PENGERTIAN PERUSAHAAN

Pengertian perusahaan – Perusahaan dapat didefinisikan sebagai suatu organisasi produksi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan  cara yang menguntungkan.

Dari pengertian perusahaan di atas, terdapat lima unsur penting, yaitu organisasi, produksi, sumber ekonomi, kebutuhan, cara yang menguntungkan.

Sekarang kita bahas masing-masing lima unsur tersebut.

Organisasi


Asal dari kata organisasi adalah organ yang berarti alat. Adanya satu alat produksi saja belum menimbulkan organisasi. Setelah diatur dan dikombinasikan dengan sumber-sumber ekonomi lainnya, seperti manusia, bahan-bahan dan sebagainya, timbullah keharusan untuk mengadakan kerjasama secara efisien, efektif dan dapat hidup sebagaimana mestinya. Kondisi seperti inilah yang dapat membentuk suatu organisasi.

Organisasi sebagai suatu bentuk dan hubungan yang mempunyai sifat dinamis, dalam arti dapat meyesuaikan diri kepada perubahan, pada hakekatnya merupakan suatu bentuk yang dengan sadar diciptakan manusia untuk mencapai tujuan yang dikalkulasikan.

Tujuan yang dikalkulasikan menunjukkan bahwa hakekat organisasi itu bukanlah sebuah kumpulan dari sumber-sumber ekonomi semata-mata, tetapi juga menciptakan suasana kerja yang baik atau usaha mengadakan pembandingan sumber-sumber dan hasil yang terbaik.

Produksi


Produksi yaitu semua usaha yang ditunjukkan untuk menciptakan atau menaikkan faedah (utility).
Usaha-usaha produksi ini dapat dibedakan sebagai berikut.

1. Produksi langsung. Hal ini berarti usaha-usaha untuk menghasilkan atau mendapatkan barang secara langsung, meliputi:
  • Produksi Primer (Ekstraktif), yaitu usaha-usaha untuk mendapatkan bahan-bahan atau material langsung dari alam, seperti : pertanian, perikanan, kehutanan, dan pertambangan.
  • Produksi Sekunder, yaitu usaha-usaha menggunakan bahan-bahan atau material untuk meningkatkan faedah atau mengolahnya menjadi barang lain, misalnya pembuatan kapal, gedung, dan sebagainya.
2. Kegiatan yang membantu produksi langsung

Kegiatan ini disebut dengan produksi tersier. Seperti perdagangan termasuk juga ekspor dan impor, distribusi, perbankan, peransurasian, penelitian pasar dan periklanan.

3. Produksi tidak langsung

Produksi tidak langsung ini tidak menaikkan nilai penggunaan atau pun tidak langsung dari alam, tetapi memberikan jasa-jasa yang berguna bagi perusahaan. Contoh kegiatan yang dilakukan oleh para akuntan, ilmiawan, polisi, dan sebagainya.

Sumber Ekonomi


Dalam unsur yang ketiga ini terkandung pengertian adanya kegiatan atau aktivitas untuk menjalankan fungsi-fungsi (menggunakan dan mengkoordinir) dan sumber-sumber ekonomi. Fungsi-fungsi yang dilakukan oleh perusahaan antara lain : pembelanjaan, pemasaran, kepegawaian (personalia) dan sebagainya. Berbagai fungsi yang ada hanya dapat dilakukan apabila sumber-sumber ekonomi telah tersedia.

Pada pokoknya terdapat 4 macam sumber ekonomi yang digunakan oleh perusahaan. Keempat macam sumber ekonomi ini dikenal dengan singkatan 4 M yaitu:
  1. Men (manusia), meliputi tenaga kerja dan juga konsumen.
  2. Money (uang), biasa disebut dengan modal
  3. Material, meliputi tanah dan sumber-sumber alam
  4. Method (metode), meliputi ide-ide dan inisiatif yang bersifat produktif.

Kebutuhan


Kebutuhan yang dimaksudkan di sini adalah kebutuhan akan barang dan jasa. Sebuah perusahaan tidak akan dapat memenuhi semua kebutuhan manusia, melainkan hanya sebagian saja, sedangkan sebagian yang lainnya dipenuhi oleh perusahaan yang lain pula.

Cara yang menguntungkan


Bagaimana supaya perusahaan dapat mencapai tujuannya dengan cara-cara yang menguntungkan. Pada prinsipnya cara menguntungkan yang ditempuh perusahaan seperti harus memperhatikan prinsip-prinsip efisiensi. Sedangkan yang merugikan seperti pemborosan harus dihindari. Mengenai pembahasan ini, nanti akan saya jadikan artikel tersendiri. Insya Allah. (Sumber: Pengantar Ekonomi Perusahaan Modern. Oleh Basu Swasta dan Ibnu Sukotjo)

Jangan lupa baca juga: Perusahaan Sebagai Pelaku Ekonomi.


Comments