Home » » Peran Pemerintah Sebagai Pelaku Ekonomi

Peran Pemerintah Sebagai Pelaku Ekonomi

Peran Pemerintah Sebagai Pelaku EkonomiTelah kita singgung dipembahasan singkat kita kemarin, bahwa pemerintah selain berperan sebagai pengatur perekonomian pemerintah juga melakukan kegiatan ekonomi, yaitu kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Peran pemerintah ini dapat dilihat dengan adanya beberapa kegiatan ekonomi yang harus dikuasai dan dilakukan oleh negara, yaitu:
1. cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak, dan
2. cabang-cabang produksi yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak namun kurang diminati oleh BUMS maupun koperasi.

A. Kegiatan Produksi

Pasal 33 ayat (2) dan ayat (3) UUD 1945 merupakan landasan atau dasar yang digunakan pemerintah dalam melakukan kegiatan produksi. Untuk memudahkan kegiatan produksi tersebut kemudian pemerintah mendirikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan kemudian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang didirikan pada setiap provinsi di Indonesia.

Kegiatan produksi dilakukan pemerintah dalam rangka mencapai tujuan pembangunan nasional, yaitu meningkatkan kesejahteraan rakyat. Bidang produksi yang menjadi lapangan usaha produksi adalah bidang produksi yang kurang diminati oleh pihak swasta dan koperasi atau bidang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak. Untuk kegiatan produksi itu pemerintah mendirikan badan usaha Milik Negara (BUMN) dalam berbagai bidang, seperti pabrik semen, pabrik pupuk, perusahaan listrik negara, perkebunan, dan pegadaian. Secara umum yang menjadi alasan pemerintah mendirikan BUMN/BUMD adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengendalikan bidang-bidang usaha strategis dan menguasai hajat hidup orang banyak.
2. Untuk memenuhi kebutuhan nasional yang tidak dilakukan oleh sektor swasta.

Wujud nyata kegiatan produksi yang dilakukan pemerintah melalui BUMN antara lain:
1. Melalui kantor pegadaian pemerintah memberikan pinjaman kepada rakyat kecil.
2. Melalui PT Pupuk Sriwijaya dan PT Pupuk Kujang pemerintah berusaha menyediakan pupuk untuk petani.
3. Melalui PT Pertamina pemerintah meningkatkan pengadaan minyak dan gas bumi, baik untuk kebutuhan masyarakat dan industri maupun untuk di ekspor.

B. Kegiatan Distribusi

Distribusi merupakan kegiatan menyalurkan atau menyampaikan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Nah tugas pemerintah dalam kegiatan distribusi ini adalah menyampaikan atau menyalurkan hasil-hasil pembangunan agar dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Untuk itu hasil-hasil produksi yang dilakukan oleh perusahaan milik negara agar dapat dinikmati oleh seluruh rakyat, harus didistribusikan. Tentunya pemerintah tidak hanya mendistribusikan barang dan jasa yang dihasilkan oleh BUMN saja, tetapi barang dan jasa yang dihasilkan oleh pihak lain pun yang dipandang perlu juga didistribusikan oleh pemerintah. Misalnya, hasil-hasil pertanian hasil hutan dan hasil laut yang dikelola oleh rakyat.

Kegiatan distribusi yang dilakukan oleh pemerintah, antara lain sebagai berikut.
1. Menyalurkan sembilan bahan pokok melalui Bulog kepada masyarakat.
2. Menyalurkan jasa telepon melalui PT. Telkom.
3. Menyalurkan energi listrik kepada masyarakat melalui PT PLN.
4. Memberikan kredit dengan bunga rendah bagi pengusaha kecil dan menengah melalui bank-bank milik pemerintah.
5. Menyalurkan hasil pencabutan subsidi BBM melalui pemberian asuransi kesehatan kepada masyarakat miskin dan pemberian kompensasi BBM
6. Menyalurkan hasil pencabutan subsidi BBM untuk bidang pendidikan melalui dana Biaya Operasional Sekolah (BOS)
7. Menyalurkan tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan melalui Departemen Tenaga Kerja (Depnaker).

C. Kegiatan Konsumsi

Seperti pelaku ekonomi lainnya pemerintah pun melakukan kegiatan konsumsi.  Dalam hal ini kegiatan konsumsi pemerintah dilakukan untuk menjalankan roda pemerintahan karena dalam kegiatan administrasinya pemerintah menbutuhkan sarana dan prasana, seperti kertas, komputer, tenaga ahli, dan kendaraan. Gaji pegawai dan kegiatan rutin pemerintah yang paling besar dan tetap.

Dari uraian di atas dapat dirangkum beberapa kegiatan contoh konsumsi yang dilakukan pemerintah, diantaranya:
1. menggunakan kertas untuk kegiatan administrasi.
2. menggunakan tenaga ahli untuk menetapkan dan menjalankan kebijakannya, serta
3. memanfaatkan energi listrik untuk penerangan dan menjalankan komputer.

Tentu saja konsumsi atau pengeluaran pemerintah tidak hanya sebatas apa yang kita sebutkan di atas, tapi masih banyak konsumsi atau pengeluaran yang harus dibelanjakan oleh pemerintah, terutama yang penting juga untuk kita ketahui seperti: membeli peralatan untuk keperluan pendidikan; membeli peralatan untuk kesehatan; dan membeli senjata dan peralatan untuk keperluan pertahanan dan pemerintah.

Kegiatan konsumsi yang dilakukan oleh pemerintah tidak boleh dilakukan secara sembarangan namun semuanya sudah diatur dan ditentukan secara jelas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Demikian pembahasan kita kali ini tentang "Peran Pemerintah Sebagai Pelaku Ekonomi" dan akan bersambung pada pembahasan selanjutnya, yakni peran pemerintah sebagai pengatur kegiatan perekonomian. Insya Allah.

Terima kasih semoga bermanfaat!
Azanul Ahyan
Azanul Ahyan Updated at: 5/05/2014

3 komentar:

  1. Sangat lengkap dan menarik sekali pembahasannya, Saya kira peran pemerintah masih sangat dirasakan belum mencukupi, tapi kita sebagai warga negara yang baik tentunya ikut bertanggung jawab untuk mendukung segala kelancarannya
    terimakasih atas sharenya , salam sukses

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sependapat dengan anda! Apa yang bisa kita lakukan, perbuatlah walau itu mungkin usaha yang kita lakukan kecil bagi sebagian orang tapi yang penting semangatnya, dan terima kasih atas kunjungannya juga. Salam Sukses selalu

      Delete
  2. saya sebagai orang desa merasa tanggung jawab pemerintah masih kurang, jalan didesa saya rusak sudah sangat lama namun sampai sekrg blm juga ada perbaikan....

    ReplyDelete