Home » » SEJARAH PERANG DUNIA PERTAMA

SEJARAH PERANG DUNIA PERTAMA


SEJARAH PERANG DUNIA PERTAMA

Sejarah Perang Dunia Pertama

Perang dunia pertama terjadi pada tanggal 28 Juli 1914 dan berakhir pada tanggal 11 November 1918. Perang ini telah berlangsung selama 4 tahun dan menewaskan lebih dari 4 juta jiwa. Perang ini terjadi di seluruh daratan eropa dan balkan serta berimbas kepada negara jajahan masing-masing di kawasan Asia dan Afrika, termasuk juga sangat berdampak pada pergerakan di Nusantara (Indonesia), pengaruh ini dapat dilihat dengan dibentuknya Comite Indie Weerbaar atau Komite Pertahanan Hindia pada bulan Juli tahun1916 oleh Gubernur Jenderal van Limburg Stirum, yang melibatkan seluruh unsur di Indonesia termasuk organisasi pergerakan nasional, seperti Budi Utomo dan Central Sarekat Islam. Komite ini bertujuan untuk membentuk milisi pribumi sebagai antisipasi serangan luar terhadap Indonesia.

Kembali kepada Perang Dunia I. Perang dunia pertama yang telah membunuh jutaan jiwa baik dari kalangan militer maupun rakyat itu merupakan perang antara aliansi-aliansi atau blok-blok persekutuan pada waktu itu, yakni blok sentral dan blok sekutu. System of Alliances yaitu politik mencari kawan untuk membentuk persekutuan dipelopori oleh Jerman dan Prancis. Masing-masing negara tersebut mempengaruhi negara lain untuk menjadi kawan persekutuannya sehingga di kawasan Eropa terbentuk dua blok, yakni Triple Alliante dibentuk tahun 1882 terdiri atas negara-negara Jerman, Austria, dan Italia. Untuk mengimbangi Triple Alliante tersebut, pada tahun 1907 dibentuk Triple Entente yang anggotanya terdiri dari Prancis, Rusia, dan Inggris. Dalam perkembangan berikutnya negara Turki masuk bergabung dengan Triple Alliantie, karena negara Turki ini merupakan musuh besar dari negara Rusia. Juga ikut bergabung Bulgaria setelah kecewa dengan Rusia. Sedangkan Italia memisahkan diri setelah meletus perang dan bergabung dengan Triple Entente (Blok Sekutu) pada tahun 1915, bersama-sama dengan Prancis, Rusia, Inggris, Amerika Serikat, Serbia, Belgia, Rumania, Yunani, Portugal, dan Jepang.

Dapat dibayangkan betapa hebat dan mengerikan perang yang terjadi dengan melibatkan banyak negara tersebut. Suara bising senjata dan meriam, rumah-rumah dan gedung hancur luluh lantak, segala inprastruktur hancur, jeritan-jeritan kesakitan dan tangisan terdengar disegala penjuru, bau anyir darah dan tubuh bergelimpangan mati dimana-mana dengan kondisi tubuh yang sebagian besar tidak utuh lagi. Sungguh dahsyat dan mengerikan sekali ini terjadi hanya karena keangkuhan dan keserakahan manusia.

Adapun sebab-sebab terjadinya perang dunia pertama ini dibedakan menjadi dua sebab yakni sebab-sebab umum dan sebab khusus. Sebab-sebab umum meliputi ketegangan-ketegangan yang memuncak diantara kedua aliansi tersebut di Eropa. Ketegangan-ketegangan yang memanas ini menyebabkan timbulnya persaingan dalam industri senjata. Mereka berlomba dalam membuat persenjataan untuk digunakan saling gempur. Jadi kondisi ini bagaikan api dalam sekam yang sewaktu-waktu bisa meletuskan perang. 

Adapun sebab khusus atau yang dikenal dengan Casus Belli perang dunia pertama adalah terbunuhnya Putra Mahkota Austria Frans Ferdinand bersama istrinya pada tanggal 28 Juni 1914 di Sarajevo. Frans Ferdinand bersama istrinya tewas ditembak oleh Princip (tentara Serbia), pada saat putra mahkota melakukan inpeksi latihan perang. Penembakan ini terjadi karena Serbia menganggap latihan perang itu merupakan provokasi Autria, padahal pada waktu itu Serbia sedang menuntut Bosnia Herzegovina kembali menjadi wilayahnya. Austria lalu mengirimkan ultimatum yang tidak ditanggapi oleh Serbia. Maka pada tanggal 28 Juli 1914 Austria mengumumkan perang kepada Serbia dan menyerbunya. Dan pecahlah perang Dunia Pertama. Rusia memobilisasi tentaranya dan menyatakan membantu Serbia. Tanggal 1 Agustus 1914 Jerman mengumumkan perang kepada Rusia, tanggal 3 Agustus 1914 Prancis mengumumkan perang kepada Jerman, dan pada tanggal 4 Agustus 1914 Inggris mengumumkan perang kepada Jerman. Perang dahsyat pun melanda daratan Eropa.

Sekilas Pertempuran pada Perang Dunia Pertama

Perang Dunia ini dibagi ke dalam beberapa front atau daerah pertempuran. Di front barat, tentara Jerman di bawah Ludendorff dengan cepat memasuki Belgia dan menyerbu wilayah Prancis hingga dekat Paris. Akibat penyerbuan (invasi) ini pemerintah Prancis harus mengungsi ke Bordeaux. Tentara Jerman datang bagaikan air bah menyapu wilayah Prancis , tetapai mampu ditahan oleh pasukan Prancis Jenderal Joffre di tepi sungai Marne. Perang tersebut dikenal dengan perang parit (Loopgraven oorlog), karena Prancis membuat parit yang besar untuk pertahanan. Episode perang yang nggak kalah terkenalnya ialah Pertempuran Verdun, saat Jerman mengadakan serangan besar-besaran tetapi dapat dipukul mundur oleh Maarschalk Foch dari Prancis.

Di front Timur, tentara Rusia yang semula bisa menerobos masuk wilayah pertahanan Jerman, akhirnya dihancurkan oleh Jenderal Hindenburg dan Mackensen dalam pertempuran di Tannenburg dekat Danau Masuri. Di front Italia, Italia yang berhianat dari blok sentral dihancurkan oleh gabungan tentara Jerman dan Austria di Inzonso. Di front Balkan, tentara Jerman dipimpin Jenderal Mackensen menaklukan Serbia, Montenegro, dan Rumania. Sementara itu, usaha Inggris untuk melakukan pendaratan di Gallipoli dihancurkan oleh pasukan Turki di bawah pimpinan Mustafa Kemal Pasha. Inggris kemudian mundur ke Yunani dan menghantam Bulgaria hingga menyerah tahun 1918. Praktis selama perang berlangsung blok sentral menguasai keadaan hingga pertengahan tahun 1917.

Keterlibatan tentara Amerika Serikat secara langsung pada Perang Dunia Pertama yaitu: Setelah Angkatan Laut Inggris melakukan blokade terhadap Jerman, sehingga keluar masuknya barang menjadi terganggu. Untuk menerobos blokade Inggris itu, Jerman mengumumkan berlakunya “Perang Kapal Selam tak terbatas”, semua kapal yang berhubungan dengan kepentingan musuh ditenggelamkan oleh Jerman. Tanggal 7 Mei 1915 kapal selam Amerika “Lusitania” ditenggelamkan oleh torpedo Jerman dan pada tahun 1916 kapal Amerika yang lain “Sussex” juga ditenggelamkan. Akhirnya, pada tanggal 6 April 1917 Amerika mengumumkan perang kepada Jerman dan membantu Sekutu sepenuhnya. Bantuan keuangan Amerika inilah yang turut menyebabkan kekalahan Jerman. Pada tahun 1917 itu Blok Sentral mulai mengalami masa kritis sebagai akibat blokade Inggris. Sekutu semakin mempergencar serangannya dan merebut wilayah-wilayah yang dikuasai oleh blok sentral (terutama Jerman) sebelumnya. Kekalahan demi kekalahan dialami Jerman di berbagai front.

Sebab-sebab kekalahan Blok Sentral yang utama antara lain: Di dalam negeri Jerman terjadi pemberontakan Spartacis yang dilakukan oleh unsur-unsur komunis dan hendak menggulingkan pemerintahan. Akhirnya Kaisar Wilhelm II melarikan diri ke negeri Belanda dan pemerintahan sosialis Jerman terbentuk di bawah pimpinan Ebert. Jerman pun menyerah kepada Sekutu dan harus menandatangani perjanjian peletakan senjata dengan Sekutu di Compiegne (utara Paris) tanggal 11 November 1918. Sama dengan yang terjadi di Jerman. Di Austria juga terjadi pemberontakan kaum komunis dan pemberontakan bangsa Slavia. Kaisar Karl yang merupakan pengganti Kaisar Frans Josef (1916), terpaksa turun tahta pada tahun 1918. Austria pun menjadi republik seperti Jerman. Sementara itu Turki setelah sendirian menghadapi Sekutu juga terpaksa harus menyerah pada tahun 1918.
Demikianlah akhir dari Perang Dunia I. Semoga Bermanfaat.
Terima kasih atas kunjungannya dan nantikan artikel-artikel berikutnya. Insya Allah. 
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 1/06/2014

0 komentar:

Post a Comment