Perubahan Sosial Budaya



Perubahan Sosial Budaya
Sebelum saya membahas hakikat atau pengertian sosial budaya. Terlebih dahulu perlulah kita mengetahui apa sebenarnya pengertian sosial dan budaya.

Sosial bermakna segala hal yang berkenaan dengan masyarakat, seperti hubungan sosial maksudnya hubungan yang ada atau terjalin di dalam masyarakat, atau contoh yang lainnya adalah komunikasi sosial, maknanya hal-hal yang menyangkut pembicaraan di dalam dan atau mengenai masyarakat. Sosial juga berarti suka memperhatikan kepentingan umum, suka menolong dan dermawan. Seperti kalimat berikut orang itu sangat terkenal dan sosial pula. Dan masih banyak contoh yang lainnya.

Sedangkan budaya maknanya mencakup pikiran, akal budi dan adat istiadat atau sikap, juga bisa bermakna beradab atau peradaban. Seperti sering kita dengar orang mengatakan, “masyarakat beradab/maju atau masyarakat yang berbudaya, hasil budaya atau hasil dari sikap dan pikiran, dan lain sebagainya.” Tentu saja semua pengertian tersebut yang coba saya paparkan di sini masih dalam kontek pengertian umum, hanya ditujukan untuk mempermudah pengertian kita nanti berkaitan dengan materi yang akan kita bahas.

Pengertian Perubahan Sosial Budaya

Perubahan sosial budaya adalah perubahan pola perilaku, hubungan sosial, lembaga, dan struktur sosial pada waktu tertentu dan menyangkut segala aspek kehidupan. Perubahan-perubahan sosial budaya tersebut selanjutnya akan mempengaruhi atau mengubah nilai-nilai, sikap-sikap, pola-pola perilaku antara kelompok-kelompok yang terdapat dalam masyarakat.

Perubahan ini dapat dirasakan pada semua lapisan masyarakat, baik di desa maupun perkotaan. Hal ini karena disebabkan tidak terbatasnya kebutuhan manusia. Perubahan tidak hanya menyangkut bentuk dan struktur, tetapi juga berkenaan dengan fungsi seperti yang dikemukakan oleh Kingsley Davis. Contoh Borobudur waktu pertama kali didirikan dahulu memiliki fungsi sebagai tempat ibadah umat Budha tapi pada masa sekarang fungsinya berubah sebagai tempat objek wisata. Dan masih banyak contoh yang lainnya, tentu di sekeliling tempat tinggal anda mungkin ditemukan hal yang serupa.

Faktor-faktor yang Menyebabkan Terjadinya Perubahan Sosial Budaya

Faktor-faktor penyebab perubahan ini dikelompokkan menjadi 2, yakni : yang pertama faktor-faktor perubahan yang ada dalam masyarakat dan yang kedua perubahan dari luar masyarakat.

1. Faktor-Faktor Perubahan dari Dalam Masyarakat
a.       Perubahan Penduduk
Yakni perubahan jumlah dan komposisi penduduk. Hal ini akan mempengaruhi perubahan pada tempat tinggal, mata pencaharian atau jenis pekerjaan dan penyebaran penduduk.
b.      Pemberontakan atau Revolusi
Pemberontakan atau revolusi menyebabkan terjadinya perubahan politik.
c.       Peranan Nilai yang Diubah
Hal ini bisa kita pahami dari contoh berikut. Pada generasi masyarakat terdahulu terdapat nilai yang dianut oleh masyarakat yakni pandangan banyak anak banyak rejeki, nilai ini menyebakan setiap pasangan nikah ingin memiliki anak yang banyak. Tetapi setelah pemerintah mencanangkan dan mensosialisasikan program keluarga berencana nilai ini kemudian berubah sehingga masyarakat cenderung beranggapan cukup dua anak lebih baik.
d.      Peran Tokoh Kharismatik
Tokoh kharismatik adalah tokoh yang disegani, dihormati, dan diteladani oleh masyarakat.
e.      Penemuan Baru
Penemuan-penemuan baru dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi akan berpengaruh besar terhadap perubahan sosial budaya masyarakat. Dengan penemuan-penemuan baru ini akan mempermudah segala aktivitas masyarakat. Contoh komputer, mobil, pesawat udara dan lain-lain. Tetapi di samping sisi-sisi positipnya tersebut, terdapat juga sisi-sisi negatif dari penemuan baru. Seperti dapat menimbulkan kesenjangan status sosial yang besar di tengah-tengah masyarakat.

2.   Faktor-Faktor Perubahan Dari Luar Masyarakat
a.       Pengaruh Lingkungan Alam/Geografis
Masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan cenderung lebih terbelakang daripada masyarakat yang bertempat tinggal di daerah dataran rendah terutama masyarakat perkotaan. Hal ini disebabkan karena akses ke daerah pegunungan sulit terjangkau yang menyebabkan sangat minimnya pula media informasi dan teknologi yang didapat masyarakat. Kondisi cuaca yang berbeda juga dapat menyebabkan perbedaan jenis tanaman yang ditanam masyarakat.
b.      Pengaruh Budaya dari Masyarakat Lain
Karena adanya kontak kebudayaan antarmasyarakat Kontak kebudayaan antarmasyarakat ini dipermudah dengan semakin majunya teknologi masyarakat. Kontak budaya antar masyarakat memiliki dampak negatip dan dampak positif. Dampak positipnya seperti transfer ilmu pengetahuan antar masyarakat sedang dampak negatifnya seperti meniru nilai-nilai yang buruk dari masyarakat yang lainnya. Contoh sikap-sikap kebarat-baratan yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai masyarakat Indonesia.
c.       Peperangan
Peperangan akan menyebabkan pengaruh yang sangat jelek (negatif)bagi kehidupan masyarakat. Peperangan akan menimbulkan penderitaan dan perasaan trauma yang berkepanjangan bagi masyarakat yang dilanda oleh peperangan.

Sekian dulu dan terima kasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat banyak. Aamiin


Comments