Mengenal Planet Merkurius atau Utarid

Merkurius atau dikenal pula dengan nama Utarid merupakan planet yang terdekat dari Matahari 57.910.000 km, tampak sebagai bintang senja atau bintang pagi sebab dapat kita lihat sebelum Matahari terbit atau sesudah Matahari tenggelam. Merkurius terlihat bersinar bagaikan bintang yang sangat terang. Merkurius termasuk planet dalam karena jaraknya dari Matahari lebih kecil dari jarak Bumi ke Matahari.

Mengenal Planet Merkurius atau Utarid
Gambar semu Merkurius. Sumber Image : id.wikipedia.org

Merkurius adalah planet terkecil dalam Tata Surya, orbitnya amat dekat dengan Matahari dan lebih cepat daripada planet lain. Merkurius berdiameter sekitar 4.879,4 km dan berotasi dari barat ke timur. kala rotasi 58,65 hari dan kala revolusi 88 hari.

Berbeda dengan planet-planet seperti misalnya Bumi dan Venus yang mempunyai orbit hampir berupa lingkaran, Merkurius mempunyai orbit berbentuk elips. Dalam banyak hal lainnya Merkurius juga menyerupai bulan. Permukaannya penuh dengan kawah-kawah. Juga terdapat perbedaan besar antara suhu siang dan malam hari. Pada siang hari, suhu permukaan Merkurius dapat mencapai 427 derajat Celcius cukup panas, sedangkan malam hari suhu menurun mendekati -178 derajat Celcius, cukup dingin untuk mencairkan gas oksigen.

Merkurius mempunyai massa 1/20 kali massa Bumi. Karena massanya yang sangat kecil (lebih besar dari bulan), maka gravitasinya juga kecil, tidak cukup kuat untuk menahan partikel-partikel yang ada di atmosfernya. Lapisan atmosfer di planet ini juga sangat tipis, hanya mampu memantulkan cahaya Matahari sekitar 6% (bandingakan dengan Bumi yang mampu memantulkan cahaya sebanyak 39%).

Pada tahun1974 pesawat ruang angkasa, Mariner 10, berhasil mendekati Merkurius. Mariner 10 dilengkapi kamera yang canggih sehingga dapat membuat foto Merkurius dan mengirimkan foto-foto tersebut ke pangkalannya di Amerika Serikat. Berdasarkan foto-foto yang dikirimkan itu terlihat permukaan Merkurius penuh kawah dan batu.

Dikutip dari:
Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (IPBA)


Comments