TABEL TAHAP-TAHAP SIKLUS DALAM KEHIDUPAN KELUARGA

Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.

Berikut ini, saya sajikan tabel tahap-tahap siklus dalam kehidupan keluarga dan apa saja konsumsi yang dilakukan pada setiap tahapan dari siklus tersebut. Ini penting bagi strategi pemasaran yang mungkin Anda lakukan!
Tahap-tahap dalam siklus kehidupan keluarga
Karekteristik
Umum
Pembelian yang mungkin dilakukan
Tahap bujangan, muda, sendirian tidak tinggal di rumah
Beberapa beban keuangan. Pelopor mode. Berorientasi pada rekreasi
Peralatan pokok untuk dapur, perabot pokok, mobil, peralatan untuk kawin, piknik.
Sepasang pengantin baru: muda dan belum mempunyai anak.
Segi keuangan lebih baik. Tingkat pembelian tertinggi dan pembelian rata-rata tertinggi untuk barang tahan lama.
Mobil, almari es, kompor, mebel yang pantas dan awet. Piknik/rekreasi.
Sarang penuh I : suami-isteri masih muda dengan anak di bawah 6 tahun.
Kekayaan yang liquid sangat sedikit. Tidak puas dengan keadaan keuangan dan jumlah uang yang ditabung. Tertarik pada produk baru. Menyukai produk yang diiklankan.
Alat pencuci, televisi, makanan bayi, obat-obatan, vitamin, boneka, mainan anak-anak.
Sarang penuh II : suami-isteri masih muda dengan anak berumur 6 tahun atau lebih.
Keadaan keuangan lebih baik. Beberapa isteri bekerja. Kurang terpengaruh pada periklanan. Pembelian lebih besar.
Makanan, sepeda, bahan pembersih, pelajaran musik, alat musik.
Sarang penuh III : suami-isteri masih muda dengan anak sudah besar.
Keadaan keuangan masih lebih baik. Beberapa istri bekerja. Beberapa anak memperoleh pekerjaan. Sulit untuk mempengaruhi dengan periklanan. Pembelian rata-rata tinggi untuk barang tahan lama.
Mebel yang baru dan lebih menyenangkan, berpergian dengan mobil, majalah, perawatan gigi.
Sarang kosong I : suami-isteri, anak-anak sudah tidak ada yang tinggal bersama mereka, karyawan senior.
Puas dengan keadaan keuangan dan uang yang ditabung. Tertarik untuk berpergian, rekreasi. Pemberian sumbangan, hadiah. Tidak tertarik pada produk baru.
Rekreasi, barang-barang mewah, perbaikan rumah.
Sarang kosong II : suami-isteri, anak-anak sudah tidak ada yang tinggal bersama mereka, pensiunan.
Penghasilan jauh berkurang.
Perawatan kesehatan, produk yang membantu kesehatan.
Seorang diri sebagai janda atau duda.
Penghasilan jauh berkurang dan menginginkan perhatian yang lebih besar.
Sama seperti kelompok pensiunan.
     Sumber : Buku Azas-Azas Marketing. Basu Swastha. Liberty Yogyakarta.


Comments