Home » » Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam Non Hayati bagi Kehidupan

Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam Non Hayati bagi Kehidupan

Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam Non Hayati bagi Kehidupan
Tanah dan Air contoh SDA Non Hayati

Tentu Anda masih ingat pengertian dari Sumber Daya Alam non hayati, bukan?

Kalau Anda sudah melupakannya silahkan baca ulang kembali postingan sebelumnya yang terkait dengan apa yang anda baca sekarang ini.

Sumber daya alam non hayati menyangkut semua sumber daya alam yang tidak hidup

Dalam kehidupan sehari-hari kita bisa melihat seorang atau sekelompok orang sedang menambang pasir, ada juga yang lagi memecahkan batu-batu besar.

Pasir dan juga batu-batu tersebut adalah contoh dari sumber daya alam non hayati.

Contoh yang lain dari sumber daya alam non hayati adalah udara, tanah, air, dan semua bahan tambang atau barang galian.

Tahukah kalian, semua sumber daya alam non hayati itu masing-masing mempunyai fungsi dan peran yang sangat besar bagi kehidupan manusia.

Sumber daya alam non hayati ini dibedakan menjadi dua, ada yang dapat diperbaharui, dan ada pula yang tidak dapat diperbaharui.

Sumber daya air dan udara dapat diperbaharui atau dapat memperbaharui dirinya dengan cara melakukan siklus atau daur.

Adapun jenis hasil tambang, seperti minyak bumi, gas, batu bara, bjih besi, bauksit, dan lain sebagainya adalah contoh dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.

Adapula kelompok sumber daya yang selalu tersedia dalam jumlah yang sangat besar, seperti udara, angin, air, sinar matahari, gelombang laut, dan gelombang elektromagnetik.

Sumber daya yang tidak dapat diperbaharui ini semuanya terbentuk akibat proses alam yang membutuhkan waktu berjuta-juta tahun.

Karena sifatnya yang tidak dapat diperbaharui, maka sangat penting diciptakan sumber daya alam buatan sebagai barang penggantinya.

Pemanfaatan sumber daya alam buatan berguna untuk mengurangi eksploitasi sumber daya alam sehingga keseimbangan ekosistem dapat tetap terjaga dengan baik.

Lalu apakah fungsi dan peran sumber daya alam non hayati bagi kehidupan manusia?


Kita akan membagi kegunaan dan peranan sumber daya alam tidak hidup ini berdasarkan jenis atau macamnya, yaitu:

1. Sumber daya alam bahan tambang

Saking banyaknya bahan tambang yang terkandung dalam bumi dan laut Indonesia, maka ini bisa menjadi daya tarik yang sangat besar bagi negara asing dan bagi warga Indonesia sendiri untuk mengeksploitasinya.

Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam Non Hayati bagi Kehidupan
Pompa Minyak. Image from Pixabay.com

Sumber daya alam bahan tambang ini menjadi potensi yang sangat besar bagi bangsa Indonesia yang harus dijaga dan dimanfaatkan dengan seadil-adilnya bagi kesejahteraan rakyat.

Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 menjamin hal ini.

Pasal tersebut menyatakan, "Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya guna kemakmuran rakyat".

Pengelolaan barang tambang banyak dilakukan oleh investor asing di Indonesia, karena tidak hanya membutuhkan modal yang sangat besar, tetapi juga membutuhkan tanaga ahli yang handal dan teknologi tinggi.

Tetapi sebenarnya sih Indonesia sudah memiliki banyak tenaga ahli yang mumpuni dan juga sudah menguasai banyak teknologi tinggi.

Sayangnya penggunaan tenaga ahli kita oleh negara masih kurang dan akhirnya banyak dari mereka yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan raksasa di luar negeri. Banyak alasan-alasannya. Tapi kita tidak sedang membahas ini, mari kita kembali fokus ke pokok permasalahan.

Kegiatan pertambangan harus direncanakan dan dipersiapkan dengan matang, terutama harus memperhatikan faktor kelestarian lingkungan dengan melakukan analisa terhadap pengaruh pertambangan dengan dampaknya terhadap lingkungan.

Ini dimaksud agar kelestarian lingkungan tetap dapat berjalan dengan baik.

Penggolongan bahan-bahan galian


Sekarang mari kita perhatikan penggolongan bahan-bahan galian tersebut !

Menurut Undang-undang No. 11 Tahun 1967 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pertambangan, dibagi menjadi 3 (tiga) golongan, yaitu:

a. Bahan galian golongan A, yaitu bahan golongan galian strategis. Strategis dalam hal ini adalah strategis bagi pertahanan/keamanan negara atau bagi perekonomian negara.

Contoh. Minyak bumi, gas alam, aspal, batu bara, batu bara muda, nikel, kobalt, timah, uranium, radium, thorium, dan semua bahan galian radioaktif lainnya.

b. Bahan galian golongan B, yaitu bahan galian vital, adalah bahan galian yang dapat menjamin hajat hidup orang banyak.

Contoh bahan galian golongan B adalah besi, mangan, khrom, titan, wolfram, bauksit, tembaga, timbal, seng, emas, platina, perak, air raksa, intan, bismut, arsin, antimon, cerium, zirkon, kristasl kwarsa, barit, yodium, brom, khlor, belerang, dan termasuk jenis-jenis bahan galian langka.

c. Bahan galian golongan C, yaitu bahan galian yang tidak termasuk golongan A dan B.

Contoh barang galian C ini, seperti: nitrat-nitrat, pospat-pospat, garam batu (halite), marmer, batu tulis, batu kapur, dolomit, kalsit, granit, obsidian, tanah liat, tawas, batu setengah permata, batu permata, batu apung, pasir kwarsa, pasir selama tidak mengandung unsur golongan A dan B, gips, mika, bentonit, kaolin, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Bahan galian potensial bernilai ekonomi tinggi di Indonesia menurut pemanfaatannya dikelompokkan atas tiga golongan.

a. Bahan galian logam/bijih (ore); merupakan bahan galian yang bila diolah dengan teknologi tertentu akan dapat diambil dan dimanfaatkan logamnya, seperti timah, besi, tembaga, nikel, emas, perak, seng, dan sebagainya.

b. Bahan galian energi merupakan bahan galian yang dimanfaatkan untuk energi, misalnya batu bara dan minyak bumi.

c. Bahan galian Industri merupakan bahan galian yang dimanfaatkan untuk industri, seperti asbes, aspal, bentonit, batu gamping, dolomit, diatomae, gipsun, halit, talk, kaolin, zeolit, tras.

Penggolongan bahan-bahan galian ini didasarkan pada :

• Nilai strategis/ekonomis bahan galian terhadap negara;

• Terdapatnya sesuatu bahan galian dalam alam (genese);

• Penggunaan bahan galian bagi industri;

• Pengaruhnya terhadap kehidupan rakyat banyak;

• Pemberian kesempatan pengembangan pengusaha;

• Penyebaran pembangunan di daerah.

Usaha pertambangan dan bahan galian di Indonesia mempunyai peranan sebagai berikut:

a) Menambah pendapatan negara.

b) Memperluas lapangan kerja.

c) Memajukan bidang transportasi dan komunikasi.

d) Memajukan industri dalam negeri.

e) Sebagai pemasok kebutuhan SDA barang tambang dan galian dalam negeri.

f) Minyak bumi dan gas alam sebagai bahan bakar atau sumber energi.

g) Pasir atau batu sebagai bahan bangunan.

h) Emas, intan, dan perak sebagai perhiasan.

i) Bahan industri dalam negeri.

2. Tanah

Fungsi dan peran sumber daya alam berupa tanah ini, diantaranya adalah:

Sebagai lokasi tempat tinggal dan tempat menjalankan berbagai aktivitas manusia.

Tanah juga dimanfaatkan untuk memenuhi segala kebutuhan hidup manusia, seperti sandang, pangan, dan papan. Dalam hal ini tanah dijadikan sebagai media atau tempat untuk membudidayakan tanaman yang menghasilkan sandang, pangan, dan papan tersebut.

Tanah yang subur memberikan kesuburan pada tanaman yang tumbuh di atasnya.

Jenis tanah di Indonesia sebagian besarnya tanah yang subur karena berasal dari material gunung api yang banyak tersebar di negara kita.

Tingkat kesuburan tanah juga banyak dipengaruhi oleh cara bagaimana manusia memanfaatkannya.

Tanah yang tidak pernah dipupuk dan selalu ditanami sepanjang tahun tanpa diistirahatkan akan mengakibatkan kesuburan tanah berkurang.

Karena itu jangan sembarangan dalam memanfaatkan tanah seperti contoh di atas !

Tanah juga memiliki fungsi ekologis. Maksudnya tempat menyimpan cadangan air.

Bila fungsi ekologis ini rusak akibatnya akan terjadi bencana kekeringan dan bencana banjir. Karena itu, kita harus senantiasa menjaga tanah agar terhindar dari semua bencana itu.

3. Air

Sebagai salah satu elemen yang sangat penting di alam ini, sumber daya alam air memiliki fungi dan perang yang sangat  besar untu menopang kehidupan di bumi, bukan saja hanya bagi manusia tetapi juga untuk seluruh kehidupan.


Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam Non Hayati bagi Kehidupan
Water Fall. Img : Pixabay.com

Air tanah dan air permukaan yang ada di bumi berfungsi dan berperan penting sekali untuk memebuhi kebutuhan air minum, mandi, mencuci, memasak, dan sebagainnya, termasuk untuk mengairi sawah pertanian.


Fungsi dan peran air berikutnya adalah mengatur suhu tubuh manusia dan sebagai sumber ion yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Tanpa air manusia tidak akan mampu bertahan dalam waktu yang lama.


Selain yang telah kita sebutkan tadi fungsi dan peran air yang lain, adalah sebagai berikut:


- Air merupakan habitat dan tempat tinggal dari berbagai macam makhluk hidup, seperti berbagai jenis ikan, plangton, kerang, terumbu karang, ganggang, rumput laut, siput, bekicot, dan berbagai makhluk hidup di air lainnya.


Berbagai jenis ikan baik yang hidup di air laut, air tawar dan payau atau tambak dimanfaatkan oleh manusia sebagai sumber gizi dan protein yang sangat lezat.


Begitu pula halnya dengan berbagai jenis mahluk hidup di air lainnya.


Contoh ganggang dan rumput laut selain dimanfaatkan untuk bahan pangan yang kaya gizi, juga dimanfaatkan dalam industri kosmetik.


Kerang dengan  beragam mutiara yang dihasilkannya dimanfaatkan dan diolah menjadi perhiasan yang menarik dan mahal.


- Air digunakan untuk irigasi, yaitu mengairi areal pertanian dan perkebunan. Untuk memaksimalkan pemanfaatan air dalam mengaliri pertanian dan perkebunan ini manusia membuat bendungan atau waduk yang mampu menampung air dalam jumlah volume yang besar sekali.

- Air juga difungsikan oleh manusia sebagai sarana transportasi air. Di beberapa tempat di Indonesia, seperti Kalimantan, masyarakat terutama yang tinggal di pedalaman, masih sangat tergantung sekali dengan perahu, yakni sarana transportasi air ini.


Sedangkan sarana transporta lain seperti kapal-kapal besar, baik yang beroperasi di Selat maupun yang beroperasi di lautan luas digunakan untuk penyebarangan antar pulau, negara, dan juga untuk kegiatan perdagangan dalam skala besar.


- Air dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik. Pada zaman modern sekarang ini, listrik merupakan kebutuhan pokok bagi manusia di mana saja dia berada. 


Salah satu yang digunakan untuk pembangkit listrik itu adalah air. Air dibendung dan dialirkan untuk menggerakkan turbin yang kemudian berproses sampai menghantarkan listrik. Contoh PLTA Serpong, di Paiton Jawa Timur.


- Air juga dijadikan juga sebagai tempat atau sarana pariwisata. Contoh untuk ini dibikin tempat bermain dan berolah-raga seperti water park – water park yang sekarang ini banyak bermunculuan diberbagai tempat, kolam-kolam pemancingan, dan wisata rekreasi laut, danau, dan waduk.


4. Udara


Setiap makhluk hidup, baik manusia, hewan, dan tumbuhan pasti membutuhkan udara.


Lapisan udara yang menyelimuti bumi kita ini disebut dengan atmosfer.


Unsur atmosfer/udara terdir dari nitrogen sebanyak 78%, oksigen 21% dan 1% berupa uap air, karbon dioksida, dan gas-gas lain.


Atmosfer bumi kita ini dibagi menjadi lima lapisan, mulai dari yang paling bawah, yaitu lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan yang paling atas adalah lapisan eksosfer.


Di antara kelima lapisan itu, hanya pada lapisan troposfer-lah tempat tinggal dan berkembang biaknya segala makhluk hidup.



Baca: Lapisan-Lapisan Atmosfer

Karena hanya komposisi udara pada lapisan troposfer yang bisa memberikan dan jaminan kehidupan bagi makhluk hidup di bumi.


Unsur yang sangat vital pada lapisan troposfer ini adalah: oksigen dan nitrogen.


Oksigen adalah udara yang sehari-hari kita hirup dan dibutuhkan oleh tubuh manusia dari berbagai jenis udara yang terdapat di atmosfer.


Nitrogen juga bermanfaat bagi kehidupan manusia dan tumbuhan. Nitrogen yang paling banyak di udara kita penting untuk mempercepat pertumbuhan tanaman, meningkatkan produksi bibit dan buah, serta memperbaiki kualitas daun dan akar.


Jelas manfaat nitrogen bagi manusia dari manfaat yang didapat dari tumbuhan yang kita tanam.


Udara juga disebut angin. Angin ini bermanfaat untuk sebagai pendorong perahu-perahu para nelayan, dan juga bermanfaat untuk menerbangkan layang-layang bagi kalian yang suka bermain layang-layang.


Meningkatanya kemajuan pengetahuan dan teknologi, manusia telah berhasil memanfaatkan angin sebagai sumber energi, dengan cara mengubah energi gerak angin menjadi energi listrik, disebut Pembangkit Listrik Tenaga Angin.



Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam Non Hayati bagi Kehidupan
Contoh Pembangkit Listrik Tenaga Angin - Gambar dari Buku Siswa IPS kelas 8 Smt 2

Fungsi dan peran udara yang lain adalah sebagai sarana rekreasi dan olahraga, seperti terjun payung, gantole, dan terbang layang.

5. Panas Bumi


Panas bumi merupakan sumber energi yang berasal dari perut bumi dan banyak terdapat didaerah-daerah sekitar gunung api, seperti di Indonesia, Selandia Baru, dan Islandia.


Berbeda dengan sumber energi yang lain, seperti minyak bumi, gas, dan batu bara. Panas bumi merupakan sumber daya alam non hayati yang dapat diperbaharui dan juga ramah lingkungan.


Panas bumi dapat diperbaharui dalam arti dia melakukan siklur sebagaimana air dan udara. Sumber panas bumi terbentuk di kerak bumi, magma yang berada di atasnya selalu bergerak dari satu titik ke titik lainnya dan kembali ke tempat awal. Pergerakan ini sering juga diikuti lempeng tektonik bumi.


Sumber panas bumi yang lain adalah berasal dari sinar matahari yang diserap oleh permukaan bumi, panas yang dilepaskan oleh logam-logam berat karena tenggelam dalam pusat bumi, peluruhan elemen radioaktif di bawah permukaan bumi, dan efek elektromagnetik yang dipengaruhi oleh medan listrik.


Adapun fungsi dan peran sumber daya alam non hayati panas bumi adalah sebagai pembangkit listrik tenaga panas bumi yang ramah lingkungan.


Cara pemanfaatan panas bumi dilakukan dengan penggalian dan pembangkit listrik tenaga panas bumi hanya bisa dibangun disekitar lempeng tektonik atau pusat sumber panas bumi.



Kesimpulan



Sumber daya alam non hayati di samping berfungsi dan berperan sebagai penompang aktivitas makhluk hidup sehari-hari, juga dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi dan Industri. 


Semakin meningkatnya teknologi ke depannya akan memungkinkan pemanfaatan sumber daya alam ini semakin luas dan beragam. 


Karena hanya kemajuan pengetahuan dan teknologilah yang mampu mengelola sumber daya tidak hidup ini semakin maksimal dan bermanfaat bagi kehidupan manusia, tapi kuncinya tetap harus memperhatikan kelestarian lingkungan.



Demikianlah akhir pembahasan kita tentang Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam Non Hayati. Semoga bermanfaat.

Untuk materi sumber daya alam hayati silahkan anda klik link di bawah ini:


Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam bagi Kehidupan

Sumber:


Buku IPS Pegangan Siswa SMP Kelas VIII Semeste 2, Kurikulum 2013, Kemendikbud.

Buku IPS untuk SMP/MTs kelas VII, Iwan Setiawan, dkk. Pusat Perbukuan, Depdiknas. 2008.
Buku IPS untuk SMP/MTs kelas VII, Abdul Khamid, dkk. Teguh karya. 2006.
Wikipedia Indonesia.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 1/04/2017

0 komentar:

Post a Comment