkap di Indonesia. Begitu pula di Bali, Lombok, dan Sumatra yang mirip kondisinya dengan Jawa  walaupun tidak sebanyak dan selengkap di Jawa. Khusus untuk alat transportasi kereta api dikembangkan di Jawa dan Sumatra.

Pertanyaannya mengapa pulau Jawa paling banyak dan paling lengkap transportasi daratnya? Hal ini tidak terlepas dari pengaruh lokasi dan perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia - terutama pada masa kolonialisme Belanda. Pulau Jawa adalah wilayah yang paling banyak dan paling padat di Indonesia. Semakin banyak jumlah penduduk, tentu semakin bervariasi kebutuhan interaksi. Semakin banyak kebutuhan berinteraksi, tentu semakin banyak sarana dan prasarana yang diperlukan.

Di samping jumlah penduduk, kondisi alam juga memengaruhi jumlah dan jenis kendaraan. Kondisi alam yang berbeda, menyebabkan kegiatan ekonomi berbeda pula. Di daerah dataran tinggi kegiatan ekonomi utamanya adalah menghasilkan sayuran dan tanaman perkebunan, sedangkan di daerah dataran rendah adalah pertanian dan perikanan. Kebutuhan antar daerah yang berbeda ini, mendorong munculnya kegiatan distribusi berbagai barang kebutuhan tersebut. Semakin besar jumlah penduduk, semakin banyak kegiatan distribusi barng dan jasa, sehingga sarana transportasi menjadi kebutuhan utama.

Jenis-Jenis Jalan Raya


Beberapa tempat di Indonesia saat ini masih banyak yang belum memiliki fasilitas transportasi darat yang memadai. Jalan raya dan jalan kereta api merupakan sarana yang sangat penting bagi transportasi darat. Mengingat alat angkut ini paling banyak digunakan maka sarana seperti jalan raya dan rel kereta api terus dibangun dan dikembangkan oleh pemerintah begitu pula sarana pendukung atau penunjangnya seperti rambu-rambu lalu lintas, jembatan, dan terminal, untuk kemudahan, kenyamanan, dan keamanan pengendara dan penumpang. Di jalan-jalan yang padat lalu lintasnya dan jalan-jalan yang menuju tempat penting, kondisi jalan rayanya rata-rata sangat baik dan beraspal mulus dan tertata dengan baik. Sedangkan di jalan-jalan yang tidak begitu penting di daerah-daerah pelosok banyak yang belum beraspal.

Karena biaya yang dianggarkan begitu besar untuk membangun sarana transportasi ini maka pembiayaannya di bagi-bagi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten. Itulah sebabnya kita mengenal macam-macam jalan raya, seperti jalan nasional, jalan provinsi, dan jalan kabupaten. Jalan nasional adalah jalan penghubung antarprovinsi. Jalan nasional dibangun untuk memperlancar transportasi lintas nasional, sehingga langsung menjadi tanggung jawab negara atau pemerintah pusat. Jalan provinsi dibangun untuk menghubungkan antar kabupaten/kota di dalam provinsi tersebut dan merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi. Sedangkan jalan kabupaten adalah jalan yang menghubungkan antarkecamatan dalam satu kabupaten/kota dan menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota.

Baca Pengaruh Keunggulan Lokasi Terhadap Kegiatan Ekonomi

Kesimpulan 

Kesimpulan yang dapat kita ambil dari tema tentang Pengaruh Lokasi Terhadap Transportasi Darat adalah transportasi darat merupakan tranportasi yang paling banyak digunakan disebabkan paling mudah untuk didapatkan, paling efisien dan paling ekonomis. Jumlah dan beragamnya jenis kendaraan darat ini dipengaruhi oleh lokasi dan bentang alam daratan, seperti dataran tinggi dan dataran rendah, serta juga dipengaruhi oleh besarnya jumlah penduduk.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/18/2016

Kegiatan Pokok Ekonomi

Kegiatan Pokok Ekonomi
Ketiga kata berikut yaitu kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi merupakan istilah yang sudah sangat familiar di telinga kebanyakan orang. Kerena itu pada kesempatan yang syahdu ini yang suasananya sepi hanya bertemankan bintang di angkasa, saya akan menguraikan dan menjelaskan masing-masing dari ketiga kegiatan ekonomi tersebut Sebenarnya di blog ini, beberapa kali saya telah menulis postingan yang sama, cuma saya posting dalam artikel-artikel terpisah dan kali ini saya posting lagi dalam keadaan utuh dan saya beri judul dengan nama Kegiatan Pokok Ekonomi.sesuai dengan nama judul yang ada di buku-buku pelajaran IPS. Harapan saya postingan ini lebih-lebih lagi manfaatnya bagi para pelajar yang mencari bahan materi ini.

Macam-Macam Kegiatan Ekonomi


Adapun macam-macam kegiatan ekonomi ada tiga seperti yang telah kita sebutkan di awal tadi yaitu produksi, distribusi, konsumsi. selanjutnya mari kita bahas satu persatu.

A. Produksi


Produksi adalah pekerjaan untuk menghasilkan, memperbaiki, membuat, dan menambah nilai kegunaan barang dan jasa. Sedangkan orang yang melakukan produksi disebut dengan produsen. Adapun menambahkan nilai kegunaan suatu barang dapat kita jelaskan dengan contoh berikut. Misalnya pasir yang ada di sungai kurang atau tidak berharga. Tapi ketika pasir itu sudah berada di tangan penambang maka pasir itu akan berguna karena sudah dapat di perjual belikan. Ketika pasir itu kemudian berpindah kepada orang yang sedang membangun rumah maka pasir itu akan lebih bertambah kegunaannya karena ternyata menjadi salah satu bahan utama untuk membangun rumah.

Tujuan Produksi
  1. Kalau kita perhatikan dapatlah kita pahami bahwa tujuan inti produksi itu antara lain:
  2. Menghasilkan barang dan jasa
  3. memenuhi kebutuhan manusia akan barang dan jasa dan mencapai kemakmuran.
  4. Memperoleh keuntungan dari penjualan hasil produksinya
  5. Membuka lapangan pekerjaan. Perusahaan membutuhkan tenaga-tenaga ahli dan terampil sesuai dengan spesifikasi jenis usaha yang dilakukannya.
  6. Mengganti barang yang rusak. Ketersediaan barang dan jasa terutama yang vital dan banyak dibutuhkan harus tetap dilakukan dengan cara  memproduksi ulang dan dengan memperbaiki barang yang rusak. Pada perusahaan-perusahaan yang memproduksi barang-barang ternama biasanya selalu membuka pusat pelayanan perbaikan untuk barang-barang rusak yang ada di tangan konsumennya.
Faktor-faktor Produksi

Untuk memperlancar peroses pembuatan barang dan jasa tersebut. Maka dalam hal ini produsen harus memperhatikan faktor-faktor produksi yang akan digunakan. Produsen atau perusahaan betul-betul harus cerdas dan cermat dalam memilih faktor-faktor produksi ini untuk keberhasilan dan keberlanjutan usahanya.

Faktor-faktor produksi tersebut adalah:
  1. Faktor sumber daya alam
  2. Faktor tenaga kerja
  3. Faktor modal
  4. Faktor kewirausahaan
Baca lebih lengkap di Sumber Daya Ekonomi (Faktor-Faktor Produksi).
Akhirnya setelah proses produksi ini selesai dan menghasilkan produk yang baik maka dibutuhkan suatu saluran (distribusi) untuk menyebarkan produk tersebut sampai ke konsumen.

B. Distribusi


Kita dapat menggunakan dan menikmati barang dan jasa tidak lepas dari peran yang sangat penting dari kegiatan distribusi ini. Barang yang diproduksi dari tempat yang begitu jauh dapat kita nikmati berkat saluran-saluran perdagangan ini. Terasa sekali manfaat, karena tanpa dia maka barang hasil produksi tidak mungkin dinikmati. Kalau begitu pengertian dan tujuan distribusi, apa shi? Supaya kamu tahu jawabannya terus saja baca artikel ini. 

Distribusi adalah kegiatan menyalurkan atau menyampaikan barang ataupun jasa dari pihak produsen kepada konsumen dengan membangun dan menggunakan lembaga-lembaga distribusi. Tentu saja distribusi ini akan memudahkan aliran barang dan jasa ke tengah-tengah masyarakat. Kemudian orang atau lembaga yang menjalankan kegiatan distribusi disebut distributor

Adapun Tujuan dari distribusi adalah : 

  1. Menyampaikan dan menyebarkan barang ketengah-tengah masyarakat konsumen.
  2. Meningkatkan nilai/kegunaan barang produksi. Barang hasil produksi tidak mempunyai nilai guna apabila tidak sampai ke tangan masyarakat.
  3. Memenuhi kebutuhan masyarakat akan barang dan jasa.
  4. Agar kontinuitas produksi terjamin. Bila hasil produksi sampai di masyarakat dan laku, maka akan diperoleh keuntungan yang akan menjamin proses produksi akan terus berlangsung untuk memenuhi dan memuaskan permintaan masyarakat.
Di samping tujuan-tujuan tadi, distributor mempunyai tugas, antara lain:
  1. Pembelian barang
  2. Penyimpanan
  3. Standarisasi
  4. Pengepakan
  5. Promosi
  6. Pengangkutan
  7. Penjualan
Salah satu keunikan distribusi adalah mampu memberikan manfaat kepada semua pelaku kegiatan ekonomi, baik produsen, konsumen, distributor sendiri, maupun kepada masyarakat. Adapun  pihak yang melakukan kegiatan distribusi bisa perorangan atau lembaga distribusi (perantara). 

Untuk mencapai tujuan distribusi ada beberapa cara yang dilakukan agar barang sampai kepada konsumen. Cara tersebut, antara lain sebagai berikut.
  1. Distribusi langsung adalah distribusi barang/jasa tanpa melalui perantara sehingga penyaluran langsung dari produsen kepada konsumen. Contoh, pedagang sate langsung menjual barang kepada konsumen.
  2. Distribusi semi langsung adalah sistem distribusi dari produsen kepada konsumen melalui pedagang perantara yang merupakan bagian dari produsen. Contoh: pabrik tekstil menyalurkan kainnya melalui conventer.
  3. Distribusi tidak langusung adalah sistem distribusi dari produsen kepada konsumen melalui agen, grosir, makelar, komisioner, pedagang kecil yang bertindak sebagai pedagang perantara.

Lembaga Distribusi

Produsen menyalurkan barang/jasa dengan sistem distribusi tidak langsung melalui lembagalembaga yang bertindak sebagai badan perantara. Lembaga-lembaga yang melakukan kegiatan distribusi itu, antara lain sebagai berikut.

1. Pedagang
Pedagang adalah orang atau badan yang membeli barang dagangan dari produsen dan menjualnya kepada konsumen. Para pedagang biasanya membeli barang dalam jumlah banyak sehingga barang tersebut perlu tempat untuk penyimpanan. Pedagang terdiri atas:

a. Pedagang besar (grosir) adalah pedagang yang membeli dan menjual dalam jumlah besar dan menjualnya ke pedagang kecil.

b. pedagang kecil (retailer) adalah pedagang yang membeli barang dagangannya kepada grosir dan menjualnya kepada pedagang yang lebih kecil atau eceran langsung pada konsumen.

2. Agen
Agen adalah lembaga atau seseorang yang melaksanakan perdagangan dengan menyediakan jasa-jasa atau fungsi khusus yang berhubungan dengan penjualan barang ataupun merupakan wakil dari produsen yang bertanggung jawab atas penjualan hasil produksinya.

3. Makelar
Makelar merupakan pedagang perantara yang bekerja atas nama orang yang menyuruhnya. Bonus yang diterima makelar disebut kurtasi/provisi. Makelar hanya mempertemukan penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi. Lembaga ini tidak mengeluarkan biaya atau menanggung resiko.

4.Komisioner
Lembaga distribusi ini merupakan perantara dagang dalam pembelian maupun penjualan yang bekerja atas nama sendiri. Komisioner mengeluarkan biaya dan menanggung resiko. Orang yang menyuruh kosioner disebut dengan komiten. Upah yang diterima komosioner disebut komisi. Hak makelar diantaranya hak mendapat upah dan menahan barang selama orang yang menyuruhnya belum membayarnya.

5.Importir
Importir adalah individu atau organisasi perantara dagang yang mendatangkan barang dari luar negeri. Barang yang di impor tersebut bisa digunakan sebagai produksi atau untuk tujuan konsumsi.

6. Eksportir
Eksportir adalah individu atau organisasi perantara dagang yang melakukan kegiatan pengiriman barang ke negara lain yang membutuhkan. Dari kegiatan yang dilakukan berharap mendapat keuntungan. esportir ini bisa produsen itu sendiri atau pedagang.

C. Konsumsi

Istilah konsumsi berasal dari bahasa Latin, yaitu consumere yang artinya menghabiskan atau menggerogoti. Atau dalam bahasa Inggris consumption yang berarti menghabiskan atau mengurangi. Oleh karena itu pengertian konsumsi adalah kegiatan yang ditujukan untuk mengahabiskan dan mengurangi nilai guna suatu barang atau jasa yang dilakukan sekaligus atau bertahap untuk memenuhi kebutuhan. Orang yang melakukan kegiatan konsumsi disebut konsumen, sedangkan perbuatan manusia yang selalu menggunakan barang dan jasa disebut konsumtif.

Silahkan baca Konsumsi Memakai Menikmati

Tujuan konsumsi itu sendiri sebagai berikut.

  1. Konsumsi produktif. Mengonsumsi barang dan jasa dengan tujuan untuk menghasilkan barang produksi yang lain. Contoh pembelian bahan baku. 
  2. Konsumsi konsumtip/akhir adalah konsumsi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup atau mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Adapun faktor-faktor yang memengaruhi konsumsi adalah:

  1. Faktor ekonomi yang memengaruhi ekonomi, yaitu pendapatan, perkiraan harga, harga barang yang bersangkutan, dan harga barang lain. 
  2. Faktor nonekonomi yang memengaruhi konsumsi, yaitu selera, adat istiadat, mode, dan jumlah harga. 
Baca Faktor Apa Saja Yang Mempengaruhi Konsumsi?

Kesimpulan

Kegiatan pokok ekonomi meliputi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Ketiga jenis kegiatan tersebut tidak berdiri sendiri-sendiri. Artinya ketiganya saling terkait. Keterkaitan ketiganya akan membentuk siklus seperti produksi menghasilkan barang dan jasa. Lalu distributor membeli barang itu kemudian menjualnya kembali ke konsumen yang memakai. Kemudian produsen sebagai pelaksana kegiatan produksi juga melakukan banyak konsumsi untuk memproduksi barang, begitu seterusnya.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/17/2016

Pengaruh Keunggulan Lokasi Terhadap Kegiatan Ekonomi

Masihkah kalian ingat meliputi apa saja keunggulan lokasi Indonesia itu? Kalau tidak silahkan baca kembali postingan-postingan sebelumnya yang membahas masalah ini di blog ini. Untuk memudahkan menelusurinya nanti akan saya usahakan mencantumkan link-linknya di bawah. Ok. Setelah kita mengetahui apa saja keunggulan lokasi Indonesia, sekarang mari kita bahas pengaruh keunggulan lokasi terhadap kegiatan ekonomi.

Kegiatan Ekonomi

Apakah yang dimaksud dengan kegiatan ekonomi? Coba kalian perhatikan kondisi pasar, apa saja aktivitas yang bisa kalian lihat di pasar? tentu kamu akan melihat orang ramai yang sedang melakukan transaksi. Orang-orang tadi ada yang sebagai pedagang, pembeli, perantara, pengangkut barang, ada yang lagi mengesol sepatu, menjahit, ada barang dagangan, dan sebagainya. Semua kejadian tadi adalah gambaran umum dari kegiatan ekonomi yang sedang berlangsung.
Jadi, kegiatan ekonomi adalah segala aktivitas manusia untuk memenuhi semua kebutuhannya baik berupa penghasilan, keuntungan, barang dan jasa yang saling terikat dan tergantung dengan orang lain.
Ya, supaya lancar manusia dalam segala hal tidak akan mungkin bisa melakukannya sendiri-sendiri pasti akan membutuhkan orang lain, termasuk dalam memenuhi kebutuhan ekonominya.

Pengaruh Keunggulan Lokasi Terhadap Kegiatan Ekonomi

Dari gambaran di atas, maka kegiatan ekonomi secara garis besar terdiri dari kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Ketiganya memiliki hubungan yang sangat erat dan saling bergantung atau terkait.  Mata rantai dari ketiga kegiatan ekonomi dapat kamu pahami dengan cara membaca uraian berikut. Produksi memerlukan adanya distribusi dan konsumsi. Artinya kegiatan produksi tanpa kegiatan distribusi dan konsumsi tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Kegiatan distribusi tidak mungkin ada tanpa adanya barang yang diproduksi dan yang mengonsumsi barang tersebut. Kegiatan konsumsi tidak akan terlaksana kalau tidak ada yang memproduksi barang dan yang mendistribusikan barang tersebut.


Untuk memahami apa yang dimaksud dengan kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Anda bisa membaca artikel saya yang berjudul : Peran Pemerintah Sebagai Pelaku Ekonomi.

Sekarang kita bahas pengaruh Keunggulan lokasi Indoenesia terhadap kegiatan Ekonomi. Untuk itu silahkan diperhatikan dan dipahami uraian di bawah.

A. Pengaruh Keunggulan Iklim Terhadap Kegiatan Ekonomi


Indonesia memiliki iklim muson tropis dengan dua musim yang selalu silih berganti per enam bulan, yakni musim penghujan dan musim kemarau. Akibat dari dua musim tersebut berdampak pada ketersediaan air yang cukup dengan curah hujan yang tidak terlalu besar. Di samping itu cahaya matahari melimpah sepanjang tahun karena keberadaan Indonesia yang ada di katulistiwa dan sekitarnya. Di mana kita mengetahui matahari selalu mengorbit di tempat-tempat tersebut sepanjang hari dan sepanjang tahun. Namun demikian suhu di Indonesia selalu normal tidak terlalu ekstrem seperti negara-negara yang beriklim sub tropis. Keadaam alam inilah yang kemudian masyarakat Indonesia dapat melakukan kegiatan ekonominya dengan baik sepanjang waktu.

Dapatkah kalian membayangkan aktivitas ekonomi dapat berjalan baik ketika turun salju lebat? Tentu saja tidak, karena makhluk hidup tidak akan sanggup berlama-lama di tempat terbuka dengan cuaca sedingin itu. Namun berbeda dengan kondisi iklim di Indonesia, petani dapat menanam padi dan bercocok tanam sepanjang tahun sehingga selalu ada ketersediaan beras dan produksi panen lainnya yang dapat diperjual belikan dan dikonsumsi masyarakat sepanjang hari dengan aman. Begitu pula pedagang, dokter, guru, pelajar, pegawai dan berbagai pekerjaan lainnya dapat melakukan pekerjaannya sepanjang tahun.

B. Pengaruh Keunggulan Geostrategis terhadap Kegiatan Ekonomi


Saya pernah membahas sebelumnya tentang keunggulan geostrategi Indonesia ini. Telah kita uraikan di artikel itu bahwa posisi geografis Indonesia berada pada posisi silang lalu lintas perdagangan dunia. Maksudnya dengan posisi tersebut akan menyebabkan perdagangan bangsa-bangsa Asia dan Australia akan selalu melewati wilayah Indonesia. Perdagangan ini sangat penting pengaruhnya untuk mengembangkan dan memajukan perdagangan di Indonesia. Kegiatan ekonomi seperti produksi, distribusi dan konsumsi sangat efektif di Indonesia. Coba lihat kegiatan ekspor dan impor yang semakin marak, investasi yang selalu meningkat setiap tahun, industri dan perdagangan yang semakin maju, tingkat hunian hotel yang meningkat dan lain-lain. Hal itu semua merupakan sebagai sebab posisi negara kita yang letaknya ada di tengah-tengah antar negara dan sangat strategis. Tapi karena posisi ini pulalah yang memudahkan bangsa-bangsa Barat pada awal-awal abad XV masuk dan menjajah bangsa Indonesia.  Di awali dengan kedatangan portugis pada tahun 1511 di Malaka kemudian selanjutnya oleh bangsa-bangsa Barat lainnya.

C. Pengaruh Keunggulan Tanah Terhadap Kegiatan Ekonomi


Rata-rata kondisi tanah di Indonesia memiliki tingkat kesuburan yang tinggi karena sebagian tanahnya adalah tanah vulkanis. Bahkan jenis tanah yang lain katakanlah tanah Latosol yang batuan pembentuknya berasal dari batuan beku, sedimen, dan metamorf masih baik untuk tanaman padi, palawija, dan perkebunan karena persediaan air yang cukup. Ya, keberadaan musim hujan dan kemarau di Indonesia memungkinkan berbagai tumbuhan dan tanaman mudah berkembang di Indonesia. Pertanian, perikanan, dan perkebunan dapat berjalan dengan baik, demikian pula halnya dengan perternakan. Itu semua menyebabkan menggeliatnya kegiatan ekonomi tersebut yang ujung-ujungnya akan menambah kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Belum lagi hasil hutan yang melimpah berupa kayu, damar, rotan dan berbagai jenis hewan yang akan mendatangkan hasil devisa yang sangat besar bagi negara untuk menunjang pembangunan. Azanul Ahyan.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/14/2016

Keunggulah Tanah di Indonesia

Keunggulah Tanah di Indonesia

Keunggulan Tanah di Indonesia. Tahukah kamu begitu banyak jenis tanah di Indonesia yang tersebar di seluruh nusantara tercinta ini? 

Banyaknya berbagai jenis tanah ini merupakan keunggulan tersendiri, karena tanah adalah media tanam yang baik untuk berbagai macam tumbuhan, tempat tegak dan berdirinya bangunan, industri, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, dan lain-lain. 

Untuk itu penting sekali mengetahui jenis-jenis tanah sehingga kamu tahu cara memanfaatkan dan mengolahnya sehingga hasil yang di dapat maksimal..

Tanah di Indonesia subur, salah satunya disebabkan Indonesia berada di daerah vulkanis. Indonesia memiliki banyak gunung api yang letusannya setiap saat dapat menyuburkan tanah. 

Mengapa gunung berapi dapat menyuburkan tanah? 

Letusan gunung berapi menyemburkan abu vulkanis sebagai penyubur kembali tanah yang kurang subur. Tanah di Indonesia yang subur akan mengakibatkan berbagai jenis tanaman dapat tumbuh dengan baik. 

Kondisi tanah yang subur, iklim tropis dengan sinar matahari dan curah hujan yang cukup merupakan keunggulan komparatif tersendiri bagi wilayah negara kita. Dengan kata lain tanah di Indonesia dapat ditanami berbagai jenis tanaman dan memberikan hasil yang besar. 

Tanah di Indonesia yang subur akan mengakibatkan berbagai jenis hewan/fauna dapat hidup dengan baik. 

Dengan kondisi tanah yang  subur, iklim tropis dan curah hujan yang cukup, tanah di Indonesia dapat ditanami berbagai jenis tanaman sebagai penyedia makanan bagi berabagai jenis hewan/fauna. 

Itulah sebabnya Indonesia juga kaya dengan berbagai jenis hewan, baik yang hidup secara alami maupun yang secara sengaja diternakan. (Buku Siswa IPS SMP Kelas 8 Kurikulum 2013).

Baca juga: Profil Tanah Vertikal.

Dengan membaca uraian di atas sekarang terbukalah bagi kita tentang kekayaan negara Indoenesia yang sangat banyaknya. 

Dari segi keunggulan tanah saja, kita bisa melihat kekayaan yang melimpah baik yang terkandung di dalamnya seperti minyak, nikel, bauksit, aspal, berbagai mineral dan barang tambang lainnya, maupun beragam kekayaan yang ada dan tumbuh di atasnya seperti beragamnya flora-fauna, pertanian, perkebunan, perternakan, untuk industri, ketersedian air tawar yang melimpah, dan masih banyak lainnya. 

Alhamdulillah kalau pemerintah dan swasta mampu mengelolanya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Insya Allah.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/13/2016

KEUNGGULAN GEOLOGIS INDONESIA

KEUNGGULAN GEOLOGIS INDONESIA
Segara Anak di Rinjani salah satu keunggulan geologis Indonesia
Keunggulan Geologis Indonesia. Keadaan suatu negara berdasarkan keadaan struktur batu-batuan yang terdapat pada permukaan atau kulit bumi, disebut dengan letak geologis. Struktur batuan yang terdapat di wilyah nusantara ini beragam dan terbagi-bagi yang memengaruhi keadaan kehidupan makhluk hidup yang terdapat di atasnya demikian pula dengan jenis mineral yang ada dalam kandungan bumi kita.

Secara ringkasnya, Letak geologis ini bisa kita lihat dari sudut formasi geologi, keadaan batuan, dan jalur-jalur pegunungan. Di lihat dari formasi geologi, maka negara kita Indonesia yang terdiri dari banyak kepulauan terbagi dalam 3 zona geologi atau pertemuan tiga lempeng litosfer. yaitu:
  1. Bagian utara berbatasan dengan tameng Asia dan perluasannya ke arah selatan tenggelam di bawah permukaan air laut yang dikenal dengan Paparan Sunda (disebut lempeng Asia). Daratan Indonesia yang masuk wilayah ini adalah Pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan.
  2. Bagian barat dan selatan dibatasi oleh “Benua Gondwana” yang terdiri atas India, dasar Samudra Hindia, Australia, dan perluasannya ke arah utara tenggelam di bawah permukaan air, yakni Paparan Sahul (disebut lempeng Indo-Austrlia). Daratan Indonesia yang masuk wilayah ini adalah Pulau Papua dan pulau-pulau di sekitarnya, seperti pulau Kei.
  3. Bagian Timur dibatasi oleh dasar Samudra Pasifik (disebut lempeng dasar Samudra Pasifik yang meluas ke arah barat daya).  
Daerah Paparan Sahul memiliki jenis batuan yang sama dengan yang di Benua Australia. Sehingga kedua tempat ini pun hampir semuanya memiliki jenis Flora dan Fauna yang sama. Daerah Paparan Sunda sendiri memiliki jenis batuan yang identik dengan benua Asia sehingga jenis flora dan fauna-nya pun memiliki kesamaan dengan yang ada di daratan Asia. Daerah peralihan di antara kedua dataran tersebut (Sunda – Sahul) adalah daerah Wallace. Daerah Wallace atau peralihan ini pun memiliki flora dan fauna tersendiri yang khas yang berbeda dengan tempat lainnya. Contoh flora yang khas untuk daerah Wallace ini adalah kayu cendana dan kayu puith. Komodo dan Anoa untuk faunanya. Adapun yang masuk ke daerah peralihan ini adalah Pulau Sulawesi, Kepulauan Nusa Tenggara, dan Maluku.

Untuk lebih lengkapnya tentang ini baca: 

Dilihat dari jalur-jalur pegunungannya, Indonesia terletak pada pertemuan dua rangkaian pegunungan muda, yakni rangkaian Sirkum Pasifik dan rangkaian Sirkum Mediterania.

Pada buku bse IPS kelas 8 yang disusun oleh Sanusi Fatah, dkk. Saya kutip sebagai berikut.

Sirkum Pasifik merupakan rangkaian pegunungan di sekeliling Samudra Pasifik. Berawal dari Pegunungan Andes di Amerika Selatan, Rocky Mountain di Amerika Utara, Alaska, Kepulauan Aleut, Kepulauan Kuril, Kepulauan Jepang, Taiwan, Filipina, Pulau Irian, hingga Selandia Baru.

Adapun Sirkum Mediterania dimulai dari Afrika Utara dan Eropa Selatan, lewat Asia Barat, Pegunungan Himalaya, Thailand Utara, Myanmar, Kepulauan Andaman, dan Indonesia. Di Indonesia, jalur tersebut terpecah menjadi dua, yang dikenal dengan sebutan jalur busur dalam dan jalur busur luar. Jalur busur luar berada di perairan sebelah Barat Sumatra, sebelah Selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan berakhir di Kepulauan Tanimbar. Adapun jalur busur dalam berada di Pulau Sumatra, membentuk rangkaian Bukit Barisan di bagian Barat Sumatra, rangkaian pegunungan Selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Kepulauan Banda.

Letak geologis inilah yang kemudian menjadi sebab banyaknya gunung api di Indonesia. Tercatat ada 128 gunung api di Indonesia, 90 di antaranya masih aktif dan selalu menunjukkan aktivitas vulkanisme. Tercatat juga tidak kurang dari 400 gunung api yang telah mati. Sebuah gunung dianggap telah mati jika sejak tahun 1600 tidak lagi menunjukkan adanya gejala vulkanis”. 

Tersebarnya banyak gunung api di Indonesia menyebabkan Indonesia mempunyai banyak lahan / tanah yang subur. Banyaknya gunung api juga berpengaruh terhadap cuaca, khususnya curah hujan akibat dari proses orografis, banyaknya mata air di lereng-lereng gunung sebagai sumber ketersediaan air tawar, bahkan saking banyaknya menimbulkan aliran sungai. Tetapi harus kita sadari pula, letak geologis di Indonesia juga rawan dengan bencana alam, seperti gunung meletus, tanah lonsor, gempa bumi, dan tsunami.

Sekarang dapatkah kamu memberikan kesimpulan tentang apa saja keunggulah geolologis Indonesia dan juga kerugiannya, setelah kamu membaca artikel di atas?
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/12/2016

KEUNGGULAN GEOSTRATEGIS INDONESIA

Keunggulan geostrategis Indonesia


Keunggulan geostrategis berhubungan dengan letak geografi suatu wilayah. Jika kita  hubungkan dengan Indonesia, maka yang kita maksudkan adalah keunggulan Indonesia yang berhubungan dengan letaknya di antara dua benua yaitu benua Asia dan Australia serta dua samudera yaitu samudra Hindia dan samudra Pasifik.
KEUNGGULAN GEOSTRATEGIS INDONESIA
Indonesia berada pada posisi silang

Coba cermati dengan baik letak Indonesia di peta dunia, apakah yang dapat kamu pikirkan? Tentunya kalian dapat melihat dengan jelas bahwa posisi Indonesia dengan negara lainnya sangat strategis karena Indonesia terletak ditengah-tengah dan berada pada posisi silang. Nah, letak inilah yang merupakan salah satu keunggulan geostrategis Indonesia yang kemudian berimplikasi kepada keuntungan yang lainnya masih terkait dengan letak geografisnya ini. 


Posisi silang ini kemudian yang membuat Indonesia berada pada jalur transportasi perdagangan. Perairan ini sejak dulu dilalui dan disinggahi oleh kapal-kapal dagang dari negara atau kerajaan luar, seperti India, Eropa, Tiongkok, dan Arab. Dampak yang lain adalah beragamnya budaya dan suku bangsa di Indonesia.

Di zaman sekarang letak geografis ini menjadi keunggulan geostrategis yang sangat penting bagi Indonesia. Strategis karena dia menjadi persimpangan lalu lintas perdagangan dunia, baik transportasi darat, laut, dan udara. Sebagian besar perdagangan antar negara akan melalui wilayah Indonesia. Misalnya perdagangan dari Australia ke Asia, atau sebaliknya.

Di atas tadi keuntungan yang bisa kita dilihat dari sisi transportasi dan perdagangan. Keuntungan lain dari letak geografis negara kita ini adalah kondisi cuaca dan iklim yang sangat bagus, memiliki musim penghujan dan panas yng tidak ekstrem (tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas). Ini disebabkan Benua dan Samudra memiliki karekter yang berlainan yang kemudian secara berkala mempengaruhi keadaan iklim dan cuaca. Sangat bagus untuk tumbuh dan berkembangnya berbagai jenis flora dan fauna.

==> Persebaran Flora dan Fauna Indonesia

Karena yang kita fokuskan adalah tentang kunggulan geostrategis Indonesia. Untuk lebih jelasnya mari kita sebutkan beberapa keuntungan dan kerugiannya.

Keunggulan geostrategis di antaranya:


1. Pergantian musim hujan dan panas yang terjadi setiap enam bulan menyebabkan terdukungnya aktivitas pertanian, perkebunan, dan perikanan dengan sangat baik. 

2. Laut dan perairan Indonesia yang sangat luas berakibat pada melimpahnya ikan dan terumbu karang, yang berpotensi besar meningkatkan kesejahteraan para nelayan.

3. Banyak terdapat panorama alam yang sangat indah. Hal ini dapat meningkatkan potensi wisata di Indonesia bila dikelola dengan semakin baik. Ini bisa dilihat dari semakin meningkat jumlah turis dari manca negara yang datang ke Indonesia. Daerah wisata di Lombok misalnya dari lima ratusan ribu wisatawan setiap tahun pada tahun 2008 meningkat menjadi hampir tiga juta wisatawan pada 2015 di bawah pimpinan TGB. DR. KH. Zainul Majdi, MA. Gubernur NTB 2008 – 2017, dua kali periode.

4. Lalu lintas perdagangan baik melalui transportasi darat, laut, dan udara menjadi semakin ramai. Hal ini akan mendatangkan devisa berupa bea yang sangat besar bagi negara Indonesia dan melimpahnya berbagai barang yang masuk di Indonesia sehingga banyak pilihan dan harga menjadi murah dan terjangkau.

Kerugian atau dampat negatif di antaranya:


1. Laut yang sangat luas menyebabkan pencurian ikan dari negara asing banyak di Indonesia. Ini akan mendatangkan kerugian yang sangat besar dan berkurangnya hasil tangkapan nelayan Indonesia, apalagi pencuri ikan asing ini menggunakan kapal besar dan pukat harimau. Pemerintah Indonesia sekarang cukup tegas menindak para maling ikan ini dengan menangkap dan meledakkan kapal-kapal mereka.

2. Wilayah Geografis Indonesia yang sangat luas mengakibatkan keamanan dan kedaulatan Indonesia terancam. Untuk menjaga keamanan ini, Indonesia semakin memperbanyak dan mempermodern persenjataan militernya (alustista), seperti pesawat tempur, kapal perang, rudal, dan sebagainya.

3. Barang-barang ilegal dan haram sangat mudah untuk diselundupkan ke Indonesia kalau batas wilayah Indonesia tidak di awasi dengan maksimal.

4. Budaya asing yang negatif yang tidak sesuai dengan keperibadian bangsa masuk dan diserap oleh masyarakat terutama dari kalangan mudanya. Hal ini juga harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, pendidik, dan orang tua untuk meembentengi pemuda dari nilai-nilai dan norma yang tidak sesuai dengan watak bangsa Indonesia.

*Keunggulan Lokasi Indonesia*

Kesimpulan


Keunggulan Geostrategis Indonesia yang sangat banyak ini berkaitan dengan letak geografisnya yang berada posisi silang di antara negara-negara lainnya dan keadaan musimnya yang sangat di pengaruhi oleh perbedaan karekter iklim antara samudra dan benua yang menjadi sebab terjadinya pergantian musim hujan dan musim panas secara berkala atau setiap 6 bulan sekali.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/11/2016

Pembagian Iklim Menurut F. Junghuhn

Pembagian Iklim Menurut F. Junghuhn
Di dalam ilmu iklimotologi yang membahas tentang perubahan cuaca dan iklim, para ahli dalam bidang tersebut telah mengklasifikasikan (membagi-bagi) iklim dari sudut pandang pengamatan mereka. Iklim Matahari misalnya membagi iklim menurut intensitas dan lama tidaknya bumi menerima sinar matahari. Ada lagi Iklim Fisis yang membaginya berdasarkan keadaan alam, Iklim Koppen, yang membagi iklim berdasarkan suhu udara dan curah hujan bulanan atau tahunan. Dan terakhirnya yang kita bahas ini, yakni Iklim F. Junghuhn.

Baca artikel sebelumnya:  Keunggulan Lokasi Indonesia!

Adapun F. Junghuhn membagi iklim berdasarkan ketinggian tempat dan suhu serta kesesuaiannya dengan jenis tanaman tertent. Iklim Junghuhn ini sangat cocok untuk memetakan iklim di wilayah Indonesia yang mempunyai kondisi dan relief yang beragam.

Menurut F. Junghuhn, iklim tropis di Indonesia dibagi menjadi 4 zona atau daerah:
  1. Zona iklim panas terletak pada ketinggian 0-600 m dpl dengan temperatur udara 220C – 26,30C. Jenis tanaman yang cocok untuk ketinggian ini adalah padi dan tebu, juga tembakau, cokelat serta kelapa.
  2. Zona iklim sedang terletak pada ketinggian antara 600 m – 1.500 m dpl, suhu udaranya 17,10C – 220C. Tanaman yang tumbuh subur di daerah ini adalah tembakau, kopi, dan cokelat. Bisa juga padi dan beberapa jenis sayuran.
  3. Zona iklim sejuk terletak pada ketinggian 1.500 m – 2.500 m dpl dengan temperatur atau suhu udara 11,10C – 17,10C. Jenis tanaman yang sangat baik untuk ketinggian ini adalah kopi, teh, kina, dan sayuran.
  4. Zona dingin terletak pada ketinggian di atas 2.500 m dpl dengan suhu 6,20C – 11,10C. Pada ketinggian dan suhu yang sangat dingin seperti ini tidak akan ada jenis tanaman budi daya yang akan bisa hidup dan tumbuh.
Demikianlah pembagian iklim untuk wilayah Indonesia menurut F. Junghuhn. Semoga postingan yang singkat ini cukup mampu untuk menambah pemahaman kita tentang perbedaan iklim dan suhu untuk daratan di Indonesia, sekaligus untuk jenis tumbuhan yang cocok untuk daerah tersebut.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/09/2016

Belajar Membuat Foto Kartun

Bismillah wa bihamdihi. Pada tutorial photoshop kali ini kita akan belajar merubah foto hasil jepretan kita sehingga tampaknya memiliki efek kartun. Postingan ini kemudian kita namakan saja “Belajar Membuat Foto Kartun”. Bagi sahabat yang tertarik, silahkan saja ikuti langkah-langkahnya sebagai berikut.

Uraian teknik yang akan kita lakukan atau pelajari berkaitan dengan tutorial ini sebagai berikut.
  1. Menyiapkan sebuah foto dari file komputer anda
  2. Melakukan beberapa duplicate Layer dengan mengklik menu Layer di menu utama kerja Photoshop anda.
  3. Menggunakan High Pass
  4. Melakukan beberapa kali penggabungan layer. Cara penggabungan layer dapat dilakukan dengan cara mengklik kanan layer aktif (terblok biasanya warna biru) kemudian menekan Merge Down.
  5. Merubah mode layer dari normal ke mode Vivid Light, lalu ke Hard Light dan Lighter Color
  6. Menggunakan Menu Cutout dan Poster Edges yang terdapat pada menu Filter, dan
  7. Menggunakan fasilitas Match Color di menu Image. 

Ok. Untuk lebih jelasnya mari perhatikan dan langsung praktekkan langkah-langkah di bawah.

 
Langkah 1. Siapkan sebuah foto yang ingin anda jadikan mirip kartun. Kemudian Duplicate background anda caranya klik layer di menu utama lalu pilih duplicate layer dan klik ok. Kemudian lakukan duplikat sekali lagi dengan cara yang sama seperti tadi. Sekarang anda memiliki 3 layer di palet layer.

Belajar Membuat Foto Kartun

 
Langkah 2.  klik filter kemudian pilih Other lalu High Pass kemudian isikan radius 3,0 pixels dan klik OK. Kemudian ubah blending layer aktif (terblok biru) dari normal menjadi vivid light.

Belajar Membuat Foto Kartun

 
Langkah 3. Kemudian satukan layer background copy 2 dengan layer background copy. Caranya klik kanan background copy 2 lalu tekan merge down.
 
Langkah 4. Lakukan duplicate lagi sehingga kembali layer anda menjadi tiga. Kemudian klik Filter pilih artistic lalu klik cutout. Lalu isikan pada Number of Levels 4; Edge Simplicity 4; dan Edge Fidelity 2 kemudian klik OK.

Belajar Membuat Foto Kartun

 
Kemudian ubah blending mode menjadi Hard light. Setelah blending mode diubah, sekarang satukan lagi layernya dengan merge down, seperti langkah 3 di atas.
 
Langkah 5. Selanjutnya ulangi lagi melakukan duplicate layer seperti langkah 4 di atas. Setelah itu klik filter terus artistic, kali ini pilih Poster Edges. Isikan edge thickness 2; edge intensity 1; posterization 2 klik OK. Dan ubah blending mode jadi lighten color.

Belajar Membuat Foto Kartun

 
Langkah 6. Sekarang kembali ke menu utama lagi pilih menu Image kemudian adjustments dan select match color. Kemudian pada kotak yang disediakan match color isikan Luminance 44; Color Intensity 200; dan Fade 100 terus OK. Kemudian setelah itu merge down.
 
Langkah 7. Buat lagi duplicate layer, kemudian Image > Adjustments > match color kemudian isikan Luminance 46; Color Intensity 190; dan Fade 100 terus OK.

Belajar Membuat Foto Kartun

 
Langkah 8. Ini adalah langkah terakhir, lakukan sekali lagi penyatuan layer dengan menggunakan merge down. Hasilnya seperti di bawah (Maaf! Foto tidak sesuai seperti tutorial di atas karena lupa menyimpannya).

Belajar Membuat Foto Kartun


Catatan: Masing-masing nilai/angka di atas sifatnya opsional saja sebagai contoh. Masukkan nilai-nilai pada masing-masing tempat sesuai yang sobat kehendaki. Simpan foto yang telah anda beri efek kartun tadi ke dalam format JPG dan jika sobat ingin mengeditnya kembali kelak simpan dalam format PSD atau Tiff.


Demikianlah tutorial tentang “Belajar Membuat Foto Kartun” yang saya maksud. Bagaimana mudah bukan?
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 11/08/2016