Pengaruh Pola Pengeluaran Pada Pembelian Konsumen

Pengaruh Pola Pengeluaran Pada Pembelian Konsumen. Perilaku dan motif pembelian juga dipengaruhi oleh pola pengeluaran pada pembelian konsumen. Pada artikel sebelumnya kita telah bicara tentang pengaruh penghasilan pada pembelian konsumen. Seperti yang kita bahas pada artikel tersebut jumlah atau tingkat penghasilan seseorang akan mempengaruhi jenis dan jumlah barang yang dikonsumsi. Pengeluaran adalah bersumber dari uang atau penghasilan yang didapat oleh penduduk dan keluarga. Berbedanya tingkat penghasilan ini menyebabkan berbeda pula pola pengeluaran yang dilakukan. Selain berbedanya tingkat penghasilan, pola pengeluaran pada pembelian konsumen juga dipengaruhi oleh tahap-tahap siklus kehidupan dalam keluarga.

Ernst Engel, seorang ahli statistik berkebangsaan Jerman, berdasarkan penelitiannya tentang pola pengeluaran konsumen dalam hubungannya dengan tingkat pendapatan keluarga, telah berhasil membuat sebuah rumusan, yang kemudian dikenal dengan hukum Engel. Hukum tersebut menyatakan bahwa :
  1. Persentase pengeluaran untuk pangan berkurang,
  2. Persentase pengeluaran untuk sandang tidak banyak berubah,
  3. Persentase pengeluaran untuk perumahan juga tidak banyak berubah,
  4. persentase pengeluaran untuk keperluan lain-lain seperti rekreasi, pendidikan, kesehatan, dan sebagainya meningkat.
Hukum Engel tersebut dapat memberi latar belakang yang luas, dan bagian pemasaran dari sebuah perusahaan dapat mengadakan analisa pasar untuk produk atau jasa yang ditawarkannya. Meskipun seseorang mempunyai kemauan untuk membelanjakan uangnya, namun tetap saja jumlah pengeluarannya terbatasi sesuai dengan tingkat penghasilannya.

Seperti yang kita singgung di awal tadi, keluarga atau tahap-tahap siklus kehidupan keluarga ini juga sangat berpengaruh terhadap pola pengeluaran keluarga tersebut.  Misanya, sepasang pengantin muda yang belum mempunyai anak, maka penghasilannya akan lebih banyak dikeluarkan untuk rekreasi, pakaian, dan kendaraan. Beda pula apabila keluarga tersebut telah memiliki anak, maka pengeluarannya akan lebih banyak digunakan untuk perlengkapan rumah seperti alat pencuci, televisi, dan perlengkapan bayi. Begitu seterusnya akan berbeda pola pengeluaran tergantung keadaan keluarga tersebut.


Comments