Karl Marx, Pelopor Utama Gagasan Sosialisme Ilmiah

Karl Marx, Pelopor Utama Gagasan Sosialisme IlmiahKarl Heinrich Marx yang populer disebut Karl Marx, dilahirkan pada tahun 1818 di kota Trier Jerman. Pada usia tujuh belas tahun yaitu tahun 1835 Karl Marx masuk ke Universitan Bonn, mengambil jurusan hukum, mengikuti jejak ayahnya Herschel keturunan para Rabi Yahudi, yang ahli hukum. Di sana, dia bergabung dengan klub minuman keras Trier Tavern yang mengakibatkan nilainya sangat buruk. Pada tahun berikutnya dia dipaksa pindah oleh ayahnya ke Universitas Berlin yang lebih baik. Selanjutnya dari kegiatan studinya, pada tahun 1841 Karl Marx meraih gelar Doktor pada bidang filsafat di Universitas Jena.

Kemudian kemungkinan karena tertarik, Karl Marx terjun ke dunia jurnalistik dan menjadi redaktur Rheinische Zeitung di Cologne walaupun hanya sebentar. Pada bidang politk, pandangannya sangat radikal, sehingga menyeretnya ke dalam berbagai kesulitan dan memaksanya pindah ke Paris. Di Paris dia pertama kali bertemu dan berkawan karib dengan Friederich Engels. Kesamaan pandangan politiklah yang membuat keduanya terikat selaku dwi tunggal hingga akhir hayatnya.

Di Paris, Marx tidak bisa lama karena segera ditendang dari paris dan harus kembali menjinjing kopernya pindah ke Brussel. Pada tahun 1847, waktu dia masih berada di kota Brussel, Marx untuk pertama kalinya menerbitkan buah pikirannya yang penting dan besar The Poverty of Philosophy (Kemiskinan Filsafat). Tahun berikutnya bersama Friederich Engels menerbitkan Communist Manifesto, buku yang akhirnya menjadi bacaan dunia. pada tahun itu juga, Marx kembali ke Cologne untuk kemudian diusir lagi dari sana hanya selang beberapa bulan. Setelah terusir sana terusir sini, akhirnya Marx menyeberang Selat Canal dan menetap di London hingga akhir hayatnya.

Di kota London, dengan modal sedikit yang masih tersisa dari pekerjaan jurnalistik, Karl Marx menghabiskan sejumlah besar waktunya di London melakukan penyelidikan dan menulis buku-buku tentang politik dan ekonomi. pada tahun-tahun ini Friederich Engels menjadi penopang hidup Karl Marx dan familinya. Jilid pertama Das Kapital, karya ilmiah Marx terpenting terbit di tahun 1867. Tatkala Karl Marx meninggal pada tahun 1883, kedua jilid sambungannya belum sepenuhnya rampung. Kedua jillid sambungannya itu disusun dan diterbitkan oleh Engels berpegang pada catatan-catatan dan naskah yang ditinggalkan oleh Marx.

Karya tulisan Marx merumuskan dasar teoritis komunisme. Marx terkenal karena analisis nya dibidang sejarah yang dikemukakannya di kalimat pembuka pada buku Communist Manifesto tahun 1848. Ucapannya pada kalimat pembuka dalam buku itu adalah "Sejarah dari berbagai masyarakat hingga saat ini pada dasarnya adalah sejarah tentang pertentangan kelas." Marx percaya bahwa kapitalisme yang ada akan digantikan dengan komunisme, masyarakat tanpa kelas setelah beberapa periode dari sosialisme radikal yang menjadikan negara sebagai revolusi kediktatoran proletariat (kaum atau kelas paling bawah).

Pada tahun 1864 Marx terlibat dalam aktivitas politik dengan bergabung dengan gerakan pekerja Internasional. Ia segera mengemuka dalam gerakan ini dan menghabiskan selama beberapa tahun di dalamnya. Namun disintegrasi yang terjadi di dalam gerakan ini pada tahun 1876, gagalnya sejumlah gerakan revolusioner, dan penyakit yang dideritanya menandai akhir karier Marx. Istrinya meninggal pada tahun 1881, anak perempuannya tahun 1882, dan Marx sendiri meninggal pada umur 64 tahun yakni tanggal 14 Maret 1883, di London, Britania Raya.

Sekitar seabad sesudah kematian Karl Marx, jumlah manusia sedikitnya terpengaruh oleh Marxisme sudah mendekati angka 1,3 milyar banyaknya. Dikatakan pengaruh ini berkembang karena didorong oleh kemenangan dari Marxist Bolsheviks dalam Revolusi Oktober Rusia. Ide Marxian baru mulai mendunia pada abad ke 20.

Sumber:
Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah
Karya: Michael H. Hart. Terjemahan H. Mahbud Djunaedi
id.wikipedia.org

Keterangan:
Artikel diedit dan dipadukan sesuai dengan gaya tulisan penulis blog.




Comments