Home » » Fungsi dan Peran Kelembagaan Sosial

Fungsi dan Peran Kelembagaan Sosial

Fungsi dan Peran Kelembagaan Sosial
MTs. Mu'allimat NW Pancor adalah contoh dari lembaga pendidikan

Fungsi dan Peran Kelembagaan Sosial


Pada materi pembahasan kali ini, kita akan melihat fungsi dan peran kelembagaan sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang terdapat di tengah-tengah masyarakat kita sendiri.

Fungsi dan peran ini berbeda-beda sesuai dengan maksud dan tujuan didirikanya lembaga sosial itu sendiri. Ini artinya setiap lembaga sosial mempunyai aturan-aturan, alat dan tanggungjawab sendiri-sendiri untuk mencapai tujuannya.

Inti dari tujuan yang dimaksud adalah ditujukan untuk mewujudkan hidup yang tertib dan aman.

Fungsi secara umum dari kelembagaan sosial ini, dapat kita kemukakan seperti berikut:

1. Sebagai pedoman bertingkah laku dan bersikap di dalam masyarakat.
2. Alat untuk keutuhan dan kesatuan masyarakat.
3. Sebagai pengawas dan pengendali tingkah laku setiap anggota (manusia) dalam bermasyarakat.

Lembaga sosial sering disebut pula pranata sosial. Lembaga sosial terbentuk karena proses-proses sosial yang berlangsung lama di dalam interaksi kemasyarakatan sehingga melembaga menjadi sebuah pranata sosial.

Pengertian Lembaga Sosial


Di blog ini beberapa kali kita membahas mengenai masalah ini dengan beberapa pengertian tentang lembaga sosial ini. Untuk itu silahkan Anda telusuri dengan keyword lembaga/pranata sosial pada kotak pencarian di blog ini.

Tapi tidak mengapalah juga kita sertakan pula pengertian dari lembaga sosial itu pada postingan kali ini.

Apakah itu lembaga sosial?

Lembaga sosial adalah suatu sistem norma yang bertujuan untuk mengatur tindakan-tindakan maupun kegiatan masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok dan bermasyarakat bagi manusia.

Kelembagaan sosial mengatur semua anggota masyarakat dalam segala aspek kehidupannya mulai dalam lingkungan terkecil (keluarga) sampai kepada kehidupan politik.

Karena di dalam lembaga atau pranata sosial itu terdapat berbagai kumpulan norma atau sistem norma yang harus ditaati oleh setiap orang dalam hubungan yang dilakukannya dengan orang lain atau sekelompok orang.

Macam-macam lembaga sosial


Macam lembaga sosial yang telah kita kenal meliputi lembaga keluarga; lembaga agama; lembaga ekonomi; lembaga pendidikan; dan lembaga politik.

Berikut pengertian dari semua lembaga itu masing-masing.

Lembaga keluarga, yaitu lembaga sosial yang terbentuk dengan tujuan mengatur peran dan status sosial masing-masing anggota keluarga.

Pranata ini terbentuk melalui pernikahan akibat proses yang berlangsung antara kedua orang (suami dan istri) dalam sekian lama kemudian bersepakat membentuk sebuah rumah tangga atau keluarga.

Lembaga keluarga sangat penting sekali perannya dalam membina dan mendidik anggotanya dengan norma-norma dan susila yang baik. Keluargalah bagian terkecil dari masyarakat. Bila setiap anggota keluarga baik maka baik pulalah masyarakat dan negara.

Lembaga agama, yaitu lembaga sosial yang bertujuan mengatur kebutuhan hidup berkaitan dengan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.

Norma dan segala aturan dan kaidah agama harus menjadi pedoman dan pegangan bagi para pemeluknya sehingga terjadi keselarasan yang indah, bukan saja keselarasan antara hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi keselarasan itu juga menyangkut hubungan sesama manusia dan alam lingkungannya.

Tanpa agama jadi pedoman maka kacau dan hancurlah sistem keteraturan masyarakat, binasalah alam dan hancurlah kehidupan. Sebab tidak ada lagi yang ditakuti manusia.

Jadi pranata agama ini sangat penting untuk keteraturan dan kelangsungan hidup manusia. Apa lagi kita hidup dalam negara yang terdiri dari berbagai macam agama. Tanpa memahami agama dengan benar, maka toleransi antar umat mustahil terjalin.

Lembaga ekonomi adalah lembaga sosial yang bertujuan mengatur kegiatan atau cara-cara berproduksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa yang diperlukan bagi kelangsungan hidup bermasyarakat sehingga masyarakat memperoleh bagian yang semestinya.

Setiap manusia pasti memiliki kebutuhan ekonomi yang berbeda-beda. Dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi manusia saling membutuhkan dan melengkapi. Kekacaun timbul apabila tidak ada seperangkat sistem yang mengatur kegiatan ekonomi ini.

Pranata ekonomi dibutuhkan untuk mengatur dan membatasi perilaku ekonomi masyarakat agar dapat tercapai keteraturan dan keadilan dalam perekonomian masyarakat.

Jangan sampai sekelompok pedagang menekan pembeli dengan menaikkan harga seenaknya. Di sini harus ada kontrol mengenai harga dari pemerintah. Inilah salah satu contoh dari perang dan fungsi lembaga ekonomi tersebut.

Lembaga pendidikan artinya lembaga sosial yang bertujuan mengatur kebutuhan berkaitan dengan proses mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.

Sekolah adalah salah satu contoh dari lembaga pendidikan ini yang sifatnya formal.
Di samping melalui sekolah formal, pendidikan juga bisa didapatkan dari lembaga-lembaga pendidikan non formal dan melalui pengalaman (pendidikan informal).

Lembaga pendidikan sangat penting dalam meningkatkan pola pikir, keperibadian dan mengembangkan kemampuan diri. Karenanya memperoleh pendidikan adalah hak asasi setiap manusia yang tidak boleh dibelenggu oleh siapa pun juga.

Bahkan wajib bagi setiap diri kita untuk menghilangkan kebodohan dan keterbelakangan melalu jalur pendidikan ini.

Lembaga politik, yaitu lembaga sosial yang bertujuan mengatur kehidupan berkaitan dengan ketatanegaraan atau kenegaraan.

Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama berperan aktif dalam dunia politik dan setiap warga negara juga memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan jenjang kewenangan masing-masing.

Supaya kegitan berpolitik masyarakat ini teratur dan terarah niscaya dibutuhkanlah yang namanya lembaga politik ini, agar ada yang ada yang mengatur semua aktivitas politik tersebut.

Contoh pranata politik yang ada di Indonesia, di antaranya adalah Pancasila, UUD 1945 dan ketetapan-ketetapan yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Jangan lupa baca juga Pengertian Pranata Menurut Ahli

Kesimpulan


Setiap lembaga sosial memiliki fungsi dan peran masing-masing dalam kehidupan sosial.
Fungsi dari lembaga sosial berkaitan dengan kegunaan dari setiap lembaga sosial tersebut.


Sementara perannya membahas tentang bagaimana tindakan yang diperankan oleh lembaga-lembaga tersebut dalam mewujudkan fungsinya di setiap aspek kehidupan yang terdapat di tengah-tengah masyarakat.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 3/24/2017

0 komentar:

Post a Comment