Pranata Agama

Pranata Agama


Sebelum membaca ini silahkan lihat dan baca terlebih dahulu artikel sebelumnya tentang Pranata Keluarga. Terima kasih.

Pengertian Agama di dalam Ilmu Sosiologi

Agama adalah ajaran atau sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta mencakup pula tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan antarmanusia dan antara manusia dengan lingkungannya. Jika dilihat dari sudut pandang sosiologi, agama memiliki arti yang lebih luas, karena mencakup juga aliran kepercayaan (animisme atau dinamisme) yang sebenarnya berbeda dengan agama.


Peran atau Fungsi Pranata Agama

Sebagai salah satu bentuk pranata sosial, pranata agama memiliki beberapa fungsi berikut ini.

1. Fungsi ajaran atau aturan; memberi tujuan atau orientasi sehingga timbul rasa saling hormat antar sesama manusia. Agama juga dapat menumbuhkan sikap disiplin, pengendalian diri, dan mengembangkan rasa kepekaan sosial. Tiap-tiap ajaran agama pada dasarnya mengarah ke satu tujuan, yaitu kebaikan.

2. Fungsi hukum; memberikan aturan yang jelas terhadap tingkah laku manusia akan hal-hal yang dianggap benar dan hal-hal yang dianggap salah.

3. Fungsi sosial; sehubungan dengan fungsi hukum, aturan agama juga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sosial manusia, yaitu sebagai dasar aturan kesusilaan dalam masyarakat, misalnya dalam masalah ekonomi, pendidikan, kesehatan, perkawinan, kesenian, arsitektur bangunan, dan lain-lain.

4. Fungsi ritual; ajaran agama memiliki cara-cara ibadah khusus yang tentu saja berbeda dengan agama lainnya.

Terima kasih telah membaca artikel Pranata Agama ini semoga bermanfaat. Share blog ini kepada teman-teman anda, Please!


Comments