Cara Menguntungkan Untuk Mencapai Tujuan Perusahaan

Cara Menguntungkan Untuk Mencapai Tujuan Perusahaan

Menyambung artikel saya kemarin tentang pengertian perusahaan, pada pagi hari menjelang siang ini saya buat artikel dengan judul Cara menguntungkan untuk mencapai tujuan perusahaan. Tulisan ini saya ambil dari buku pengantar ekonomi perusahaan modern yang ditulis oleh Basu Swasta dan Ibnu Sukotjo. Liberty, Yogyakarta.

Cara yang Menguntungkan


Agar tujan perusahaan dapat tercapai, maka semua aktivitas yang dilakukan haruslah menggunakan cara-cara yang menguntungkan, artinya cara-cara yang ditempuh tersebut harus memperhatikan prisnsip-prinsip efisiensi. Pemborosan dan cara-cara yang kurang menguntungkan sebaiknya dihindari. Cara yang menguntungkan bagi sebuah perusahaan belum tentu sama baiknya bagi perusahaan lain, sebab cara yang ditempuhnya berbeda-beda. Perbedaan itu terletak pada :

1. Bidang Operasi


Dalam hal ini perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan (manufaktur), perakitan (assembling), perdagangan ataupun di bidang jasa seperti : Perbankan, pengangkutan, perhotelan, dan sebagainya.

2. Alat Produksi


Alat produksi yang digunakan oleh perusahaan manufaktur berlainan dengan alat produksi yang dipakai oleh perusahaan perakitan, perdagangan, atau jasa. Hotel misalnya, tidak memiliki alat-alat produksi untuk pengolahan atau perakitan seperti mesin-mesin, alat angkut yang bergerak di atas (conveyor), dan sebagainya.

3. Tujuan Perusahaan


Tujuan perusahaan ini sangat tergantung pada pemilik atau sebagian besar dari penanam modal/pemberi kekayaan. Tujuan yang ingin dicapai oleh suatu perusahaan adalah bermacam-macam, yakni:

a. Keuntungan Maksimal


Jika sebuah badan usaha yang didirikan merupakan lembaga untuk mengadakan konsentrasi modal, maka pemilik perusahaan tersebut (pemilik modal) mengharapkan diperolehnya pendapatan maksimal dari modal yang ditanamkan. Pendapatan maksimal bagi investor dapat terealisir bilamana perusahaan dapat memperoleh keuntungan maksimal. Selain itu, dengan diperolehnya laba bagi perusahaan sangat membantu tercapainya tujuan-tujuan lain, seperti :
  • Kelangsungan hidup (survival)
  • Pertumbuhan perusahaan (growth), dan
  • Prestise
Bagi perusahaan pengertian laba ini merupakan kelebihan harga jual barang dan jasa di atas ongkos-ongkos yang dipakai untuk menghasilkannya. Kemungkinan yang lain adalah sebaliknya, perusahaan akan menderita kerugian apabila semua ongkos-ongkos melebihi harga jualnya; atau dapat juga terjadi bahwa perbedaan kedua faktor tersebut sama dengan nol, yang berarti tidak menderita kerugian tetapi juga memperoleh laba. Adanya kemungkinan mendapatkan rugi tersebut merupakan resiko bagi pengusaha. Agar kerugian tersebut tidak terjadi maka pengusaha harus dinamis, kreatif dan mau bekerja keras. Menurut Ilmu Ekonomi, pengertian laba berbeda sedikit dengan pengertian laba yang telah dikemukakan. Dalam hal ini, laba merupakan jumlah pendapatan dikurangi jumlah ongkos yang terdiri atas upah pekerja, sewa tanah, dan bunga modal. Bunga modal menurut Ilmu Ekonomi adalah bunga dari selutuh modal yang digunakan dalam perusahaan. Sedangkan pengusaha hanya memperhitungkan bunga bagi modal asing saja (pinjaman). Walaupun demikian perbedaan tersebut tidak begitu penting.

b. Kesejahteraan Anggota


Jika suatu usaha berbentuk koperasi di mana koperasi bukanlah merupakan suatu lembaga untuk mengadakan konsentrasi modal, tetapi konsentrasi orang, maka tujuan utamanya adalah untuk mensejahterakan anggotanya. Ini dapat dicapai dengan menyediakan barang dan jasa yang mereka butuhkan dengan harga murah, menyediakan fasilitas produksi atau menyediakan dana untuk pinjaman dengan bunga yang sangat rendah.

c. Kesejahteraan Masyarakat


Jika suatu perusahaan dimiliki oleh Pemerintah (Negara), maka tujuan utamanya adalah menciptakan kesejahteraan masyarakat/umum; misalnya dengan menyediakan barang dan jasa vital seperti beras (oleh BULOG), air minum (oleh PAM), listrik (oleh PLN), perumahan (oleh PERUMNAS), alat transport (oleh PJKA), dan sebagainya. Selain itu juga fasilitas-fasilitas untuk kepentingan pertahanan dan keamanan seperti sejata, alat pemadam kebakaran, dan sebagainya.

Silahkan dibaca juga: Perusahaan Persekutuan.

Terima kasih anda telah membaca 'Cara Menguntungkan Untuk Mencapai Tujuan Perusahaan' ikuti terus artikel-artikel terbaru kami lainnya.


Comments