Fungsi dan Peran Keragaman Sosial Budaya dalam Pembangunan

Fungsi dan Peran Keragaman Sosial Budaya dalam Pembangunan

Fungsi dan Peran Keragaman Sosial Budaya dalam Pembangunan


Sebagai bagian dari anak bangsa yang besar ini, telah kita maklumi bersama bahwa bangsa kita ini memiliki ke aneka ragaman suku bangsa dan memiliki slogan yang indah untuk menyatukan kita, yaitu walaupun berbeda-beda kita tetap satu jua yaitu bangsa Indonesia.

Keragaman sosial budaya bangsa ini bisa kita lihat dari perbedaan suku bangsa, bahasa, budaya dan agama. Perbedaan-perbedaan tersebut sebenarnya merupakan pengaruh dari interaksi manusia dengan lingkungan hidup. Tapi karena sebab perbedaan-perbedaan ini pula kita bisa menjalin pergaulan, ingin saling mengenal dan saling bekerjasama antar kelompok masyarakat.

Tapi sekarang yang ingin kita tahu, bagaimanakah fungsi dan peran keragaman sosial budaya tersebut dalam pembangunan negara kita tercinta ini?

Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan kita di atas, mari simak uraian selanjutnya di bawah ini.

1. Fungsi dan Peran Keragaman Suku Bangsa


Sebelum kita uraikan lebih lanjut mengenai fungsi dan peran ini mari kita lihat dulu pengertian dari suku itu sendiri.

Suku adalah suatu kesatuan masyarakat atas dasar kesamaan bahasa, budaya, dan tempat tinggal. Contoh Suku Sasak di Lombok, Suku Jawa di Jawa, Suku Sunda di Jawa Barat, Suku Dayak di Kalimantan, Suku Batak di Sumatra Utara dan Suku Asmat di Papua.

Setiap suku memiliki kebiasaan hidup yang berbeda-beda, kemudian kebiasaan hidup ini berkembang menjadi budaya dan ciri khas suku masing-masing, jadilah kemudian yang dinamakan keragaman budaya.

Karena dipengaruhi pula oleh geografis tempat tinggalnya setiap suku inipun memiliki pengetahuan dan keterampilan yang berbeda untuk bisa mempertahankan hidupnya. Umpanya begini, penduduk yang tinggal didaerah yang subur maka penduduknya ahli dalam bidang pertanian, sedangkan daerah yang banyak pantainya penduduknya akan terampil dalam pelayaran dan penangkapan ikan.

Jadi, keragaman suku bangsa akan menyebabkan keragaman budaya, teknologi, bahasa, dan sebagainya. Inilah yang menjadi potensi penting bagi bangsa Indonesia dalam melaksanakan pembangunannya.

Dengan kata lain keragaman suku bangsa yang ada di Indonesia memiliki fungsi dan peran yang sangat penting dalam pembangunan Indonesia disebabkan karena setiap suku bangsa tersebut memiliki keahlian, teknologi, dan kebudayaan yang diwariskan dari nenek moyang mereka. Sebab perbedaan ini pulalah setiap suku bisa saling mengisi dan melengkapi untuk menjadi bangsa yang makmur, kuat dan hebat.

2. Fungsi dan Peran Keragaman Bahasa


Karena beragamnya suku bangsa secara otomatis bahasa daerah yang ada di Indonesia berbeda-beda pula. Setiap suku mempunyai bahasa daerah sendiri yang digunakan untuk berkomunikasi antar sesama suku. Bahasa daerah yang banyak ini kemudian disatukan ke dalam bahasa nasional yaitu bahasa Indonesia.

Bahasa bukan sekedar alat bertutur saja. Bukan sekedar bahasa pengantar di lembaga-lambaga saja. Bahasa yang kita pakai sekarang baik itu bahasa daerah maupun bahasa nasional merupakan salah satu dari hasil budaya yang mempunyai nilai-nilai yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat.

Bahasa sebagai alat komunikasi atau kontak didedakan menjadi dua, yaitu bahasa verbal atau biasa kita sebut dengan bahasa lisan; dan bahasa non verbal atau bahasa dengan gerakan anggota tubuh.

Sekarang mari kita lihat peranan dan fungsi bahasa tersebut.

Apa sajakah fungsi dan peran bahasa bagi manusia? Jawabannya yaitu:

a. Bahasa menjadi alat komunikasi

Komunikasi adalah tuturan, pembicaraan atau kontak dua arah (timbal balik) antara dua orang atau lebih di mana masing-masing pihak ada yang berfungsi sebagai penyampai pesan dan ada pula yang berfungsi sebagai penerima pesan.

Interaksi yang terjalin dengan baik adalah interaksi yang disertai dengan komunikasi. Sehingga komunikasi ini sangat baik dalam menjalin hubungan yang harmonis dan akrab dengan orang lain.

b. Bahasa digunakan menjadi alat untuk menyatakan ekspresi diri

Ekspresi itu keadaan jiwa yang ada pada diri setiap orang berupa perasaan senang, sedih, geli, cemas, dan sebagainya. Terkadang keadaan jiwa ini bisa terlihat dengan jelas dari raut wajah seseorang, tetapi untuk bisa menyatakan dengan jelas harus dikomunikasikan dengan menggunakan bahasa. Jadi tanpa bahasa tidak mungkin orang bisa mengungkapkan perasaan yang dialaminya kepada orang lain.

c. Bahasa sebagai alat kontrol sosial

Kontrol atau pengawasan tidak akan mungkin bisa dilakukan tanpa menggunakan bahasa. Bahasa sebagai alat kontrol sosial ini tidak hanya menggunakan bahasa lisan saja tapi dapat juga dilakukan dengan berbagai media yang telah kita kenal pada masa kita sekarang ini. Misalnya kita bisa membuat dan menempelkan pengumuman yang bisa menyampaikan maksud kita seperti tulisan "DI LARANG MEROKOK DI AREA RUMAH SAKIT".

Sekarang mari kita tinjau, fungsi dan peran keragaman bahasa tadi dalam pembangunan nasional.

Adapun fungsi dan peran bahasa dalam pembangunan nasional adalah:

a. Keragaman bahasa sebagai wujud kekayaan budaya bangsa Indonesia

Keragaman bahasa daerah yang dimiliki oleh Indonesia akan memperkaya perbendaharaan kosa kata bahasa nasional atau bahasa Indonesia. Karena banyaknya bahasa daerah ini maka semakin banyak unsur-unsur bahasa daerah yang diserap menjadi bahasa nasional. Maka bahasa Indonesia dari tahun ke tahun memiliki kosa kata yang banyak yang dapat dipergunakan dalam segala aktivitas sehari-hari.

b. Keragaman bahasa mengandung nilai-nilai penting budaya bangsa

Tadi telah kita katakan bahwa bahasa bukan sekedar sebagai alat komunikasi tapi juga mengandung nilai-nilai budaya yang tinggi. Kenapa demikian?

Salah satunya bahasa yang kita gunakan memiliki tingkatan-tingkatan tersendiri dalam menyampaikannya. Bahasa yang digunakan orang tua kepada anak-anaknya akan berbeda dengan bahasa yang digunakan pada orang yang sebaya atau dengan atasannya di kantor.

Terlebih-lebih dalam bahasa daerah. Bahasa Jawa misalnya. Dalam bahasa Jawa terdapat tingkatan-tingkatan seperti bahasa Jawa ngoko (kasar atau pasaran), kromo alus (halus/sopan) dan kromo inggil (sangat halus).

Karya-karya seni dan sastra juga dipengaruhi oleh bahasa-bahasa ini sehingga mengandung nilai-nilai kehidupan. Begitu pula dengan berbagai buku pengetahuan ditulis biasanya mengikuti usia dan karekter budaya para pembacanya sehingga mudah diserap. Dengan demikian bahasa akan mendorong semangat bangsa untuk terus maju tanpa meninggalkan nilai-nilai budayanya.

Bahasa yang kita miliki baik bahasa daerah (bahasa ibu) maupun bahasa Indonesia memiliki fungsi dan peran yang sangat penting dalam pembangunan bangsa karena bahasa digunakan untuk mentransfer ilmu pengetahuan, sikap dan keterampilan.

 3. Fungsi dan Peran Keragaman Budaya


Fungsi dan Peran Keragaman Sosial Budaya dalam Pembangunan

Mengapa keragaman budaya mempunyai fungsi dan peran yang sangat penting dalam meningkatkan pembangunan nasional?

Coba simak ilustrasinya berikut ini.

Setiap daerah di Indonesia memiliki tarian daerah masing-masing. Di Bali terkenal dengan tarian Kecak dan di Nangroe Aceh Darussalam dengan tarian Saman-nya. Jumlah tarian daerah atau tradisional tidak kurang dari 100 tarian daerah di Indonesia.

Tarian daerah tentu merupakan proses dan buah dari budaya setiap suku bangsa yang ada di Indonesia. Kekayaan budaya berupa tarian daerah yang begitu banyak ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan asing dan domestik sehingga jumlah kunjungan wisata semakin meningkat.

Imbas dari peningkatan kunjungan wisatawan akan berimbas kepada peningkata sarana dan prasarana, seperti jalan raya, hotel, pelabuhan, bandara, kuliner, handycraf dan lain-lain, sehingga pada akhirnya pembangunan nasional pun meningkat ditandai dengan meningkatnya kesejahteraan penduduk.

Silahkan lihat juga Keunggulan Pariwisata Indonesia.

Kesimpulan


Keragaman sosial budaya yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan kekayaan dan warisan yang harus dijaga kelestarian dan keberadaannya. Unsur-unsur yang ada dalam sosial budaya itu memiliki fungsi dan peran masing-masing yang sangat penting dalam mendukung berlangsungnya pembangunan nasional menuju kesejahteraan dan kemajuan bangsa.

Pembangunan yang sedang giat dilaksanakan di negara ini haruslah dilakukan dengan penuh kebijakan tanpa harus mengorbankan nilai-nilai budaya yang dimiliki. Sebaliknya kekayaan sosial budaya ini harus terus dilestarikan dan dikelola dengan baik sebagai potensi dan modal dasar pembangunan, sehingga akhirnya Indonesia menjadi negara maju yang kaya dengan nilai-nilai tradisi.

Baca juga artikel sebelumnya Keragaman Sosial Budaya sebagai Modal Dasar Pembangunan Nasional.


Comments