PERANG DUNIA II FRONT AFRIKA

PERANG DUNIA II FRONT AFRIKA
Grafis Azanul untuk PD II Front Afrika
Front Afrika pada Perang Dunia II merupakan medan perang antara Italia-Jerman melawan Inggris dan beberapa negara pendukungnya (Sekutu). Pada tahun 1940 pasukan Italia menginvasi Mesir (Afrika), tetapi pasukan Inggris yang ada di sana berhasil menggagalkannya.

Melihat kegagalan Italia ini, Pasukan Jerman di bawah pimpinan Jenderal Erwin Rommel datang memberikan bantuan menyerbu Afrika dan menghantam Inggris di Afrika Utara. Jenderal Erwin berhasil menguasai Afrika dan mengalahkan pasukan Inggris dan sekutunya. Tetapi kemenangan ini tidak berhasil lama, karena pimpinan Jerman Adolf Hitler tidak sempat memberikan bantuan material terhadap pasukannya di Mesir tersebut, hal ini terjadi karena Jerman sibuk menghadapi Uni Soviet.

Kesempatan ini digunakan Inggris untuk menggempur kembali kekuatan Jerman di Mesir. Dalam pertempuran di kota El-Alamien (perbatasan Libya-Mesir), pasukan Inggris di bawah pimpinan Letnan Jenderal Montgomery berhasil menghalau tentara Jerman pada 23 Oktober 1942. Selanjutnya, pasukan Inggris dan sekutunya berusaha membebaskan negara-negara yang diduduki Italia-Jerman. Akhirnya seluruh Afrika Utara dan Timur berhasil dibebaskan Sekutu pada tahun 1943.

Konsekuensi dari kekalahan pada perang front Afrikan ini, Italia terikat dengan perjanjian Paris, yakni perjanjian yang dibuat antara Sekutu dan Italia pada bulan Pebruari 1947. Isinya antara lain:
  1. Wilayah kekuasaan Italia dipersempit
  2. Triest merdeka di bawah pengawasan UNO
  3. Albania dan Ethiopia diberi kemerdekaannya kembali
  4. Semua jajahan Italia di Afrika Utara diambil Inggris
  5. Italia harus membayar kerugian perang
Berikutnya : Akhir dan Dampak Perang Dunia II


Comments