Home » » PENGERTIAN DAN 4 SIFAT PEMBANGUNAN EKONOMI

PENGERTIAN DAN 4 SIFAT PEMBANGUNAN EKONOMI

PENGERTIAN DAN 4 SIFAT PEMBANGUNAN EKONOMI

Pembangunan ekonomi merupakan istilah yang sering kita dengar atau baca ketika membaca berbicara atau membaca buku-buku dan jurnal-jurnal ekonomi. 

Pembangunan ekonomi ini sendiri dimaksud untuk menuju sasaran ke arah yang lebih baik bagi kesejahteraan seluruh masyarakat, karena itu pembangunan ekonomi tidak cukup dengan hanya melihat pada tingginya tingkat pertumbuhan ekonomi saja.

Kenapa demikian?

Untuk menjawab pertanyaan ini, mari perhatikan contoh di bawah ini.

Pada tahun 2014 pendapatan nasional per kapita sebesar 41,81 juta rupiah dan pada tahun 2015 meningkat sebesar 45,18 juta rupiah pertahunnya. Dari angka pendapatan per kapita tahun 2014 sampai 2015 terjadi kenaikan sebesar 4,79 persen. Ini berarti pertumbuhan ekonomi Indonesia naik sebesar 4,79 persen.

Petumbuhan ekonomi di lihat dari kenaikan output atau kenaikan pendapatan nasional per kapita. Jadi belum menandakan terjadinya pembangunan ekonomi, walaupun dengan adanya pertumbuhan ekonomi mungkin saja menyebabkan adanya pembangunan ekonomi.

Sementara sasaran pembangunan ekonomi meliputi banyak aspek, tidak hanya dari segi peningkatan pendapatan per kapita saja, namun juga meliputi aspek yang lainnya, seperti perubahan pola pikir, pengetahuan, teknologi, sosial, dan kelembagaan.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi tidak serta merta di iringi dengan adanya pembangunan ekonomi.

Pengertian Pembangunan Ekonomi dan Pertumbuhan Ekonomi


Untuk lebih jelasnya, mari perhatikan pengertian dari kedua istilah ekonomi tersebut.

Pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan kapasitas produksi (output) suatu perekonomian yang tercermin pada kenaikan pendapatan nasional / GNP Riil.

Sementara itu pendapatan perkapita didapat dari Jumlah total GNP dibagi dengan jumlah keseluruhan penduduk.

Lalu apakah yang dimaksudkan dengan GNP?

GNP (Gross National Product) adalah semua penjumlahan dari semua barang dan jasa-jasa akhir atau semua nilai tambah dari warga negara suatu negara tertentu dalam jangka waktu tertentu.

Dengan kata lain GNP atau Pendapatan Nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh lapisan masyarakat di suatu negara atas penggunaan faktor-faktor produksi yang dihitung dalam jangka waktu tertentu, biasanya selama satu tahun kalender.

Jadi pada perhitungan GNP itu tidak termasuk atau tidak ikut dihitung pendapatan orang-orang atau perusahaan asing.

GNP sama halnya dengan GDP (Gross Domestik Produk) tetapi dibedakan pada batas wilayahnya. Artinya kalau GDP pendapatan orang-orang atau perusahaan asing juga ikut termasuk dalam hitungan.

Pembangunan Ekonomi adalah suatu proses yang menyebabkan pendapatan perkapita penduduk suatu masyarakat meningkat dalam jangka panjang, disertai dengan perubahan ciri-ciri penting suatu masyarakat, yaitu perubahan dalam teknologi, pola pikir masyarakat maupun kelembagaan.

Jadi pada pembangunan ekonomi tersebut terus menerus saling terkait dan berpadu dengan faktor lainnya seperti teknologi, pola pikir dan lainnya melakukan proses dengan tujuan meningkatkan pendapatan perkapita penduduk dalam jangka panjang.

4 Sifat Pembangunan Ekonomi


Silahkan baca kembali pengertian pembangunan ekonomi tersebut, maka dari pengertian ini terdapat empat sifat penting dalam pembangunan ekonomi, yaitu:

1. Pembangunan ekonomi merupakan suatu proses

Maksudnya pembangunan ekonomi itu berlangsung secara terus menerus bukan merupakan kegiatan yang sifatnya mendadak atau sementara.

Pembangunan ekonomi dilakukan melalui perencanaan dan tahapan-tahapan yang matang dan terperinci, setiap tahapan akan menargetkan sasaran pembangunan yang telah ditetapkan. Contoh pada masa orde baru ada namanya REPELITA (Rencana Pembangunan Lima Tahun).

2. Upaya dalam meningkatkan pendapatan per kapita.

Meningkatnya income per kapita berarti secara umum meningkat pula kesejahteraan masyarakat. Sementara itu pembangunan ekonomi akan terjadi apabila terdapat kenaikan pendapatan perkapita penduduk.

Pendapatan per kapita digunakan untuk mengukur tingkat kesejahteraan suatu negara.

3. Peningkatan pendapatan per kapita berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

Kenaikan income diharapkan dapat terjadi dalam jangka waktu yang lama, sehingga kesejahteraan masyarakat terus meningkat dan sudah sangat siap ketika terjadi penurunan pendapatan.

Sebab oleh beberapa faktor, seperti perubahan nilai tukar mata uang (Kurs) pendapatan perkapita bisa mengalami penurunan. Dan jika terjadi penurunan tingkat pendapatan per kapita maka penurunannya ini tidak terlalu besar.

4. Kenaikan pendapatan per kapita diikuti dengan terjadinya perubahan teknologi dan atau kelembagaan.

Hal ini berarti pembangunan ekonomi ekonomi tidak cukup diukur dari pendapatan per kapita saja, tetapi kenaikan itu haruslah dibarengi dengan terjadinya perubahan teknologi. Teknologi memiliki peran yang sangat penting untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Seperti kata Adam Smith, “Pembangunan ekonomi merupakan kombinisi atau perpaduan dari pendapatan per-kapita dan kemajuan teknologi.

Kesimpulan



Pembangunan ekonomi merupakan proses yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup seluruh masyarakat dalam jangka panjang secara adil dan merata, yang diikuti dengan usaha peningkatan teknolgi, peningkatan pola pikir dan sistem kelembagaan. 

Adapun pertumbuhan ekonomi adalah salah satu bagian dari pembangunan ekonomi.
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 1/12/2017

0 komentar:

Post a Comment